Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di kantor Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Jakarta Pusat, pada Senin (1/6), menjadi sorotan utama dengan kehadiran Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka. Momen ini semakin menarik perhatian publik karena turut dihadiri oleh Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri.
Kehadiran Megawati, yang tampil mengenakan busana batik bernuansa merah sebagai ciri khasnya, sangat mencuri perhatian. Ia terlihat berdiri bersebelahan dengan Gibran, menciptakan pemandangan yang tak luput dari bidikan kamera dan mata para tamu undangan di tengah rangkaian acara kenegaraan tersebut. Bersama Prabowo dan Gibran, Megawati memasuki area VVIP yang khusus disiapkan bagi para pejabat tinggi negara dan tamu kehormatan.
Ketiga tokoh penting ini kemudian melangkah bersama menuju ruang kehormatan, sesaat sebelum upacara peringatan Hari Lahir Pancasila resmi dimulai. Momen kebersamaan ini menjadi salah satu highlight signifikan dalam perhelatan akbar yang dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan lembaga negara, anggota kabinet, serta tokoh nasional lainnya, menegaskan atmosfer persatuan dalam acara kenegaraan tersebut.
Tak hanya itu, sosok Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, juga turut memeriahkan upacara penting ini. Dalam barisan kehormatan, Jusuf Kalla terlihat duduk bersanding dengan Megawati, menambah daftar figur-figur penting yang hadir dan memberikan bobot pada peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini.
Kehadiran Megawati Soekarnoputri dalam upacara tersebut sebenarnya telah menjadi perbincangan hangat di kalangan publik sebelumnya. Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat, sempat mengungkapkan harapannya mengenai partisipasi beliau. “Insya Allah beliau hadir ya, insya Allah beliau hadir. Doakan saja ya, beliau ada waktu kesempatan untuk hadir ya,” ujar Djarot di Jakarta pada Sabtu (30/5), beberapa hari sebelum acara berlangsung, mengindikasikan tingginya ekspektasi publik terhadap kehadiran sang Ketua Dewan Pengarah BPIP tersebut.













