News Stream Pro Tunggal putri Korea Selatan, An Se-young kembali menunjukkan bahwa dia bukan lawan yang mudah dikalahkan dalam babak final Malaysia Open 2026.
Setelah lolos ke babak final tanpa bertandingan karena kemunduran Chen Yu Fei, An Se-young lantas menghadapi wakil China lainnya, Wang Zhi Yi pada Minggu (11/1/2026).
Menghadapi Wang, An tertinggal lebih dulu di awal gim pertama dengan skor cuup jauh 1-6 dari Wang.
Pebulu tangkis Korea itu tampak berulang kali kecolongan hingga kemudian berhasil mendapatkan poin setelah pengembalian Wang tak melewati net.
An yang sempat tertinggal jauh pun mulai memperpendek jarak poin mereka.
Tunggal putra Korea Selatan itu berhasil menyamakan skor di posisi 8-8 sebelum kmebali tertinggal.
An lantas kembali menyamakan skor menjadi 10-10 tapi kemudian tertinggal tipis di jeda interval setelah pengembalian yang terlalu melebar.
Usai jeda interval, An menyamakan skor menjadi 11-11 dan berbalik memimpin.
Malaysia Open 2026 – Dikalahkan Duo Tuan Rumah, Fajar/Fikri Bilang Begini
An terus mempertahankan keunggulannya hingga akhir dan mengamankan gim pertama.
Di gim kedua pertarungan An vs Wang kembali berjalan sengit.
Wang unggul lebih dulu dengan meraih tiga poin beruntun, tapi An kemudian mengejar dan menyeimbangkan skor.
An lantas kembali tertinggal setelahnya, tapi posisi Wang belum benar-benar aman.
An mulai menambah angka dan memperpendek jarak poin mereka.
Wakil Korea Selatan itu sempat menyusul tapi kemudian kembali tertinggal hingga jeda interval dengan skor 8-11.
Saat permainan dimulai kembali, An masih terus kesulitan menambah angka hingga pukulannya berhasil menembus pertahanan Wang.
Wang terus unggul dan tinggal butuh dua poin lagi untuk mengamankan gim kedua, tapi An belum menyerah dan terus mengejar.
An menyamakan skor menjadi 19-19 setelah pukulannya tak bisa dikembalikan dengan baik oleh Wang.
Sayangnya, permainan di depan net membuat An kembali tertinggal dengan skor 19-20.
Sebuah rally panjang yang berakhir dengan pukulan Wang menabrak net memastikan skor kembali imbang 20-20.
Setelah menyimbangkan angka, pukulan An yang terlalu melebar ke belakang lapangan Wang membuatnya kembali tertinggal.
Perebutan poin kritis terus berlanjut, Wang dan An kembali bergantian mendapatkan angka.
Duel kritis yang menengangkan itu akhirnya dimenangkan oleh An Se-young dengan skor akhir 21-15, 24-22.













