Ringkasan Berita:
- Persib Bandung memutuskan tidak memperpanjang kontrak Bojan Hodak setelah sukses membawa tim meraih hattrick gelar dan lima bintang.
- Manajemen menunjuk Igor Tolic sebagai pelatih kepala baru demi menjaga kesinambungan dan stabilitas klub.
- Meski tak lagi menjadi pelatih, Bojan tetap berada dalam struktur Persib sebagai Technical Advisor.
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin
News Stream Pro BANDUNG – Di tengah gegap gempita perayaan hattrick gelar juara yang mengukir sejarah baru, Persib Bandung justru melahirkan sebuah keputusan krusial dari manajemen klub. Setelah mengakhiri musim ini dengan gemilang, kontrak pelatih kepala asal Kroasia, Bojan Hodak, dipastikan tidak akan diperpanjang, mengakhiri kiprahnya memimpin Maung Bandung di lapangan hijau.
Keputusan besar ini mengejutkan publik tak lama setelah Persib bersama Bobotoh merayakan pencapaian trofi juara secara beruntun. Torehan ini bukan sekadar prestasi biasa; Persib Bandung kini menjadi satu-satunya tim yang berhasil menorehkan hattrick gelar, sebuah pencapaian yang membanggakan dan tak terlupakan dalam sejarah sepak bola Indonesia.
Menariknya, dalam langkah strategisnya, manajemen Persib tidak memilih untuk mendatangkan sosok pelatih baru dari luar. Kepercayaan penuh justru diberikan kepada asisten pelatih Igor Tolic, yang kini secara permanen diangkat sebagai pelatih kepala. Igor sebelumnya telah beberapa kali mengambil alih tugas Bojan saat absen, menunjukkan kapasitasnya dalam memimpin tim.
Adhitia Putra Herawan, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, menjelaskan bahwa keputusan ini melalui proses pertimbangan yang mendalam. Fokus utama manajemen, kata Adhitia, adalah untuk menjaga kesinambungan serta stabilitas tim dalam jangka panjang. “Apa yang dilakukan Persib hari ini merupakan bagian dari proses kesinambungan. Kami ingin memastikan fondasi kuat yang telah dibangun dalam beberapa musim terakhir dapat terus berkembang dan menjadi kekuatan bagi klub ke depannya,” ujar Adhitia pada Selasa (26/5/2026).

Adhitia juga menegaskan bahwa Bojan Hodak tetap memiliki tempat istimewa dalam narasi sejarah Persib Bandung. Peran dan kontribusi sang pelatih selama beberapa musim terakhir dinilai membawa dampak transformatif bagi klub. “Coach Bojan memberikan kontribusi yang luar biasa bagi Persib melalui prestasi, mentalitas, serta standar yang dibangun bersama tim. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kepemimpinannya sepanjang perjalanan bersejarah ini,” pujinya.
Mengenai penunjukan Igor Tolic sebagai pelatih kepala baru, Adhitia kembali menekankan aspek kesinambungan sebagai pendorong utama. Ia memastikan bahwa keputusan ini bukanlah langkah yang mendadak, melainkan hasil dari pemikiran matang. “Coach Igor memahami kultur tim, mengenal karakter pemain, dan telah menjadi bagian dari perjalanan sukses yang diraih bersama dalam beberapa musim terakhir. Kami percaya kesinambungan dan adaptasi merupakan modal penting dalam menghadapi babak baru ke depan,” jelasnya.
Adhitia pun berharap seluruh elemen klub, khususnya para Bobotoh, dapat terus memberikan dukungan penuh dalam menyambut fase baru perjalanan Persib di musim depan. “Kami memahami bahwa perubahan selalu menghadirkan berbagai emosi. Namun kami berharap Bobotoh dapat melihat langkah ini sebagai bagian dari proses pertumbuhan dan evolusi klub dalam jangka panjang,” ungkapnya, menyerukan dukungan yang tak henti.
Dukungan dan kepercayaan Bobotoh selama ini, menurut Adhitia, selalu menjadi salah satu kekuatan terbesar yang dimiliki Persib Bandung. Memasuki musim 2026/2027, Persib berkomitmen untuk tetap menjaga identitas kemenangan yang telah terbangun, memperkuat fondasi tim, serta terus berkembang bersama Bobotoh untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di masa mendatang.
Sebagai bagian integral dari struktur jangka panjang klub, Bojan Hodak akan tetap berada dalam ekosistem Shareholders Group dengan posisi baru sebagai Technical Advisor. “Di saat yang bersamaan, Persib resmi menunjuk Igor Tolic sebagai Head Coach baru, untuk memimpin tim pada musim 2026/2027,” tutup Adhitia, menggarisbawahi era baru yang akan segera dimulai.












