News Stream Pro – Jendela transfer Super League 2025-2026 yang dibuka pada bulan Januari telah memicu hiruk-pikuk spekulasi di kalangan penggemar sepak bola. Sejumlah pemain kunci Persib Bandung santer dikabarkan menjadi incaran klub-klub lain, menandakan periode yang dinamis bagi skuad Maung Bandung.
Dua nama yang paling sering disebut adalah Rezaldi Hehanussa dan Hamra Hehanussa. Kedua pemain ini dikabarkan diminati oleh Persik Kediri, yang berambisi memperkuat timnya untuk menghadapi ketatnya persaingan di putaran kedua kompetisi. Selain itu, gelandang lincah Febri Hariyadi juga dirumorkan akan segera bergabung dengan Persis Solo, sebuah potensi reuni yang menarik mengingat Persis kini kembali dilatih oleh Milomir Seslija.
Menanggapi derasnya rumor yang menyelimuti timnya, pelatih kepala Persib, Bojan Hodak, akhirnya buka suara. Hodak mengakui bahwa pihaknya telah menerima beberapa permintaan untuk para pemainnya. Namun, ia menekankan perlunya analisis mendetail sebelum mengambil keputusan. Hal ini sejalan dengan sikap Hodak yang sebelumnya juga telah menjelaskan rencana Persib di bursa transfer serta menanggapi rumor-rumor pemain incaran seperti Marko Dugandzic.
“Ya, kami menerima beberapa permintaan, tapi kita akan lihat nanti. Pertama, saya harus berbicara dengan mereka, baru setelah itu kita akan lihat,” ungkap Hodak, menegaskan pentingnya komunikasi langsung dengan para pemain. Ia kemudian menyoroti kasus Rezaldi, yang pernah menjadi langganan starting eleven Persib selama beberapa tahun namun harus menepi karena cedera tulang rawan yang membuatnya absen sepanjang musim lalu.
Mengenai kemungkinan Rezaldi Hehanussa pergi, sang pemain kini telah pulih sepenuhnya dari cederanya. Bahkan, Rezaldi sempat mendapatkan kesempatan bermain beberapa waktu lalu di ajang AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026, tepatnya saat Persib menjamu Bangkok United pada 10 Desember silam. Meskipun begitu, Rezaldi bersama adiknya, Hamra, memang menghadapi persaingan yang sangat ketat di dalam skuad Maung Bandung, sehingga menit bermain mereka menjadi terbatas.
“Sekarang dia sudah kembali, jadi kami akan berbicara lebih dulu. Saya selalu suka dengannya sebagai pemain, jadi kita lihat,” lanjut Hodak, menunjukkan apresiasinya terhadap Rezaldi. Pelatih asal Kroasia itu juga membuka opsi, “Jika dia ingin mendapatkan menit bermain, mungkin kami membiarkan dia pergi. Dan untuk Hamra kita akan lihat nanti,” sebuah indikasi bahwa kesempatan bermain menjadi faktor krusial dalam keputusan masa depan para pemain tersebut. Situasi ini juga perlu dilihat dalam konteks rumor transfer lainnya yang mengaitkan Persib dengan nama-nama seperti Maarten Paes, yang pada 2024 nyaris ke Serie A dan kini dikaitkan kuat dengan Maung Bandung.
Di tengah spekulasi yang berkembang, beberapa informasi transisi bursa transfer Persib juga telah mengemuka. Tim ini sempat dihebohkan dengan rumor yang mengaitkan Maarten Paes dan Julian Pelupessy ke Persib, yang dinilai sejalan dengan ambisi kuat Maung Bandung untuk bersaing di kancah Asia. Selain itu, satu kepastian transfer telah terjadi, di mana Persib Bandung memastikan telah berpisah dengan gelandang asal Brasil, Wiliam Marcilio.
Mantan pemain Arema FC tersebut secara resmi diumumkan bergabung dengan klub Korea Selatan, Chungnam Asan. Di klub barunya, Wiliam Marcilio akan kembali bereuni dengan mantan rekan satu timnya di Singo Edan, Charles Lokolingoy, yang sebelumnya juga telah hijrah ke Korea Selatan.
Selain deretan rumor pemain keluar dan masuk, situasi kontrak Federico Barba juga masih menjadi sorotan hangat. Bek asal Italia ini sempat mengutarakan kerinduannya yang mendalam terhadap keluarga di tanah kelahirannya, Italia, yang memicu spekulasi kepindahannya. Barba dikaitkan dengan beberapa klub Eropa seperti Delfino Pescara 1936 yang berlaga di Serie B dan Aris Thessaloniki, kontestan Liga Yunani.
Namun, Bojan Hodak mengungkapkan sebuah fakta krusial yang mungkin mengubah pandangan publik: Federico Barba pada dasarnya masih terikat kontrak dengan Persib hingga akhir musim, dengan opsi perpanjangan. “Lihat, selalu ada rumor dan saya tahu Barba ada kendala dengan keluarga untuk beradaptasi di sini. Tapi dia punya kontrak dua tahun (satu tahun opsi perpanjangan satu tahun),” tegas Hodak. “Jika dia memiliki kontrak, maka dia akan tetap tinggal. Mengenai rumor, saya tidak bisa bicara apa pun,” pungkasnya, memberikan kejelasan bahwa status kontrak akan menjadi penentu utama dalam kelanjutan karier Barba di Persib.













