News Stream Pro Zulfahmi Khairuddin mengharapkan pembalap Malaysia Hakim Danish bisa melanjutkan tren apiknya pada seri Moto3 Italia 2026.
Nuansa positif didapatkan Hakim Danish menghadapi seri Moto3 Italia 2026 akhir pekan ini pada tanggal 29-31 Mei di Sirkuit Mugello, Italia.
Andalan tim MT Helmets-MSI tersebut baru saja mendapatkan hasil terbaik selama menjadi rookie atau pemula Moto3 2026 di seri sebelumnya.
Ya, pada GP Catalunya yang digelar di Circuit de Barcelona, Spanyl lalu, Danish berhasil mengamankan finis di tempat ke-7 usai start dari posisi ke-10.
Walau belum mampu mendapatkan podium, kiprah Danish kian membanggakan karena dia sempat bersaing di zona podium dengan menduduki urutan ke-2.
Tak ayal, ekspektasi untuk melihat rider berusia 18 tahun itu meraih hasil lebih baik hadir di mana hal ini menjadi perhatian Zulfahmi Khairuddin.
Legenda MotoGP Malaysia itu menilai bahwa Danish telah menunjukkan peningkatan kemampuan saat melaju di lintasan.
Sebagai mentor, Zulfahmi juga merasa Danish semakin matang dalam mengelola aksinya terutama ketika berada di barisan-barisan depan.
“Danish menunjukkan peningkatan yang sangat positif di Catalunya,” kata Zulfahmi, dilansir dari laman resmi ZKRacing.
Murid Marc Marquez Memang Pantas Jadi Saingan Veda Paling Berat pada Moto3 2026, David Munoz Legawa Dikalahkan
“Dan penampilannya membuktikan bahwa dia semakin matang dalam mengelola balapan di kelompok depan,” tuturnya menambahkan.
Lebih lanjut, pria yang pernah mendapatkan podium di kelas Moto3 musim 2012 itu berharap para mekanik bisa menghadirkan setelan motor yang mumpuni.
“Dia juga semakin selaras dengan motor dan timnya yang berharap ini akan memberinya keuntungan untuk mendapatkan pengaturan terbaik di Mugello nanti,” kata Zulfahmi.
Riwayat dari ajang sebelumnya seperti Red Bull Rookies Cup diharapkan membuat Danish bisa mendapatkan hasil lebih baik.
“Mugello adalah sirkuit yang telah memberikan hasil bagus bagi Hakim sebelumnya,” ucap Zulfahmi.
“Jadi kami berharap pengalaman tersebut dapat dimanfaatkan sepenuhnya,” tuturnya menambahkan.
Untuk target sendiri, Zulfahmi menegaskan Danish tidak harus mendapatkan podium, dia diharapkan melanjutkan tren poin yang sudah berjalan.
“Target utamanya adalah tetap konsisten, berada di zona poin, dan jika ada kesempatan, kami ingin dia bersaing untuk posisi podium,” kata Zulfahmi.
Sejak seri ke-2 Moto3 2026 di Brasil, Danish selalu mendapatkan poin meski tak jarang masih mengalami pasang surut dari hasil akhir yang didapatkan.
Terkini di Catalunya, dia menorehkan hasil terbaik di posisi ke-7, posisi itu 1 setrip lebih baik dari rider Indonesia Veda Ega Pratama.
Ya, andalan Honda Team Asia itu harus mengakui keunggulan Danish dengan finis di posisi ke-8 melalui gap sebesar 0,03 detik saja.
Kendati demikian, Veda juga menunjukkan tren apik dari penampilannya dalam seri ke-6 kalender Moto3 2026.
Rider asal Gunungkidul, Yogyakarta itu berhasil memulihkan posisinya dengan signifikan setelah mengawali perjuangan dari tempat ke-20.
Tamparan Veda kepada 2 Pemenang Musim ini Jelang Moto3 Italia 2026 Tak Main-main, Peringkat Klasemen Jadi Bukti













