Media Vietnam menyoroti tajam program naturalisasi pemain Timnas Indonesia menyusul peresmian John Herdman sebagai pelatih kepala. Perkenalan resmi Herdman oleh PSSI sebagai juru taktik baru Timnas Indonesia berlangsung pada Selasa, 13 Januari 2026, di Hotel Mulia, Jakarta. Acara yang semula dijadwalkan sehari sebelumnya ini sempat tertunda karena kendala kebugaran yang dialami sang pelatih.
Peresmian Herdman tidak hanya menjawab rasa penasaran publik Tanah Air, tetapi juga menarik perhatian pengamat sepak bola di kancah internasional. Khususnya, Media Vietnam, yang dikenal sebagai salah satu pengamat setia perkembangan sepak bola Indonesia, turut memberikan reaksi. Salah satu aspek menarik yang mereka soroti dalam penunjukan John Herdman adalah potensi percepatan dan peningkatan program naturalisasi.
Menurut laporan dari salah satu media lokal Vietnam, naturalisasi pemain Timnas Indonesia diprediksi akan semakin subur di bawah kepemimpinan Herdman. Klaim ini didasarkan pada pernyataan sang pelatih yang menekankan pentingnya memiliki banyak pemain kelas dunia untuk dapat bersaing di panggung global. “Untuk bersaing di level dunia, Anda membutuhkan pemain berkualitas tingkat pertama atau kedua. Artinya, mereka yang bermain di lima liga nasional teratas,” tegas Herdman, menandakan standar tinggi yang ia inginkan. Tidak hanya itu, John Herdman juga telah menyampaikan pesan tegas kepada para pengkritik, menyatakan kesiapannya untuk menghadapi tantangan, baik itu “kutukan atau anugerah”, dengan tekad penuh.
Pernyataan visioner inilah yang membuat Media Vietnam memprediksi bahwa era Herdman akan menyaksikan peningkatan signifikan dalam naturalisasi pemain Timnas Indonesia dibandingkan periode sebelumnya. Seperti yang ditulis oleh TheThao247.vn, “Pelatih kelas dunia Indonesia ingin menambah banyak pemain naturalisasi ke dalam skuadnya.” Mereka melanjutkan, “Pelatih John Herdman menegaskan bahwa Indonesia akan meningkatkan naturalisasi pemain diaspora tingkat tinggi,” dan menambahkan, “Ahli strategi asal Kanada tersebut menekankan bahwa Indonesia membutuhkan lebih banyak pemain kelas dunia agar kompetitif di panggung besar.”
Sebagai gambaran, sejak era kepelatihan Shin Tae-yong hingga Patrick Kluivert, PSSI telah menaturalisasi sebanyak 20 pemain keturunan, yang tersebar di timnas senior dan kelompok umur. Para pemain ini telah mengisi berbagai posisi vital, mulai dari penjaga gawang hingga striker. Oleh karena itu, akan sangat menarik untuk melihat apakah Herdman masih merasa perlu untuk menambah daftar pemain naturalisasi ini, mengingat timnas saat ini sudah memiliki komposisi yang cukup lengkap dari hasil naturalisasi sebelumnya. Sebagai langkah awal dalam membangun timnya, Herdman diketahui telah menjalin komunikasi dengan lebih dari 60 pemain pasca kegagalan Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia, menunjukkan keseriusannya dalam mencari talenta terbaik.
Ajang FIFA Series 2026 yang dijadwalkan pada Maret mendatang akan menjadi panggung pembuktian pertama bagi Herdman. Dengan waktu persiapan yang terbatas, bahkan kurang dari dua bulan, Herdman akan diuji dengan skuad warisan dari para pelatih pendahulunya. Menariknya, formasi kesukaan Herdman, yaitu penggunaan tiga bek tengah yang didukung oleh penumpukan pemain di lini tengah dan dua penyerang, memiliki kemiripan dengan formasi andalan Shin Tae-yong. Publik Tanah Air tentu sangat menantikan seperti apa wajah baru Timnas Indonesia di bawah sentuhan John Herdman. Jika sukses meraih hasil positif di FIFA Series 2026, ekspektasi masyarakat terhadap sosoknya pasti akan melambung tinggi.












