jpnn.com – SINGAPORE – Sebuah kejutan besar mengguncang babak pertama atau 32 besar ajang bergengsi Singapore Open 2026 Super 750 yang tengah bergulir pekan ini. Pasangan ganda campuran nomor satu dunia asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, secara tak terduga harus angkat koper lebih awal setelah tumbang di tangan duo Malaysia yang menempati peringkat jauh di bawah.
Dalam pertandingan sengit yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium pada Selasa (26/5) pagi WIB, Feng/Huang yang merupakan unggulan utama, takluk di tangan pasangan berperingkat 460 dunia, Jimmy Wong/Cheng Su Yin. Kekalahan ini terjadi dalam dua gim langsung dengan skor ketat 21-23 dan 16-21. Menurut data BWF, duel antara kedua ganda campuran ini berlangsung selama 43 menit, menunjukkan perlawanan gigih dari pasangan Malaysia yang berhasil menciptakan kejutan monumental.
Tak hanya di sektor ganda campuran, wakil Indonesia di nomor ganda putri juga menghadapi tantangan berat. Pasangan Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus mengakui keperkasaan peringkat satu dunia Liu Sheng Su/Tan Ning. Tiwi/Fadia kalah dalam dua gim langsung dengan skor identik 15-21, 15-21, setelah berjuang selama 41 menit di lapangan.
Meskipun demikian, harapan Indonesia masih bertumpu pada sejumlah wakil lain yang dijadwalkan tampil pada hari pertama babak 32 besar ini. Di antaranya adalah ganda putra tangguh Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, tunggal putri berbakat Putri Kusuma Wardani, tunggal putra Alwi Farhan, serta ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja. Kehadiran mereka diharapkan mampu membawa hasil positif bagi Merah Putih di turnamen ini.
Di sisi lain, terdapat informasi mengenai absennya beberapa pasangan lain, termasuk Raymond/Joaquin yang batal tampil di Singapore Open 2026. Keputusan ini diambil oleh PBSI sebagai langkah preventif demi menghindari risiko cedera lebih lanjut, menunjukkan kehati-hatian dalam menjaga kondisi atlet-atlet terbaiknya agar siap menghadapi turnamen-turnamen mendatang tanpa dipaksa bermain dalam kondisi tidak maksimal.
(bwf/jpnn)













