Winger berpengalaman, Yabes Roni, kini resmi menjadi bagian dari skuad Persis Solo. Pemain berusia 30 tahun tersebut akan memperkuat Laskar Sambernyawa di Super League 2025/2026 setelah didatangkan dari Bali United dengan status pinjaman hingga akhir musim ini. Kedatangan Yabes Roni diharapkan mampu membawa angin segar bagi tim yang tengah berjuang.
Keputusan Persis Solo untuk terus memperkuat timnya merupakan langkah strategis mengingat posisi mereka yang saat ini berada di zona degradasi. Sejumlah rekrutan penting telah dilakukan demi misi kebangkitan, termasuk mendatangkan pemain seperti Miroslav Maricic, Dusan Mijic, Vukasin Vranes, dan Alfriyanto Nico. Selain pemain lokal dan asing yang telah bergabung, Persis Solo juga berhasil mendatangkan seorang gelandang asing yang menjadi pemain ketiga asal Serbia, memperkaya opsi skuad di bawah arahan pelatih Milomir Seslija. Pelatih asal Bosnia-Herzegovina ini memang mengemban tugas berat untuk membangun tim dalam kondisi yang kurang ideal, namun optimistis menghadapi tantangan yang ada.
Yabes Roni sendiri menyadari betul misi utama yang harus diemban: membawa Persis Solo keluar dari zona degradasi. Dengan skuad yang ada saat ini, ia meyakini bahwa peluang untuk bangkit masih terbuka lebar. Kemenangan dalam setiap pertandingan tentu akan sangat menentukan nasib tim agar bisa tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
“Target saya semoga bisa membawa Persis keluar dari zona degradasi dan berada di papan tengah,” ujar Yabes Roni dengan penuh tekad. Ia menambahkan, “Saya bertekad bersama teman saya yang sudah ada di sini, ada teman lama saya dan semua pemain lainnya, kita bisa komunikasi dengan baik agar tetap kompak pada setiap pertandingan untuk meraih hasil terbaik.”
Merekrut winger kiri kelahiran Alor ini memang menjadi salah satu langkah yang sangat strategis bagi Persis Solo. Rekam jejak Yabes Roni yang pernah merasakan gelar juara liga bersama Bali United dan memiliki delapan caps bersama Timnas Indonesia, membuktikan kualitas serta mentalitas bertanding yang tak perlu diragukan. Pengalamannya ini diharapkan menjadi suntikan motivasi dan kekuatan tambahan bagi Laskar Sambernyawa dalam misi kebangkitan mereka.
Yabes Roni juga menyampaikan kebahagiaannya bisa bergabung dengan Persis Solo dan berjanji akan memberikan kontribusi terbaiknya. “Saya bahagia bisa jadi keluarga Persis Solo dan saya rasa Persis adalah salah satu klub terbesar di Indonesia,” ungkapnya. “Semoga saya tidak mengecewakan dan semoga saya bisa memberikan kontribusi. Membantu tim ini di setiap pertandingan bisa mendapatkan hasil yang positif.”
Dalam upaya memperkuat tim, Persis Solo tidak hanya berfokus pada lini depan dan tengah. Skuad juga dihadapkan pada dinamika posisi penjaga gawang, di mana kiper Timnas Indonesia sempat tergusur dan stok penjaga gawang lokal di Super League dinilai menipis. Kondisi ini menunjukkan kompleksitas tantangan yang harus dihadapi Persis Solo dalam menyusun tim yang kompetitif di semua lini.
Tak hanya di lapangan, dukungan suporter juga menjadi elemen krusial. Yabes Roni menekankan bahwa kehadiran dan motivasi dari para penggemar adalah kunci utama bagi pemain untuk berjuang lebih keras. Ia sangat berharap suporter Persis Solo akan terus memenuhi stadion dan memberikan semangat, mengingat perjuangan ini harus dilakukan bersama-sama antara pemain dan pendukung.
“Saya sudah menjadi keluarga besar Persis Solo,” tutup Yabes Roni. “Semoga kami bisa mendapatkan dukungan yang positif dan baik sehingga kami bisa memberikan permainan yang terbaik. Kami butuh dukungan untuk suporter datang ke stadion memberikan support sehingga Persis dapat bermain dengan lebih semangat untuk hasil terbaik.”













