Timnas U-17 Indonesia menelan kekalahan tipis 0-1 dari Makedonia Utara dalam pertandingan laga uji coba terakhir mereka di Bulgaria. Laga ini berlangsung pada Sabtu, 13 September 2025, di Stadion Dragalevtsi, Sofia. Gol tunggal Makedonia Utara bersarang ke gawang Indonesia pada menit ke-30, dan hingga peluit akhir, skuad Garuda Muda gagal mencetak gol balasan.
Menyikapi hasil tersebut, Pelatih Timnas U-17 Indonesia, Nova Arianto, menekankan perlunya evaluasi mendalam terhadap tim asuhannya, terutama setelah menyelesaikan pemusatan latihan di Bulgaria. Fokus utama evaluasi, kata Nova, adalah masalah konsistensi dan fokus pemain selama pertandingan.
“Masalah fokus dan konsistensi di pertandingan menjadi evaluasi terbesar kami selama di Bulgaria karena, di saat pemain lepas mental sedikit saja maka performa tim tidak berjalan dengan baik,” ujar Nova kepada Tempo, Ahad dinihari, 14 September 2025. Pernyataan ini menggarisbawahi tantangan besar yang dihadapi tim dalam menjaga performa puncak di bawah tekanan.
Pertandingan kontra Makedonia Utara menjadi penutup dari rangkaian pemusatan latihan tim muda Merah Putih di Bulgaria. Laga ini merupakan bagian krusial dari persiapan intensif menjelang Piala Dunia U-17 2025 yang akan digelar di Qatar. Secara keseluruhan, pertandingan berjalan sengit dengan tempo tinggi sejak menit awal.
Indonesia sempat menunjukkan dominasi melalui serangan cepat dan berhasil menciptakan beberapa peluang menjanjikan. Namun, efektivitas dalam memaksimalkan peluang tersebut menjadi catatan penting. Di sisi lain, Makedonia Utara tampil lebih efektif dalam memanfaatkan celah dan kesalahan yang dibuat lawan. Kiper Dafa Al Gasemi sempat melakukan penyelamatan gemilang atas tembakan jarak jauh yang dilepaskan Gabriel Taleski. Pada babak kedua, pasukan Nova Arianto berjuang keras untuk menciptakan gol balasan, tetapi penyelesaian akhir masih kurang klinis.
Sebelum menghadapi Makedonia Utara, Timnas U-17 Indonesia telah menjalani dua laga uji coba lainnya selama di Bulgaria. Mereka berhasil meraih kemenangan telak 6-0 atas PFC Septemvri Sofia pada 7 September, dan bermain imbang 1-1 saat menghadapi CSKA Sofia pada 10 September lalu.
Serangkaian uji coba dan pemusatan latihan ini merupakan bagian integral dari upaya Timnas U-17 Indonesia untuk terus mematangkan persiapan menuju Piala Dunia U-17 2025. Kejuaraan bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 3-27 November 2025 di Aspire Zone, Al Rayyan, Qatar. Turnamen ini akan diikuti oleh 48 tim peserta yang dibagi menjadi 12 grup, di mana setiap tim akan memainkan tiga pertandingan fase grup yang dihuni empat tim. Skuad asuhan Nova Arianto tergabung dalam Grup H yang menantang, bersama dengan tim-tim kuat seperti Brasil, Honduras, dan Zambia, menjanjikan persaingan ketat di panggung dunia.
Ringkasan
Timnas U-17 Indonesia kalah 0-1 dari Makedonia Utara dalam laga uji coba terakhir di Bulgaria. Pelatih Nova Arianto menyatakan fokus evaluasi adalah konsistensi dan fokus pemain selama pertandingan, karena sedikit penurunan mental berpengaruh besar pada performa tim. Meskipun Indonesia sempat mendominasi permainan dan menciptakan peluang, efektivitas penyelesaian akhir menjadi kekurangan yang perlu diperbaiki.
Kekalahan ini menjadi penutup rangkaian pemusatan latihan di Bulgaria sebagai persiapan Piala Dunia U-17 2025 di Qatar. Sebelumnya, Indonesia menang 6-0 atas PFC Septemvri Sofia dan imbang 1-1 melawan CSKA Sofia. Timnas U-17 Indonesia tergabung di Grup H bersama Brasil, Honduras, dan Zambia, menunjukkan tantangan besar di turnamen mendatang.













