JAKARTA, KOMPAS.com – Survei terbaru dari Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia merasa puas dengan kinerja Presiden Prabowo Subianto. Tingkat kepuasan terhadap Presiden Prabowo mencapai angka yang signifikan, yaitu 67 persen.
Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, mengungkapkan bahwa dari angka tersebut, 16 persen responden menyatakan sangat puas, sementara 51 persen menyatakan puas dengan kinerja Presiden Prabowo. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers yang diadakan di Cikini, Jakarta Pusat, pada hari Selasa (21/10/2025).
Di sisi lain, survei yang sama mencatat bahwa 19 persen responden memberikan penilaian “cukup” terhadap kinerja Presiden Prabowo. Capaian ini, menurut Dedi Kurnia Syah, tergolong sangat tinggi dalam potret respons publik terhadap seorang presiden.
Lantas, apa yang mendasari tingginya tingkat kepuasan ini? Menurut Dedi, keberhasilan ini tak lepas dari berbagai adaptasi dan perubahan dalam kabinet yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo. Selain itu, keputusan untuk merealisasikan kebijakan yang benar-benar baru, alih-alih sekadar melanjutkan program dari pemerintahan sebelumnya, juga menjadi faktor penting yang diapresiasi oleh masyarakat. Apresiasi ini selaras dengan hasil survei IPO sebelumnya yang menempatkan Purbaya sebagai menteri dengan kinerja terbaik di kabinet Prabowo.
Dedi menambahkan, respons positif ini menunjukkan bahwa langkah-langkah yang diambil oleh Presiden Prabowo telah mendapatkan pengakuan dari masyarakat luas. “Sudah mendapatkan respons positif, saya kira ini sesuatu yang cukup apresiatif,” tegas Dedi.
Lebih lanjut, survei ini juga menggali alasan di balik kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo. Hasilnya, ketegasan dan wibawa yang dimiliki oleh Ketua Umum Partai Gerindra ini menjadi alasan utama bagi 19,8 persen responden. Selain itu, 15,5 persen responden menilai bahwa Prabowo telah mencetuskan program kerja yang berpihak kepada masyarakat. Dukungan terhadap pemberantasan korupsi juga menjadi alasan penting bagi 14,2 persen responden, sementara 12,5 persen mengapresiasi pengalaman Prabowo di pemerintahan. Bantuan sosial yang diberikan juga menjadi faktor kepuasan bagi 9,7 persen responden. Program makan bergizi gratis, yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo, juga turut menyumbang pada tingkat kepuasan, dengan 7,1 persen responden menyebutkannya sebagai alasan.
Alasan lain yang turut memengaruhi kepuasan publik meliputi sosok Prabowo yang disukai (4 persen), kepedulian terhadap rakyat kecil (3,8 persen), dan kecepatan dalam bekerja (2,7 persen). “Dari banyaknya program-program baru di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang masuk di nominasi sebagai alasan kepuasan publik terhadap Presiden adalah makan bergizi gratis,” tutur Dedi.
Metodologi Survei
Survei IPO ini dilakukan pada tanggal 9 hingga 17 Oktober 2025 dengan melibatkan 1.200 responden. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan teknik stratified multistage random sampling (SMRS). Survei ini memiliki margin of error sebesar 2,90 persen dengan tingkat akurasi 95 persen.
Ringkasan
Survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan 67% masyarakat puas dengan kinerja Presiden Prabowo Subianto, dengan 16% sangat puas dan 51% puas. Keberhasilan ini didasari adaptasi kabinet, kebijakan baru, serta apresiasi terhadap Menteri Purbaya. Ketegasan, program pro-rakyat, pemberantasan korupsi, dan pengalaman Prabowo menjadi alasan utama kepuasan publik.
Program makan bergizi gratis juga berkontribusi pada kepuasan masyarakat. Survei IPO dilakukan pada 9-17 Oktober 2025 dengan 1.200 responden menggunakan metode stratified multistage random sampling, margin of error 2,90% dan tingkat akurasi 95%.













