News Stream Pro
No Result
View All Result
Monday, June 8, 2026
  • Login
  • Home
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Traveling
Subscribe
News Stream Pro
  • Home
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Traveling
No Result
View All Result
News Stream Pro
No Result
View All Result
Home finance

Valas Asia melemah saat dolar AS perkasa, ketidakpastian global jadi sebab

by demo-nspro
March 13, 2026
in finance
0
Valas Asia melemah saat dolar AS perkasa, ketidakpastian global jadi sebab
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

News Stream Pro, JAKARTA – Mayoritas mata uang di Asia sedang menghadapi periode pelemahan signifikan terhadap dolar Amerika Serikat (AS), dipicu oleh gelombang ketidakpastian global yang terus meningkat. Situasi ini menunjukkan pergeseran sentimen pasar yang cenderung mencari keamanan di tengah volatilitas ekonomi dunia.

Mengutip data Trading Economics pada Jumat (13/3/2026) pukul 15.35 WIB, Indeks Dolar AS (DXY) tercatat menguat impresif, mencapai level 100,2 atau menanjak 3,10% secara bulanan. Tren penguatan dolar AS ini selaras dengan pergerakan beberapa pasangan mata uang valuta asing (valas) utama di Asia. Pasangan USD/JPY melonjak ke level 159,4, menunjukkan penguatan tajam sebesar 3,86% secara bulanan (month on month/MoM). Demikian pula, USD/CNY naik tipis 0,09% MoM ke 6,90, sementara USD/KRW menguat 3,36% MoM menjadi 1.499,8. Mata uang India, rupee, juga turut tertekan, dengan pasangan USD/INR menguat 2,03% MoM ke level 92,6. Tren pelemahan ini juga tak luput memengaruhi nilai tukar rupiah; menurut data Jisdor, pada hari yang sama Jumat (13/3/2026), mata uang Garuda melemah 0,21% dan berada di posisi Rp 16.934 per dolar AS.

Muhammad Amru Syifa, Research and Development ICDX, menganalisis bahwa menguatnya dolar AS, yang tercermin dari kenaikan Indeks Dolar AS (DXY), utamanya didorong oleh lonjakan permintaan terhadap aset safe haven. Fenomena ini tak lepas dari eskalasi ketegangan geopolitik global, terutama di wilayah Timur Tengah. Amru menambahkan, ekspektasi bahwa bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), akan mempertahankan suku bunga acuannya pada level tinggi untuk jangka waktu lebih lama juga menjadi faktor krusial yang meningkatkan daya tarik aset berbasis dolar, seperti yang ia sampaikan kepada Kontan pada Jumat (13/3/2026).

Di samping itu, kenaikan harga energi global turut membebani sejumlah ekonomi di Asia yang sangat bergantung pada impor minyak, seperti Jepang, Korea Selatan, dan India. Lonjakan biaya energi ini berpotensi memperparah defisit perdagangan mereka sekaligus memicu peningkatan tekanan inflasi di negara-negara terkait. “Ketergantungan struktural pada impor energi menjadikan negara-negara Asia ini lebih rentan terhadap fluktuasi harga minyak global, yang pada gilirannya tercermin pada pelemahan mata uang domestik mereka,” papar Amru.

Menatap ke depan, Amru memproyeksikan mata uang Asia masih akan menghadapi tekanan yang berkelanjutan, khususnya jika kebijakan moneter AS tetap ketat dan ketidakpastian geopolitik global tak kunjung mereda. Skenario ini akan terus menopang kekuatan dolar AS, sekaligus membatasi potensi penguatan bagi mata uang di kawasan Asia. Namun, ia menekankan bahwa pelemahan mata uang Asia diperkirakan tidak akan terjadi secara merata. Upaya intervensi yang dilakukan oleh bank sentral masing-masing negara, perbaikan aktivitas perdagangan global, serta stabilisasi harga komoditas dapat menjadi faktor penahan yang meredam tekanan terhadap mata uang di kawasan. Amru menambahkan, jika inflasi global menunjukkan tanda-tanda mereda dan The Fed mulai memberikan sinyal pelonggaran kebijakan moneter, valuta asing Asia memiliki potensi untuk pulih secara bertahap, diperkirakan pada paruh kedua tahun 2026.

Dalam menghadapi dominasi dolar AS yang menguat, Amru menyarankan para investor untuk mengadopsi sikap yang lebih defensif. Diversifikasi portofolio menjadi strategi krusial untuk memitigasi risiko volatilitas pasar. Ia merekomendasikan agar sebagian alokasi investasi ditempatkan pada aset safe haven, seperti dolar AS atau emas, sebagai langkah lindung nilai (hedging).

Lebih lanjut, Amru memproyeksikan jika tren penguatan dolar AS berlanjut, pasangan valas USD/JPY diperkirakan akan bergerak dalam kisaran 158-161 hingga semester I-2026. Sementara itu, pasangan USD/CNY diproyeksikan stabil di kisaran 6,85-7,05, dan USD/KRW diperkirakan akan berfluktuasi di rentang 1.470-1.520. Adapun USD/INR diproyeksikan akan bergerak dalam kisaran 91,5-93,5, didorong oleh tekanan kenaikan harga energi global serta tingginya kebutuhan impor India.

Terlepas dari dinamika pasar valuta asing yang penuh tantangan, prospek di sektor korporasi tertentu juga menarik perhatian. Sebagai contoh, Bukalapak (BUKA) berhasil mencatatkan pendapatan yang signifikan, mencapai Rp 6,51 triliun pada tahun 2025, yang mayoritas ditopang oleh kinerja solid bisnis gamingnya.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adu Irit SUV: Xpander Cross vs XL7 vs BR-V, Mana Terbaik?

Adu Irit SUV: Xpander Cross vs XL7 vs BR-V, Mana Terbaik?

June 29, 2025
Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Iran: Kejutan Dunia!

Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Iran: Kejutan Dunia!

June 24, 2025
Rumput GBK Level Up Lapangan Kampung di Yogya! Hasilnya Bikin Melongo!

Rumput GBK Level Up Lapangan Kampung di Yogya! Hasilnya Bikin Melongo!

May 31, 2025
Gunung Kuda Longsor: Belasan Korban Diduga Tertimbun, Tim SAR Bergerak!

Gunung Kuda Longsor: Belasan Korban Diduga Tertimbun, Tim SAR Bergerak!

May 31, 2025
Harga iPhone 13 Pro & Pro Max Second Juni 2025: Worth It?

Harga iPhone 13 Pro & Pro Max Second Juni 2025: Worth It?

0
Rahasia Makeup Natural Flawless: 6 Tips Mudah untuk Pemula!

Rahasia Makeup Natural Flawless: 6 Tips Mudah untuk Pemula!

0
Deadline Dividen! 34 Emiten Cum Date Minggu Depan, Jangan Ketinggalan!

Deadline Dividen! 34 Emiten Cum Date Minggu Depan, Jangan Ketinggalan!

0
Terungkap! Alasan Malaysia Tolak Undangan Timnas Indonesia dari Erick Thohir

Terungkap! Alasan Malaysia Tolak Undangan Timnas Indonesia dari Erick Thohir

0
Bocor! Alasan Brian Uriarte tetap P4 meski crash di Moto3 Hungaria 2026, bikin Veda Ega Pratama finis P16

Bocor! Alasan Brian Uriarte tetap P4 meski crash di Moto3 Hungaria 2026, bikin Veda Ega Pratama finis P16

June 8, 2026
Presiden resmi lantik Nanik Deyang jadi kepala BGN dan tokoh buruh Said Iqbal jadi penasihat khusus

Presiden resmi lantik Nanik Deyang jadi kepala BGN dan tokoh buruh Said Iqbal jadi penasihat khusus

June 8, 2026
Shin Tae-yong ke Persija, klub ibu kota gelontorkan Rp500 miliar untuk gaet lebih banyak pemain timnas Indonesia

Shin Tae-yong ke Persija, klub ibu kota gelontorkan Rp500 miliar untuk gaet lebih banyak pemain timnas Indonesia

June 8, 2026
Hasil AVC Cup 2026 – Kazakhstan masih terlalu kuat bagi Indonesia

Hasil AVC Cup 2026 – Kazakhstan masih terlalu kuat bagi Indonesia

June 8, 2026

Recent News

Bocor! Alasan Brian Uriarte tetap P4 meski crash di Moto3 Hungaria 2026, bikin Veda Ega Pratama finis P16

Bocor! Alasan Brian Uriarte tetap P4 meski crash di Moto3 Hungaria 2026, bikin Veda Ega Pratama finis P16

June 8, 2026
Presiden resmi lantik Nanik Deyang jadi kepala BGN dan tokoh buruh Said Iqbal jadi penasihat khusus

Presiden resmi lantik Nanik Deyang jadi kepala BGN dan tokoh buruh Said Iqbal jadi penasihat khusus

June 8, 2026

Categories

  • Arts
  • autos
  • Careers
  • Crime
  • Education And Learning
  • entertainment
  • Family And Relationships
  • Fashion And Style
  • finance
  • Food And Drink
  • Gaming
  • General
  • health
  • Hobbies And Interests
  • Home And Garden
  • Lifestyle
  • Lifestyles
  • News
  • Personal Development
  • Pets And Animals
  • politics
  • Public Safety And Emergencies
  • Science
  • Shopping
  • Society Culture And History
  • sports
  • technology
  • travel
  • Uncategorized
  • Urban Infrastructure
  • War And Conflicts
  • Weather

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

We bring you the best Auto Generate Content News for WordPress Plugins that perfect for news, etc. Check our landing page for details.

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2025