Duel klasik paling ditunggu di kancah sepak bola Indonesia akan kembali tersaji. Persib Bandung bersiap menghadapi rival abadinya, Persija Jakarta, dalam laga krusial pekan ke-17 Super League 2025-2026. Pertandingan sengit ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 11 Januari 2026, di markas kebanggaan Maung Bandung, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), dengan kick-off pukul 15.30 WIB.
Laga ini tak hanya menjadi ajang perebutan poin penting, tetapi juga menandai debut emosional bagi bintang anyar Persib, Thom Haye, di ajang El Clasico Indonesia. Pemain yang baru direkrut di awal musim ini mengakui bahwa pertarungan melawan Persija memiliki makna lebih dari sekadar pertandingan biasa; ini adalah kesempatan krusial untuk mengubah peta persaingan di papan atas klasemen sementara Super League 2025-2026.
Antusiasme tinggi menyelimuti mantan gelandang Timnas Indonesia tersebut. Haye menyoroti atmosfer yang akan diciptakan oleh Bobotoh, suporter setia Persib, yang dipastikan akan membuat GBLA “berisik” dan penuh gairah. “Menghadapi pertandingan krusial ini, saya merasa sangat bersemangat. Selalu merasa istimewa untuk bermain dalam pertandingan dengan energi dan atmosfer seperti itu,” ujar Haye, seperti dikutip dari laman resmi klub. Ia menambahkan bahwa pengalaman ini adalah salah satu yang paling dinantikannya sejak bergabung dengan tim.
Di papan klasemen, kedua tim berada dalam posisi yang sangat ketat. Persib saat ini menempati peringkat ketiga, persis di bawah Persija yang berada di posisi kedua. Kedua tim sama-sama mengoleksi 35 poin, namun Maung Bandung harus puas di posisi yang lebih rendah karena kalah dalam selisih gol. Kondisi ini membuat pertarungan di GBLA nanti bukan hanya tentang gengsi, tetapi juga tentang perebutan posisi strategis di puncak liga.
Persiapan intensif tentu dilakukan oleh kedua kubu. Di kubu Persib, misalnya, kiper tangguh Teja Paku Alam dikabarkan bertekad untuk membenahi fokusnya jelang duel penting ini. Sementara itu, pelatih Bojan Hodak juga tak luput menyoroti kekuatan tim lawan, Macan Kemayoran, yang selalu menjadi lawan berat dalam setiap pertemuan.
Memahami betul reputasi laga ini, Thom Haye mengungkapkan betapa spesialnya El Clasico Indonesia Persib vs Persija. Ia menyadari bahwa ini adalah “adu gengsi” antara dua klub terbesar di Indonesia. “Tentu saja, saya mendengar pertandingan Persib vs Persija adalah salah satu rivalitas terbesar dalam sepak bola,” kata pemain jebolan Eredivisie Belanda itu. “Orang-orang membicarakan tentang passion (gairah), atmosfer, serta betapa pentingnya pertandingan ini bagi kedua klub dan para pendukungnya.” Kegairahan dan tensi tinggi yang melingkupi duel ini menjadi daya tarik tersendiri bagi Haye, yang sangat menantikan pengalaman bermain di tengah puluhan ribu pasang mata yang menyaksikan.













