Persita Tangerang sukses mencatatkan comeback sensasional dengan menaklukkan PSBS Biak dalam lanjutan pekan ke-21 Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, pada Senin (16/2/2026) malam WIB, berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Pendekar Cisadane.
Hasil krusial ini mendongkrak posisi Persita Tangerang di klasemen sementara, menempel ketat Persebaya Surabaya di urutan keenam. Kedua tim kini sama-sama mengoleksi 35 poin. Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi PSBS Biak, yang gagal menjauh dari zona merah. Tim berjuluk Badai Pasifik itu kini hanya berjarak dua poin dari area degradasi, menambah tekanan di sisa musim.
Pada paruh pertama pertandingan, PSBS Biak langsung mengambil inisiatif serangan dengan harapan mencuri gol cepat. Penyerang mereka, Luquinhas, sempat mengancam gawang Persita pada menit kelima dari dalam kotak penalti, namun sepakannya masih melambung di atas mistar gawang.
Memasuki menit ke-15, tuan rumah Persita Tangerang mulai menunjukkan dominasinya dan mengambil alih penguasaan bola. Kombinasi apik dari Pablo Ganet, Rayco Rodriguez, Zulfan Djiaulhaq, dan Aleksa Andrejic berulang kali terlihat di area pertahanan PSBS Biak. Sementara itu, Badai Pasifik memilih untuk bermain lebih bertahan, mengandalkan skema serangan balik cepat untuk melukai lawan.
Peluang paling berbahaya bagi Persita hadir di menit ke-25, saat sundulan Aleksa Andrejic menyambut umpan lambung Zulfan masih melenceng tipis dari sasaran. Ironisnya, alih-alih unggul, Persita Tangerang justru harus tertinggal lebih dahulu menjelang akhir babak pertama. Berawal dari aksi individu brilian Ilham Udin yang mengumpan ke Luquinhas di sisi kiri, bola kemudian diteruskan ke Ruyery. Tembakan pelan Ruyery yang sejatinya tidak terlalu membahayakan, malah dibelokkan oleh bek Tamirlan Kozubaev, berujung pada gol bunuh diri. Skor 1-0 untuk keunggulan PSBS Biak bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persita Tangerang tampil lebih agresif dan tanpa henti melancarkan gempuran ke jantung pertahanan PSBS Biak. Momentum untuk menyamakan kedudukan datang ketika wasit Naufal Adya Fairuzki menunjuk titik putih. Pelanggaran yang dilakukan oleh Nurhidayat terhadap Ahmad Nur Hardianto di kotak terlarang menjadi penyebabnya.
Sayangnya, eksekusi penalti yang diambil oleh Eber Bessa belum mampu mengoyak jala gawang Aldo Kadu. Namun, kegagalan tersebut tidak menyurutkan semangat juang Pendekar Cisadane.
Tak lama berselang, Rayco Rodriguez sukses memecah kebuntuan dan menyamakan kedudukan. Melalui aksi individu memukau dari sisi kiri, sepakannya sempat membentur tiang gawang sebelum akhirnya berbelok masuk, mengubah skor menjadi 1-1. Keunggulan Persita semakin terasa kurang dari satu menit kemudian, saat Ahmad Nur Hardianto berhasil memanfaatkan umpan matang dan menyundul bola dengan sempurna, menjebol gawang Badai Pasifik untuk kedua kalinya. Gol cepat ini membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Di sisa waktu pertandingan, tidak ada tambahan gol yang tercipta. Persita Tangerang berhasil mempertahankan keunggulannya dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 2-1. Hasil ini sekaligus mengakhiri catatan buruk tiga laga beruntun tanpa kemenangan bagi tim kebanggaan Tangerang tersebut.
Hasil Akhir Pertandingan:
Persita Tangerang 2-1 PSBS Biak
Pencetak Gol:
- Persita Tangerang: Rayco Rodriguez 68′, Ahmad Nur Hardianto 69′
- PSBS Biak: Ruyery 44′
Kartu Kuning:
- Persita Tangerang: Tamirlan Kozubaev 41′, Ahmad Nur Hardianto 70′, Esal Sahrul 81′, Javlon Guseynov 90+5′
- PSBS Biak: Arif Budiyono 37′, Hwang Myeong-hyeon 61′, Iqbal Hadi 84′
Kartu Merah: –
Susunan Pemain Kedua Tim:
Persita Tangerang:
29-Igor Rodrigues (PG), 5-Tamirlan Kozubaev, 7-Rayco Rodriguez, 8-Pablo Ganet, 9-Ahmad Nur Hardianto (99-Esal Sahrul 78′), 19-Javlon Guseynov (Kapten), 20-Ramon Bueno (10-Eber Bessa 45′), 27-Zalnando (11-Muhammad Toha 78′), 36-Zulfan Djiaulhaq (15-Charisma Fathoni 45′), 66-Mario Jardel, 93-Aleksa Andrejic (77-Matheus Alves 83′)
Cadangan: 69-Rafi Pamungkas (PG), 96-Kartika Ajie (PG), 10-Eber Bessa, 11-Muhammad Toha, 15-Charisma Fathoni, 22-Ahmad Alchoir, 30-Andriano Saputra, 73-Aep Nursofyan, 77-Matheus Alves, 99-Esal Sahrul
Pelatih: Carlos Pena
PSBS Biak:
41-Aldo Kadu (PG/Kapten), 3-Arif Budiyono (46-Tobias Solossa 90′), 4-Hwang Myeong-hyeon, 5-Nurhidayat, 7-Ruyery, 10-Luquinhas, 23-Lucky Octavianto (77-Raja Siregar 79′), 27-Damianus, 30-Ilham Udin, 33-Pablo Andrade, 90-Nelson Alom (87-Iqbal Hadi 79′)
Cadangan: 92-Dimas Galih (PG), 13-Urbanus Kevin, 15-Arjuna Agung, 32-Patrias Rumere, 44-Moses Madjar, 46-Tobias Solossa, 77-Raja Siregar, 78-Hadi Ardiansyah, 87-Iqbal Hadi, 98-Samuel Gwijangge
Asisten Pelatih: Kahudi Wahyu













