News Stream Pro
No Result
View All Result
Friday, June 5, 2026
  • Login
  • Home
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Traveling
Subscribe
News Stream Pro
  • Home
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Traveling
No Result
View All Result
News Stream Pro
No Result
View All Result
Home finance

Bursa Asia turun Senin (23/3), minyak & dolar bergolak di tengah eskalasi perang Iran

by demo-nspro
March 23, 2026
in finance
0
Bursa Asia turun Senin (23/3), minyak & dolar bergolak di tengah eskalasi perang Iran
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

News Stream Pro Pasar saham di Asia mengalami pelemahan signifikan pada Senin (23/3/2026) pagi, sementara dolar Amerika Serikat justru menunjukkan penguatan. Kondisi ini mencerminkan eskalasi ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu kekhawatiran global. Di sisi lain, peringatan Israel mengenai rencana pertempuran yang dapat berlangsung “berminggu-minggu” sontak memicu fluktuasi tajam pada harga minyak dunia.

Konflik yang memanas ini bermula dari ancaman serius yang dilontarkan Iran pada Minggu (22/3/2026). Iran menyatakan akan melancarkan serangan terhadap sistem energi dan air negara-negara tetangganya di Teluk, jika Presiden Donald Trump merealisasikan ancamannya untuk menghantam jaringan listrik Iran dalam kurun waktu 48 jam. Sebagai respons, Trump menegaskan bahwa Iran memiliki waktu 48 jam untuk membuka kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran vital yang saat ini hampir tertutup bagi sebagian besar kapal.

Dampak langsung dari ketegangan geopolitik ini segera terasa di bursa-bursa saham kawasan Asia. Pada awal perdagangan, indeks saham di Australia dan Selandia Baru masing-masing merosot 1,7% dan 1,1%. Sementara itu, indeks futures Nikkei Jepang diperdagangkan pada level 50.850, lebih rendah dibandingkan penutupan Jumat sebelumnya di 53.372. Kekhawatiran serupa juga merambah pasar Amerika Serikat, di mana futures S&P 500 turun 0,1% dan Nasdaq 0,2%, mencerminkan kecemasan investor terhadap potensi dampak konflik terhadap harga energi global.

Shane Oliver, Kepala Strategi Investasi di AMP, melontarkan peringatan keras, “Perang ini bisa berlangsung berminggu-minggu, dan harga minyak berpotensi melonjak hingga US$150 per barel. Kerusakan berkelanjutan pada infrastruktur energi berarti pasokan akan memerlukan waktu lebih lama untuk kembali normal.” Oliver menambahkan, jika menilik sejarah, kenaikan harga minyak akibat krisis biasanya berlangsung selama beberapa bulan. “Pada tahun 1973, dibutuhkan sekitar 4 bulan, sedangkan krisis 1979 memakan waktu satu tahun,” imbuhnya, menekankan durasi dampak yang mungkin terjadi.

Di tengah gejolak pasar yang berpotensi memengaruhi kinerja korporasi, beberapa perusahaan sebelumnya telah melaporkan capaian finansial mereka. Sebagai contoh, Apexindo Pratama Duta (APEX) berhasil mencatatkan pendapatan sebesar US$ 84,24 Juta sepanjang tahun 2025, sebuah capaian yang patut diperhatikan di tengah dinamika ekonomi global. Kondisi pasar yang bergejolak ini juga menyoroti pentingnya manajemen likuiditas dan utang korporasi. Sebagai contoh, obligasi milik Lontar Papyrus (LPPI) senilai Rp 2,72 Triliun akan jatuh tempo pada Juli 2026, menambah kompleksitas dalam kalkulasi risiko pasar bagi investor dan perusahaan.

Harga Energi Bergolak

Harga minyak di pasar Asia tetap dalam kondisi sangat fluktuatif. Minyak Brent turun 0,3% menjadi US$111,82 per barel, meskipun secara akumulatif telah melonjak 55% sepanjang bulan ini. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 0,2% ke level US$98,01 per barel. Analis dari HSBC mencatat bahwa harga bahan bakar jet di Singapura telah meroket 175% tahun ini, mencapai level tertinggi dalam beberapa dekade. Begitu pula harga LNG di Asia yang naik 130%, dan harga bahan bakar bunker untuk kapal yang meningkat tajam, secara signifikan mendongkrak biaya transportasi barang. Lebih lanjut, lonjakan harga pupuk juga berpotensi menyebabkan kenaikan harga pangan secara global. Dengan gejolak ini, tak heran jika proyeksi pasar makin mengkhawatirkan. Analis memperkirakan bahwa konflik di Timur Tengah yang terus memanas akan mendorong harga minyak mentah untuk terus merangkak naik, menandakan tekanan inflasi yang berkelanjutan.

Tekanan Inflasi dan Dampak Pasar

Kenaikan harga energi yang merajalela telah mengubah ekspektasi pasar secara drastis, membuat pasar global meninggalkan harapan pelonggaran moneter lebih lanjut. Sebaliknya, saat ini pasar mulai memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga di banyak negara maju sebagai langkah untuk meredam inflasi. Analis pasar memperingatkan bahwa “lonjakan biaya dan permintaan konsumen yang melemah membayangi prospek laba perusahaan, sementara imbal hasil obligasi yang naik membuat valuasi ekuitas terlihat semakin tinggi.” Indikasi ini diperkuat dengan imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun yang kini berada di 4,3856%, naik 42 basis poin sejak dimulainya konflik.

Volatilitas pasar yang tinggi juga menguntungkan dolar AS sebagai aset likuid yang aman, mengingat Amerika Serikat merupakan eksportir energi bersih, berbeda dengan Eropa dan sebagian besar Asia yang merupakan importir energi. Dolar AS menguat 0,2% terhadap yen Jepang, mencapai 159,44 yen, sedikit di bawah level tertinggi 20 bulan di 159,88. Sementara itu, euro sedikit melemah terhadap dolar AS, berada di US$1,1545, mendekati level support utama di US$1,1409–1,1392. Di pasar komoditas, harga emas menguat 0,4% menjadi US$4.511 per ons setelah melemah pekan lalu, seiring investor terus mempertimbangkan dampak dari potensi kenaikan suku bunga global. Kondisi pasar yang penuh ketidakpastian ini juga memengaruhi kebijakan regulator. Di Indonesia, Bursa Efek Indonesia (BEI) menunda implementasi short selling hingga September 2026, dengan alasan pertimbangan stabilitas pasar, sebuah langkah antisipatif di tengah gejolak global.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adu Irit SUV: Xpander Cross vs XL7 vs BR-V, Mana Terbaik?

Adu Irit SUV: Xpander Cross vs XL7 vs BR-V, Mana Terbaik?

June 29, 2025
Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Iran: Kejutan Dunia!

Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Iran: Kejutan Dunia!

June 24, 2025
Rumput GBK Level Up Lapangan Kampung di Yogya! Hasilnya Bikin Melongo!

Rumput GBK Level Up Lapangan Kampung di Yogya! Hasilnya Bikin Melongo!

May 31, 2025
Gunung Kuda Longsor: Belasan Korban Diduga Tertimbun, Tim SAR Bergerak!

Gunung Kuda Longsor: Belasan Korban Diduga Tertimbun, Tim SAR Bergerak!

May 31, 2025
Harga iPhone 13 Pro & Pro Max Second Juni 2025: Worth It?

Harga iPhone 13 Pro & Pro Max Second Juni 2025: Worth It?

0
Rahasia Makeup Natural Flawless: 6 Tips Mudah untuk Pemula!

Rahasia Makeup Natural Flawless: 6 Tips Mudah untuk Pemula!

0
Deadline Dividen! 34 Emiten Cum Date Minggu Depan, Jangan Ketinggalan!

Deadline Dividen! 34 Emiten Cum Date Minggu Depan, Jangan Ketinggalan!

0
Terungkap! Alasan Malaysia Tolak Undangan Timnas Indonesia dari Erick Thohir

Terungkap! Alasan Malaysia Tolak Undangan Timnas Indonesia dari Erick Thohir

0
Modus, pola dan keterlibatan pihak lain dalam dugaan korupsi Dadan dkk di program MBG – ‘Kalau Kejagung punya nyali, ungkap aktor lainnya’

Modus, pola dan keterlibatan pihak lain dalam dugaan korupsi Dadan dkk di program MBG – ‘Kalau Kejagung punya nyali, ungkap aktor lainnya’

June 5, 2026
Skor babak I Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero gagalkan penalti, Garuda terbang 2-0

Skor babak I Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero gagalkan penalti, Garuda terbang 2-0

June 5, 2026
Mengapa Kapten Persib Marc Klok dicoret dari Timnas Indonesia? Ini alasan gamblang John Herdman

Mengapa Kapten Persib Marc Klok dicoret dari Timnas Indonesia? Ini alasan gamblang John Herdman

June 5, 2026
IHSG dibuka volatil, emiten yang punya fundamental kuat potensi jadi motor rebound saat pasar pulih

IHSG dibuka volatil, emiten yang punya fundamental kuat potensi jadi motor rebound saat pasar pulih

June 5, 2026

Recent News

Modus, pola dan keterlibatan pihak lain dalam dugaan korupsi Dadan dkk di program MBG – ‘Kalau Kejagung punya nyali, ungkap aktor lainnya’

Modus, pola dan keterlibatan pihak lain dalam dugaan korupsi Dadan dkk di program MBG – ‘Kalau Kejagung punya nyali, ungkap aktor lainnya’

June 5, 2026
Skor babak I Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero gagalkan penalti, Garuda terbang 2-0

Skor babak I Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero gagalkan penalti, Garuda terbang 2-0

June 5, 2026

Categories

  • Arts
  • autos
  • Careers
  • Crime
  • Education And Learning
  • entertainment
  • Family And Relationships
  • Fashion And Style
  • finance
  • Food And Drink
  • Gaming
  • General
  • health
  • Hobbies And Interests
  • Home And Garden
  • Lifestyle
  • Lifestyles
  • News
  • Personal Development
  • Pets And Animals
  • politics
  • Public Safety And Emergencies
  • Science
  • Shopping
  • Society Culture And History
  • sports
  • technology
  • travel
  • Uncategorized
  • Urban Infrastructure
  • War And Conflicts
  • Weather

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

We bring you the best Auto Generate Content News for WordPress Plugins that perfect for news, etc. Check our landing page for details.

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2025