Pada penutupan perdagangan sesi II hari Selasa, 2 Juni, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses mengukuhkan posisinya di zona hijau, melanjutkan tren penguatan yang impresif. Kinerja positif ini terjadi di tengah dinamika pergerakan bursa regional Asia yang menunjukkan tren bervariasi, demikian menurut pantauan data dari Stockbit.
Tercatat, IHSG ditutup menguat signifikan sebesar 68,05 poin atau setara dengan 1,096 persen, mencapai level 6.195,427. Senada dengan itu, indeks saham unggulan LQ45 juga menunjukkan performa cemerlang dengan lonjakan 1,316 persen, mengakhiri perdagangan di posisi 619,275. Kenaikan kedua indeks ini menandakan sentimen positif yang kuat di Bursa Efek Indonesia.
Aktivitas perdagangan saham di pasar domestik hari ini terbilang sangat ramai, dibuktikan dengan total nilai transaksi yang membengkak hingga mencapai Rp 24,74 triliun. Volume saham yang diperdagangkan pun sangat besar, yaitu sebanyak 30,68 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi yang mencapai 2,56 juta kali. Angka-angka ini mencerminkan tingginya minat dan partisipasi investor dalam pasar modal.
Di sisi lain, beberapa saham menunjukkan performa luar biasa sebagai top gainers yang menarik perhatian investor. Di antara deretan saham-saham yang melonjak tinggi adalah:
-
BEER (Jobubu Jarum Minahasa) melesat 29 poin (34,94 persen) menuju level 112.
-
NZIA (Nusantara Almazia) melonjak 46 poin (34,85 persen) ke 178.
-
KUAS (Ace Oldfields) menguat 31 poin (34,07 persen) ke 122.
-
DSSA (Dian Swastatika Sentosa) naik 123 poin (25,00 persen) menjadi 615.
-
BREN (Barito Renewables Energy) meroket 820 poin (24,85 persen) ke 4.120.
Namun, di tengah euforia penguatan pasar, beberapa saham juga harus menghadapi tekanan jual yang signifikan dan masuk dalam daftar top losers hari ini:
-
TRUE (Triniti Dinamik) melemah 15 poin (15,00 persen) ke level 85.
-
ELPI (Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari) anjlok 260 poin (14,81 persen) ke 1.495.
-
APIC (Pacific Strategic Financial) tergelincir 145 poin (14,80 persen) ke 835.
-
KJEN (Krida Jaringan Nusantara) merosot 31 poin (14,62 persen) ke 181.
-
EPAC (Megalestari Epack Sentosaraya) turun 9 poin (12,68 persen) ke 62.
Dari sisi nilai transaksi, sejumlah saham menjadi penggerak utama pasar dengan volume transaksi terbesar, mencerminkan likuiditas dan minat besar investor. Berikut adalah daftar saham-saham dengan nilai transaksi tertinggi (top value):
-
TPIA (Chandra Asri Pacific) mendominasi dengan nilai transaksi mencapai Rp 4,09 triliun.
-
BBCA (Bank Central Asia) dengan nilai transaksi Rp 2,00 triliun.
-
BRPT (Barito Pacific) mencatatkan nilai transaksi Rp 1,98 triliun.
-
AMMN (Amman Mineral Internasional) dengan nilai transaksi Rp 1,62 triliun.
-
BREN (Barito Renewables Energy) membukukan nilai transaksi Rp 1,20 triliun.
Selain nilai, volume transaksi juga menjadi indikator penting. Berikut adalah saham-saham yang paling banyak diperdagangkan berdasarkan jumlah lembar saham (top volume):
-
BUMI (Bumi Resources) memimpin dengan volume 26,62 juta lembar.
-
TPIA (Chandra Asri Pacific) diperdagangkan sebanyak 21,39 juta lembar.
-
ASPR (Asia Pramulia) mencapai volume 13,67 juta lembar.
-
BNBR (Bakrie & Brothers) dengan volume 11,93 juta lembar.
-
BRPT (Barito Pacific) tercatat sebanyak 9,84 juta lembar.
Beralih ke pasar mata uang, nilai tukar rupiah menunjukkan sedikit pelemahan. Menurut data dari Bloomberg, mata uang Garuda ditutup turun 34 poin atau setara dengan 0,19 persen, mengakhiri perdagangan pada posisi Rp 17.839 per dolar AS. Pelemahan rupiah ini dapat menjadi perhatian tersendiri bagi pelaku investasi dan ekonomi secara keseluruhan.
Sementara itu, lanskap bursa Asia menunjukkan pola yang bervariasi, mencerminkan sentimen pasar yang beragam di kawasan tersebut. Data yang dikumpulkan dari Stockbit dan Yahoo Finance merangkum performa indeks-indeks utama sebagai berikut:
-
Indeks Nikkei 225 di Jepang mengalami penurunan tipis 0,30 persen, ditutup pada 66.734,24.
-
Sebaliknya, Indeks Hang Seng di Hong Kong melonjak signifikan 2,52 persen, mencapai 26.038,32.
-
Indeks SSE Composite di China juga menunjukkan penguatan 0,43 persen, berada di level 4.075,10.
-
Tidak ketinggalan, Indeks Straits Times di Singapura naik 1,06 persen, mengakhiri hari pada 5.091,27.













