Hasil semifinal Ruichang China Masters 2026 membawa kabar kurang menggembirakan bagi kontingen Indonesia. Dari tiga wakil yang berlaga di babak empat besar, hanya satu yang berhasil mengamankan tempat di final, menyisakan satu-satunya harapan untuk meraih gelar juara esok hari.
Indonesia sejatinya memiliki peluang besar dengan mengirimkan tiga wakil terbaiknya ke babak semifinal Ruichang China Masters 2026. Mereka adalah tunggal putri Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, pasangan ganda putri Lanny Tria Mayasari/Arpiyani Rahayu, dan tunggal putra Prahdiska Bagas Shujiwo.
Namun, perjuangan dua wakil Merah Putih harus terhenti di babak semifinal yang berlangsung pada Sabtu (14/3/2026) tersebut. Tunggal putri Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi menjadi yang pertama harus mengakhiri kiprahnya. Menghadapi wakil tuan rumah, Xu Wen Jing, Dhinda terpaksa mengundurkan diri (retired) dari pertandingan karena kondisi fisik yang kurang prima saat kedudukan 3-11.
Setelah kemunduran Dhinda, asa Indonesia beralih sepenuhnya kepada pasangan ganda putri Lanny Tria Mayasari/Arpiyani Rahayu. Sayangnya, mereka juga gagal melaju ke final setelah tumbang di tangan wakil tuan rumah, Liao Li Xi/Shen Shi Yao. Pertarungan sengit tiga gim tersebut berakhir dengan skor 17-21, 21-9, 19-21, mengubur harapan ganda putri Indonesia.
Rentetan hasil ini tentu menjadi bahan evaluasi penting bagi tim bulu tangkis Indonesia dalam menghadapi persaingan global yang semakin ketat. Dalam konteks pengembangan atlet dan strategi pembinaan, fokus pada pemain yang memiliki komitmen dan bersedia mengikuti arahan menjadi kunci, sebagaimana yang pernah ditekankan oleh pelatih Herry IP di ajang Swiss Open 2026. Prinsip ini sangat relevan dalam upaya meningkatkan daya saing atlet di kancah internasional.
Dengan gugurnya dua wakil tersebut, satu-satunya asa Indonesia untuk meraih podium tertinggi kini bertumpu pada pundak tunggal putra Prahdiska Bagas Shujiwo. Prahdiska sukses melangkah ke babak final setelah lawannya dari Korea Selatan, Park Sang Yong, memilih mundur (walkover).
Sementara itu, dominasi tuan rumah China terlihat sangat menonjol di berbagai sektor. Bahkan, mereka telah mengunci gelar juara di sektor ganda putri setelah Liao Li Xi/Shen Shi Yao, yang mengalahkan Lanny/Apri, akan berhadapan dengan sesama wakil China, Chen Fan Shu Tian/Liu Jia Yue. Pasangan Chen/Liu sebelumnya berhasil menaklukkan kombinasi Australia/Kanada, Gronya Somerville/Josephine Wu.
Kekuatan China semakin tak terbendung di sektor ganda campuran, di mana mereka berhasil menciptakan final sesama wakil tuan rumah. Dua pasangannya, Shen Xuan Yao/Tang Rui Zhi dan Li Hong Yi/Huang Ke Xin, sama-sama sukses menembus partai puncak. Di sektor ganda putra, final juga akan mempertemukan dua pasangan China, Lin Yi Fan/Jia Yi Yang melawan He Ji Ting/Ren Xiang Yu, semakin menegaskan dominasi tuan rumah di turnamen ini.
Berikut Rekap Hasil Semifinal Ruichang China Masters 2026:
- Prahdiska Bagas Shujiwo (Indonesia) vs Park Sang-yong (Korea Selatan) WO
- Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi (Indonesia) vs Xu Wen Jing (China) 3-11 retired
- Lanny Tria Mayasari/Arpiyani Rahayu (Indonesia) vs Liao Li Xi/Shen Shi Yao (China) 17-21, 21-9, 19-21













