News Stream Pro – JAKARTA. Harga emas mengawali perdagangan Jumat (29/5/2026) pagi dengan kenaikan signifikan. Pukul 07.15 WIB, harga emas spot tercatat di level US$ 4.498,77 per ons troi, menguat tipis 0,08% dari posisi penutupan hari sebelumnya yang berada di US$ 4.495,29 per ons troi.
Kenaikan harga emas ini dipicu oleh laporan yang menyatakan bahwa Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kesepakatan sementara. Kesepakatan ini bertujuan untuk memperpanjang periode gencatan senjata sekaligus membuka jalan bagi upaya pencapaian resolusi final guna mengakhiri konflik di Timur Tengah.
Melansir Bloomberg, kedua negara tersebut dikabarkan telah menyepakati gencatan senjata sementara berdurasi 60 hari. Dalam rentang waktu tersebut, diharapkan akan diselenggarakan perundingan lebih lanjut yang berfokus pada program nuklir Teheran, demikian ungkap salah satu sumber yang mengetahui langsung permasalahan ini.
Kabar mengenai potensi gencatan senjata antara AS dan Iran ini tidak hanya memengaruhi pasar emas, tetapi juga turut meredam gejolak harga komoditas lain. Sebagai informasi, harga minyak juga dilaporkan terkoreksi pada perdagangan Jumat pagi, menyusul sentimen positif dari perkembangan kesepakatan AS-Iran ini.
Meskipun demikian, kesepakatan sementara ini belum final dan masih menanti persetujuan akhir dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sebelum dapat diimplementasikan sepenuhnya.
Patut dicatat, harga emas telah mengalami penurunan drastis hampir 15% sejak akhir Februari. Sejak awal pecahnya konflik, harga komoditas ini cenderung diperdagangkan dalam kisaran yang sempit, mencerminkan kehati-hatian para pelaku pasar yang terus menimbang sinyal-sinyal yang saling bertentangan mengenai potensi kemajuan menuju gencatan senjata permanen.













