News Stream Pro
No Result
View All Result
Tuesday, June 2, 2026
  • Login
  • Home
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Traveling
Subscribe
News Stream Pro
  • Home
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Traveling
No Result
View All Result
News Stream Pro
No Result
View All Result
Home sports

7 pemain keturunan palsu Malaysia terancam hukuman cambuk dan penjara 10 tahun, ini pasal yang dilanggar

by demo-nspro
January 23, 2026
in sports
0
7 pemain keturunan palsu Malaysia terancam hukuman cambuk dan penjara 10 tahun, ini pasal yang dilanggar
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter


Skandal pemalsuan dokumen naturalisasi yang menyeret tujuh pemain keturunan Timnas Malaysia kini memasuki babak baru dengan ancaman hukuman serius bagi para pelakunya. Kepolisian Kerajaan Malaysia (PDRM) telah mengidentifikasi dua individu yang diduga kuat sebagai dalang di balik pemalsuan dokumen vital ini, dan kini fokus pada pelacakan keberadaan mereka.

Direktur Departemen Investigasi Kejahatan Komersial (CID) Bukit Aman, Datuk Rusdi Mohd Isra, mengonfirmasi bahwa kedua sosok ini akan menjadi kunci utama dalam mengungkap tuntas skandal yang mengguncang persepakbolaan Harimau Malaya. Penyelidikan ini dipicu oleh 45 laporan yang masuk ke kepolisian, termasuk satu laporan resmi dari Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) sendiri, menunjukkan skala dan keseriusan masalah yang dihadapi.

Proses penyelidikan yang mendalam juga melibatkan 43 saksi. Para saksi ini berasal dari berbagai instansi, mulai dari FAM, Departemen Registrasi Nasional (NRD), hingga perwakilan dari masyarakat umum yang memiliki informasi terkait. Uniknya, Rusdi menegaskan bahwa investigasi awal menunjukkan proses perolehan status kewarganegaraan melalui jalur naturalisasi itu sendiri sebenarnya telah sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Namun, fokus utama penyelidikan telah bergeser pada elemen penipuan dan pemalsuan dokumen yang terjadi selama proses pendaftaran pemain. Terutama, dokumen-dokumen yang diserahkan kepada Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menjadi sorotan. Pelanggaran ini, jika terbukti, akan dijerat dengan Pasal 420 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Malaysia.

Ancaman hukuman yang menanti para pelaku tidak main-main. Selain kurungan penjara dengan masa minimal satu tahun dan maksimal sepuluh tahun, mereka juga terancam hukuman cambuk serta denda yang besar. Rusdi memperingatkan bahwa siapa pun yang terlibat, termasuk para pemain naturalisasi, harus sangat berhati-hati. Jika terbukti ikut serta dalam pemalsuan dokumen ini, mereka akan menghadapi konsekuensi hukum yang sama beratnya.

Hal ini tentu menambah beban bagi ketujuh pemain naturalisasi tersebut, yang sebelumnya sudah dihadapkan pada sanksi larangan beraktivitas sepak bola selama satu tahun dan denda dari FIFA. Upaya FAM untuk menyelamatkan karier mereka melalui banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) pun menghadapi hambatan, karena hingga kini CAS belum menjadwalkan persidangan. Sementara itu, waktu terus berjalan mengingat agenda penting Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) pada bulan Maret mendatang.

Di tengah badai skandal dan ketidakpastian ini, fokus FAM mulai beralih. Mereka kini lebih memprioritaskan upaya agar federasi tidak dibekukan oleh FIFA, menggeser perhatian dari banding CAS. Potensi FAM diambil alih secara penuh oleh FIFA menjadi kekhawatiran nyata, yang mendorong sejumlah anggota Komite Eksekutif (Exco) FAM untuk mengundurkan diri secara massal. Namun, langkah ini justru menimbulkan kecurigaan bahwa pengunduran diri tersebut hanyalah taktik agar mereka bisa mencalonkan diri kembali.

Melihat kompleksitas situasi ini, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) akhirnya turun tangan. Sekretaris Jenderal AFC, Windsor John, yang merupakan warga negara Malaysia, secara terbuka menawarkan bantuan. Windsor John bahkan mengklaim bahwa FAM berpotensi terbebas dari skorsing FIFA jika meminta bantuan kepada AFC untuk menyelesaikan krisis internal yang melanda federasi.

Kondisi sepak bola Malaysia memang sedang diuji. Di tengah hiruk-pikuk skandal naturalisasi dan ancaman FIFA, perkembangan lain di kancah sepak bola regional juga turut menjadi sorotan. Sebagai contoh, duel krusial antara Vietnam dan Malaysia yang semula dijadwalkan di Stadion Nasional My Dinh dikabarkan akan berpindah markas, menandakan dinamika yang terus bergerak di luar isu internal federasi. Sementara itu, masih ada pula kabar gembira dari ranah klub, di mana mantan pelatih Timnas Malaysia berhasil mencatat rekor 100 persen kemenangan bersama Selangor, memicu antusiasme para penggemar yang kini menanti duel sengit melawan JDT. Kontras antara tantangan dan capaian ini menggambarkan lanskap sepak bola Malaysia yang penuh warna.

Tags: cambukNaturalisasitimnas malaysia
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adu Irit SUV: Xpander Cross vs XL7 vs BR-V, Mana Terbaik?

Adu Irit SUV: Xpander Cross vs XL7 vs BR-V, Mana Terbaik?

June 29, 2025
Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Iran: Kejutan Dunia!

Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Iran: Kejutan Dunia!

June 24, 2025
Rumput GBK Level Up Lapangan Kampung di Yogya! Hasilnya Bikin Melongo!

Rumput GBK Level Up Lapangan Kampung di Yogya! Hasilnya Bikin Melongo!

May 31, 2025
Gunung Kuda Longsor: Belasan Korban Diduga Tertimbun, Tim SAR Bergerak!

Gunung Kuda Longsor: Belasan Korban Diduga Tertimbun, Tim SAR Bergerak!

May 31, 2025
Harga iPhone 13 Pro & Pro Max Second Juni 2025: Worth It?

Harga iPhone 13 Pro & Pro Max Second Juni 2025: Worth It?

0
Rahasia Makeup Natural Flawless: 6 Tips Mudah untuk Pemula!

Rahasia Makeup Natural Flawless: 6 Tips Mudah untuk Pemula!

0
Deadline Dividen! 34 Emiten Cum Date Minggu Depan, Jangan Ketinggalan!

Deadline Dividen! 34 Emiten Cum Date Minggu Depan, Jangan Ketinggalan!

0
Terungkap! Alasan Malaysia Tolak Undangan Timnas Indonesia dari Erick Thohir

Terungkap! Alasan Malaysia Tolak Undangan Timnas Indonesia dari Erick Thohir

0
John Herdman ungkap alasan Mathew Baker dipanggil ke timnas Indonesia untuk FIFA Matchday

John Herdman ungkap alasan Mathew Baker dipanggil ke timnas Indonesia untuk FIFA Matchday

June 2, 2026
Pertimbangan hakim di putusan praperadilan Andrie Yunus

Pertimbangan hakim di putusan praperadilan Andrie Yunus

June 2, 2026
Penerimaan Minim, Kemenkeu Harus Perluas Basis Pajak OTT Global, Gimana Purbaya?

Penerimaan Minim, Kemenkeu Harus Perluas Basis Pajak OTT Global, Gimana Purbaya?

June 2, 2026
Bobby puji kemenangan Timnas U-19, atmosfer Stadion Sumut jadi kekuatan tambahan

Bobby puji kemenangan Timnas U-19, atmosfer Stadion Sumut jadi kekuatan tambahan

June 2, 2026

Recent News

John Herdman ungkap alasan Mathew Baker dipanggil ke timnas Indonesia untuk FIFA Matchday

John Herdman ungkap alasan Mathew Baker dipanggil ke timnas Indonesia untuk FIFA Matchday

June 2, 2026
Pertimbangan hakim di putusan praperadilan Andrie Yunus

Pertimbangan hakim di putusan praperadilan Andrie Yunus

June 2, 2026

Categories

  • Arts
  • autos
  • Careers
  • Crime
  • Education And Learning
  • entertainment
  • Family And Relationships
  • Fashion And Style
  • finance
  • Food And Drink
  • Gaming
  • General
  • health
  • Hobbies And Interests
  • Home And Garden
  • Lifestyle
  • Lifestyles
  • News
  • Personal Development
  • Pets And Animals
  • politics
  • Public Safety And Emergencies
  • Science
  • Shopping
  • Society Culture And History
  • sports
  • technology
  • travel
  • Uncategorized
  • Urban Infrastructure
  • War And Conflicts
  • Weather

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

We bring you the best Auto Generate Content News for WordPress Plugins that perfect for news, etc. Check our landing page for details.

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2025