Pembalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, bersiap untuk kembali menyuguhkan penampilan sensasionalnya di ajang Moto3 2026. Seri berikutnya dari kejuaraan bergengsi ini dijadwalkan akan berlangsung di Brasil, tepatnya di Sirkuit Ayrton Senna, mulai tanggal 20 hingga 23 Maret.
Momentum berharga diperoleh pembalap asal Gunung Kidul ini berkat debutnya yang impresif di Thailand. Kala itu, Veda Ega berhasil menorehkan sejarah dengan finis di posisi kelima, sebuah pencapaian luar biasa yang sontak menarik perhatian dan membuktikan kapasitasnya di level grand prix. Keberhasilan ini tidak hanya mencetak rekor bagi pembalap Indonesia, tetapi juga menegaskan posisinya yang kian diperhitungkan di kancah balap internasional, seolah-olah telah menembus lingkaran elite seperti yang diisyaratkan oleh program pengembangan pembalap papan atas. Meskipun berstatus pendatang baru, Veda Ega sama sekali tidak menunjukkan rasa canggung. Ia bahkan mampu bersaing ketat di barisan depan dengan nama-nama tenar seperti David Almansa, Maximo Quiles, Valentin Perrone, dan Alvaro Carpe.
Kini, sebuah tantangan berbeda telah menanti Veda Ega di sirkuit Brasil. Trek baru yang belum pernah dijajal oleh para pembalap justru membangkitkan antusiasme tinggi dalam dirinya. “Saya sudah tidak sabar untuk balapan di Brasil,” ungkap Veda. “Sirkuit ini benar-benar baru bagi semua pembalap dan dari yang saya lihat, lintasannya terlihat menantang sekaligus menyenangkan.”
Kondisi lintasan baru ini, yang merupakan medan yang sama sekali belum terjamah bagi semua kompetitor, secara otomatis membuka peluang adaptasi yang setara bagi setiap pembalap, termasuk Veda Ega. Ini merupakan bagian penting dari ikhtiar dan progresnya dalam menapaki jenjang karier dari JuniorGP menuju panggung Moto3 2026. “Situasi ini membuat balapan akan sangat menarik karena kami semua harus cepat memahami karakter trek dan menemukan jalur terbaik,” imbuh pembalap muda bertalenta ini.
Meskipun kepercayaan diri Veda Ega kian meningkat setelah berhasil mengamankan poin penting pada seri pembuka, ia tetap realistis. Ia menyadari bahwa setiap balapan membawa tantangan yang berbeda. “Hasil di Thailand memberi saya dorongan kepercayaan diri, tetapi setiap seri punya cerita yang tidak sama,” jelasnya. Performa konsisten ini jugalah yang membuatnya tak luput dari perhatian para petinggi tim balap, termasuk Bos Gresini Racing, Carlo, yang sebelumnya memuji kekuatan dan potensi besar pada diri Veda.
Rangkaian balap Moto3 Brasil 2026 akan diawali dengan sesi latihan bebas pertama (FP1) yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (20/3/2026) malam WIB. Setelah itu, para pembalap akan menjalani sesi practice krusial yang akan menjadi penentu langkah menuju babak kualifikasi. Mencapai posisi 14 besar pada sesi tersebut akan membuka jalan langsung menuju Q2, memberikan kesempatan emas untuk memperebutkan posisi start terdepan dalam balapan utama. Dengan segala persiapan dan semangat yang membara, Veda Ega Pratama siap memberikan yang terbaik di tanah Brasil.












