Persib Bandung bersiap menghadapi tantangan besar di kancah Asia. Klub berjuluk Maung Bandung ini telah dipastikan akan melakoni duel sengit melawan wakil Thailand, Ratchaburi FC, dalam gelaran babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) musim 2025-2026. Pertemuan ini menjanjikan laga-laga penuh tensi tinggi yang akan menguji kekuatan kedua tim.

Format dua leg akan diterapkan dalam duel ini, menambah intensitas persaingan. Persib Bandung akan terlebih dahulu bertandang ke markas Ratchaburi FC di Ratchaburi Stadium, Thailand, yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 11 atau 12 Februari 2026. Setelah itu, giliran Maung Bandung yang akan menjadi tuan rumah, menjamu Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada leg kedua yang direncanakan digelar pada 18 atau 19 Februari 2026.
Menjelang pertemuan krusial ini, Persib Bandung tampaknya memiliki beberapa keunggulan strategis dibandingkan calon lawannya. Salah satu aspek yang menonjol adalah performa impresif mereka di musim ini. Persib berhasil memuncaki klasemen Super League 2025-2026 dengan mengoleksi 34 poin dari 15 pertandingan. Namun, skuad asuhan Bojan Hodak tidak boleh lengah, mengingat Borneo FC yang menempati posisi kedua memiliki poin yang sama.
Di sisi lain, Ratchaburi FC menunjukkan performa yang kurang konsisten di kompetisi domestik mereka. Tim yang ditukangi oleh Woorawoot Srimaka itu saat ini berada di peringkat kedua Thai League 2025-2026, mengumpulkan 29 poin dari 15 laga. Peluang Ratchaburi FC untuk meraih gelar juara liga juga terbilang kecil, mengingat mereka terpaut 11 poin dari pemuncak klasemen, Buriram United.
Di tengah fokus pada persiapan Persib menuju panggung Asia, geliat transfer dan penunjukan pelatih di kancah sepak bola nasional juga tak luput dari perhatian. Salah satu kabar signifikan datang dari Persela, yang secara resmi menunjuk Bima Sakti sebagai pelatihnya, sebuah keputusan yang bahkan melibatkan Bupati Lamongan secara langsung.
Keunggulan lain yang dimiliki Persib terletak pada nilai skuad mereka. Berdasarkan data dari Transfermarkt, total nilai pasar skuad Persib mencapai Rp134,01 miliar. Gelandang energik, Thom Haye, menjadi pemain termahal di kubu Maung Bandung dengan nilai pasar fantastis sebesar Rp17,38 miliar di usianya yang ke-30 tahun.
Sebaliknya, nilai skuad Ratchaburi FC terpaut cukup jauh, hanya berada di angka Rp87,78 miliar. Pemain termahal yang dimiliki tim asal Thailand itu adalah penyerang asal Brasil, Denilson Junior, dengan nilai pasar sebesar Rp8,69 miliar. Perbedaan nilai skuad ini tentu memberikan gambaran awal mengenai kedalaman dan kualitas pemain yang dimiliki kedua klub.
Tak hanya di lapangan hijau, dinamika olahraga dalam ruangan juga mencuri perhatian. Timnas Futsal Indonesia, di bawah asuhan Hector Souto, sedang mempersiapkan diri menghadapi Piala Asia Futsal 2026 dengan memanggil 19 pemain untuk pemusatan latihan, meskipun daftar tersebut tidak menyertakan nama besar Evan Soumilena.













