Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sepak bola nasional dan daerah melalui penyelenggaraan Piala Raja (King’s Cup). Turnamen bergengsi ini secara konsisten digelar di berbagai provinsi dan kota berbeda setiap tahunnya, sebuah strategi cerdas untuk membawa semangat sepak bola langsung ke tengah masyarakat.
Langkah ini diambil dengan tujuan mulia: mempromosikan geliat ekonomi, mendorong sektor pariwisata, mempererat kebersamaan masyarakat, serta menumbuhkan kebanggaan nasional. Dengan membawa Timnas Thailand berkompetisi di berbagai daerah, FAT berharap setiap provinsi dapat menjadi tuan rumah yang inspiratif, meninggalkan dampak positif yang berkelanjutan.
Keberhasilan dan dukungan luar biasa dari penggemar sepak bola Thailand saat tim nasional berlaga di turnamen internasional di Sisaket, Chiang Mai, Songkhla, dan Kanchanaburi, telah menegaskan betapa pentingnya pendekatan ini. Antusiasme yang terpancar dari setiap daerah menjadi bukti bahwa strategi desentralisasi turnamen ini berhasil menyentuh hati para pencinta sepak bola.
Menyongsong masa depan, FAT telah merencanakan untuk kembali menyelenggarakan turnamen persahabatan Piala Raja ke-52. Ajang ini akan dilangsungkan selama periode FIFA Matchday pada bulan November 2026, tepatnya dari tanggal 9 hingga 17 November. Seperti edisi sebelumnya, turnamen ini akan menampilkan format empat tim, menjanjikan persaingan sengit dan tontonan menarik bagi para penggemar.
Untuk menyukseskan gelaran Piala Raja ke-52 yang berstatus pertandingan internasional tingkat atas dalam kerangka FIFA Matchday, FAT kini membuka kesempatan bagi provinsi dan kota di Thailand untuk menyatakan minat menjadi tuan rumah. Ini adalah peluang emas bagi daerah yang siap mengembangkan kapasitas manajemen olahraga, meningkatkan infrastruktur dan peralatan, mempromosikan wisata olahraga, sekaligus merangsang perekonomian lokal.
Tentu saja, ada persyaratan ketat yang harus dipenuhi oleh calon tuan rumah. Provinsi yang berminat wajib memiliki fasilitas dasar pertandingan yang memenuhi standar minimum Liga Sepak Bola Thailand atau AFC, termasuk stadion dan laboratorium pendukung. Mengingat format empat tim, lokasi pertandingan utama harus dilengkapi dengan setidaknya dua lapangan latihan dan empat ruang ganti yang memadai.
Selain itu, standar pencahayaan juga menjadi sorotan penting. Tempat kompetisi utama harus memiliki sistem pencahayaan standar dengan intensitas minimal 1.800 lux. Begitu pula dengan lapangan latihan, di mana setidaknya tiga lapangan latihan standar harus memiliki intensitas pencahayaan minimal 800 lux. Aspek akomodasi juga krusial; harus tersedia hotel bintang 4-5 dengan kapasitas yang cukup untuk seluruh tim peserta, wasit, dan staf penyelenggara, lengkap dengan sajian makanan internasional dan halal. Kelengkapan transportasi dari bandara internasional dan domestik terdekat, serta staf manajemen acara yang mumpuni, juga menjadi keharusan.
Regulasi yang ketat ini bukan tanpa alasan. Ini adalah bagian dari upaya FAT untuk mendorong peningkatan dan perbaikan infrastruktur olahraga, khususnya lapangan bermain dan latihan di stadion-stadion tingkat provinsi. Dengan demikian, Thailand akan memiliki lebih banyak stadion standar internasional di masa mendatang, yang sepenuhnya sesuai dengan peraturan AFC dan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA).
Sebagai kilas balik, edisi Piala Raja tahun sebelumnya diselenggarakan di Kanchanaburi. Pada saat itu, empat tim yang berpartisipasi adalah Irak, Hong Kong, Fiji, dan tentunya, tuan rumah Thailand. Pertandingan semifinal menyajikan duel sengit di mana Irak berhasil menundukkan Hong Kong dengan skor 2-1, sementara Thailand menunjukkan dominasinya dengan menghajar Fiji tiga gol tanpa balas.
Puncak turnamen berlangsung dramatis di pertandingan final, saat Irak sukses meraih gelar juara setelah mengalahkan Thailand dengan skor tipis 1-0. Sementara itu, posisi ketiga menjadi milik Hong Kong yang tampil perkasa dengan melibas Fiji 8-0. Hasil tersebut menjadi catatan penting dalam sejarah turnamen yang selalu dinanti.
Thailand sendiri memiliki rekor yang mengesankan sebagai tuan rumah Piala Raja, telah meraih gelar juara sebanyak 16 kali. Di sisi lain, Korea Selatan tercatat sebagai tim tamu dengan perolehan gelar terbanyak, yaitu 7 kali. Adapun catatan kemenangan terakhir Thailand di ajang ini adalah pada edisi 2024, di mana mereka berhasil mengalahkan Suriah 2-1 dalam pertandingan yang penuh gengsi.













