News Stream Pro
No Result
View All Result
Sunday, May 31, 2026
  • Login
  • Home
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Traveling
Subscribe
News Stream Pro
  • Home
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Traveling
No Result
View All Result
News Stream Pro
No Result
View All Result
Home finance

Suku bunga BI naik, permintaan pinjaman online diprediksi melonjak

by demo-nspro
May 31, 2026
in finance
0
Suku bunga BI naik, permintaan pinjaman online diprediksi melonjak
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) hingga mencapai 5,25% diproyeksikan akan memicu peningkatan biaya pinjaman di sektor perbankan. Kondisi ini secara alami mendorong masyarakat untuk mencari alternatif sumber pembiayaan yang lebih terjangkau, di mana layanan fintech peer-to-peer (P2P) lending, atau yang populer disebut pinjaman daring (pindar), kini semakin menjadi pilihan utama.

Pengamat ekonomi digital dan Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, menyoroti relevansi fintech lending sebagai solusi pembiayaan di tengah tekanan daya beli yang dirasakan masyarakat. Menurutnya, kebutuhan finansial rumah tangga berpotensi meningkat seiring dengan tantangan ekonomi yang kian berat. Namun, lonjakan permintaan ini juga menghadirkan dilema bagi industri fintech lending itu sendiri.

“Ketika permintaan meningkat, tentu ada dua skenario utama: apakah kualitas pembiayaan akan meningkat, atau justru risiko gagal bayar yang membayangi akan ikut merangkak naik,” ungkap Nailul Huda kepada Kontan pada Kamis (28/5/2026). Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa menjaga kualitas pembiayaan adalah prioritas mutlak bagi para penyelenggara fintech lending. Langkah-langkah krusial yang harus diambil meliputi penguatan proses verifikasi calon peminjam, peningkatan validitas sistem credit scoring, serta pengetatan penyaringan data melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

Upaya-upaya strategis tersebut sangat penting untuk memastikan portofolio pinjaman tetap terjaga kualitasnya di tengah dinamisnya permintaan. Lebih lanjut, Nailul juga meyakini bahwa pemanfaatan teknologi canggih seharusnya mampu meningkatkan akurasi credit scoring di industri fintech lending. Dengan demikian, proses penyaringan data melalui SLIK dapat berlangsung lebih cepat dan mitigasi risiko dapat berjalan lebih efektif, sejalan dengan pertumbuhan pesat permintaan akan pembiayaan.

Kondisi ini juga mencerminkan dinamika yang semakin intens di sektor keuangan, di mana persaingan aplikasi digital perbankan dan inovasi teknologi finansial terus memanas. Dalam konteks ini, pelaku industri fintech lending pun tidak tinggal diam dan terus memperkuat strategi pengelolaan risiko mereka. Salah satunya adalah PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), yang mengadopsi pendekatan unik dengan mengombinasikan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) dengan pendampingan langsung oleh tenaga lapangan untuk menjaga kualitas portofolio pembiayaan.

Harumi Supit, VP Public Relations Amartha, menjelaskan bahwa strategi mereka tidak hanya fokus pada penyaluran dana, melainkan juga pada peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pendampingan di lapangan ini berfungsi vital dalam membekali mitra UMKM dengan kemampuan mengelola keuangan bisnis, mempelajari pembayaran digital, hingga berinvestasi mikro. Harumi menekankan bahwa tujuan utama adalah membantu UMKM di akar rumput agar lebih tangguh dalam menghadapi berbagai gejolak usaha. Hingga saat ini, Amartha telah berhasil menyalurkan pembiayaan produktif secara kumulatif sebesar Rp 46 triliun kepada sekitar 4 juta UMKM di seluruh Indonesia, membuktikan efektivitas pendekatannya.

Perkembangan pesat ini tidak terlepas dari laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang menunjukkan bahwa outstanding pembiayaan fintech P2P lending telah menembus angka Rp 101,03 triliun per Maret 2026. Angka fantastis ini menandai pertumbuhan signifikan sebesar 26,25% secara tahunan (year on year/YoY), mengindikasikan tingginya kepercayaan dan permintaan terhadap layanan pembiayaan digital ini. Namun, pertumbuhan yang impresif ini turut diiringi dengan peningkatan risiko kredit.

OJK mencatat bahwa tingkat risiko kredit macet secara agregat, yang dikenal sebagai TWP90 (tingkat wanprestasi 90 hari), pada fintech P2P lending berada di level 4,52% per Maret 2026. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan posisi Maret 2025 yang tercatat sebesar 2,77%. Peningkatan risiko ini, bersama dengan gejolak pasar yang terkadang menekan hasil investasi di sektor finansial lainnya seperti asuransi syariah, menunjukkan perlunya kehati-hatian. Meskipun demikian, secara bulanan, kondisi TWP90 menunjukkan sedikit perbaikan, turun tipis dari 4,54% pada Februari 2026 menjadi 4,52% pada Maret 2026, memberikan secercah harapan bagi industri untuk terus berbenah.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adu Irit SUV: Xpander Cross vs XL7 vs BR-V, Mana Terbaik?

Adu Irit SUV: Xpander Cross vs XL7 vs BR-V, Mana Terbaik?

June 29, 2025
Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Iran: Kejutan Dunia!

Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Iran: Kejutan Dunia!

June 24, 2025
Rumput GBK Level Up Lapangan Kampung di Yogya! Hasilnya Bikin Melongo!

Rumput GBK Level Up Lapangan Kampung di Yogya! Hasilnya Bikin Melongo!

May 31, 2025
Gunung Kuda Longsor: Belasan Korban Diduga Tertimbun, Tim SAR Bergerak!

Gunung Kuda Longsor: Belasan Korban Diduga Tertimbun, Tim SAR Bergerak!

May 31, 2025
Harga iPhone 13 Pro & Pro Max Second Juni 2025: Worth It?

Harga iPhone 13 Pro & Pro Max Second Juni 2025: Worth It?

0
Rahasia Makeup Natural Flawless: 6 Tips Mudah untuk Pemula!

Rahasia Makeup Natural Flawless: 6 Tips Mudah untuk Pemula!

0
Deadline Dividen! 34 Emiten Cum Date Minggu Depan, Jangan Ketinggalan!

Deadline Dividen! 34 Emiten Cum Date Minggu Depan, Jangan Ketinggalan!

0
Terungkap! Alasan Malaysia Tolak Undangan Timnas Indonesia dari Erick Thohir

Terungkap! Alasan Malaysia Tolak Undangan Timnas Indonesia dari Erick Thohir

0
BI: Keyakinan konsumen Jateng tetap kuat seiring pertumbuhan ekonomi

BI: Keyakinan konsumen Jateng tetap kuat seiring pertumbuhan ekonomi

May 31, 2026
Adhisty Zara umumkan sudah menikah dengan Tsaqib, kini hamil anak pertama

Adhisty Zara umumkan sudah menikah dengan Tsaqib, kini hamil anak pertama

May 31, 2026
Hakim Danish cetak sejarah di Moto3 Italia, podium pertama Malaysia sejak era Khairul Idham Pawi 2016

Hakim Danish cetak sejarah di Moto3 Italia, podium pertama Malaysia sejak era Khairul Idham Pawi 2016

May 31, 2026
Suku bunga BI naik, permintaan pinjaman online diprediksi melonjak

Suku bunga BI naik, permintaan pinjaman online diprediksi melonjak

May 31, 2026

Recent News

BI: Keyakinan konsumen Jateng tetap kuat seiring pertumbuhan ekonomi

BI: Keyakinan konsumen Jateng tetap kuat seiring pertumbuhan ekonomi

May 31, 2026
Adhisty Zara umumkan sudah menikah dengan Tsaqib, kini hamil anak pertama

Adhisty Zara umumkan sudah menikah dengan Tsaqib, kini hamil anak pertama

May 31, 2026

Categories

  • Arts
  • autos
  • Careers
  • Crime
  • Education And Learning
  • entertainment
  • Family And Relationships
  • Fashion And Style
  • finance
  • Food And Drink
  • Gaming
  • General
  • health
  • Hobbies And Interests
  • Home And Garden
  • Lifestyle
  • Lifestyles
  • News
  • Personal Development
  • Pets And Animals
  • politics
  • Public Safety And Emergencies
  • Science
  • Shopping
  • Society Culture And History
  • sports
  • technology
  • travel
  • Uncategorized
  • Urban Infrastructure
  • War And Conflicts
  • Weather

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

We bring you the best Auto Generate Content News for WordPress Plugins that perfect for news, etc. Check our landing page for details.

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2025