Jose Mourinho dan Real Madrid ternyata masih menyimpan ikatan emosional yang kuat. Meskipun telah lama berpisah, Presiden Real Madrid, Florentino Pérez, tidak melupakan kontribusi Mourinho selama melatih Los Blancos pada periode 2010-2013. Periode tersebut memang penuh dengan momen-momen tak terlupakan yang terus dikenang di Madrid.
Kini, Mourinho tengah menapaki babak baru dalam kariernya sebagai pelatih Benfica. Baru-baru ini, Benfica berhadapan dengan Chelsea di kompetisi Eropa. Setelah pertandingan tersebut, terungkap bahwa Mourinho menerima pesan pribadi dari Florentino Pérez setelah resmi bergabung dengan Benfica. Hal ini menjadi bukti bahwa hubungan baik di antara keduanya tetap terjaga meski waktu telah berlalu.
Dalam sebuah wawancara dengan Movistar, Mourinho mengungkapkan perasaannya usai laga melawan Fenerbahce. Ia mengaku tidak pernah menyangka akan kembali ke Portugal, apalagi melatih Benfica.
Alih-alih sebuah “kepulangan,” keputusan ini murni didasarkan pada tawaran Benfica yang dirasanya tepat, mengingat keluarganya saat ini menetap di London.
Mourinho kemudian menceritakan isi pesan dari Pérez yang membuatnya merasa tersanjung. “Presiden Florentino mengirimi saya pesan. Dia menulis bahwa dirinya sangat senang saya kembali ke klub yang selevel dengan saya,” ungkap Mourinho, seperti dikutip dari Mundo Deportivo.
Ucapan ini menjadi bukti nyata penghargaan dari mantan klub yang pernah ia tangani, sekaligus pengakuan atas reputasinya di level tertinggi sepak bola. Sama seperti Mourinho yang merasa tersanjung, William Saliba pun memilih jalannya sendiri dengan menolak pinangan Real Madrid dan fokus memberikan trofi untuk Arsenal.
Bahkan, performa gemilang Kylian Mbappé dengan mencetak hattrick melawan Kairat seolah menjadi peringatan bagi Real Madrid untuk tidak terlena dengan euforia transfernya.
Ringkasan
Florentino Pérez, Presiden Real Madrid, mengirimkan pesan pribadi kepada Jose Mourinho setelah Mourinho bergabung dengan Benfica. Pesan tersebut menunjukkan bahwa Pérez sangat senang Mourinho kembali melatih klub yang selevel dengannya, mengindikasikan hubungan baik yang tetap terjaga meski Mourinho telah lama meninggalkan Real Madrid. Hal ini membuktikan bahwa kontribusi Mourinho selama melatih Real Madrid pada periode 2010-2013 masih dihargai.
Mourinho sendiri mengaku tersanjung dengan pesan dari Pérez tersebut. Kepindahannya ke Benfica didasarkan pada tawaran yang tepat, bukan semata-mata “kepulangan,” mengingat keluarganya menetap di London. Sementara itu, pemain seperti William Saliba memilih untuk fokus pada timnya saat ini daripada bergabung dengan Real Madrid.












