News Stream Pro Tim Lynx Hunter dipastikan gagal melaju ke babak final XSeries-2 setelah mengalami kekalahan telak 9-21 dari Grim Reaper pada laga perdana yang digelar di GOR UNJ, Jakarta, Sabtu (17/1/2026).
Pemain Persib Bandung, Saddil Ramdani, yang menjadi salah satu penggawa Lynx Hunter, tidak dapat turun bermain dalam pertandingan tersebut karena masih dalam proses pemulihan cedera.
Ketidakhadiran Saddil di lapangan menjadi pukulan berat bagi tim Lynx Hunter yang dipimpin oleh konten kreator Jaden Bahtera sebagai kapten.
Lynx Hunter yang tampil dengan seragam putih juga diperkuat oleh pesepakbola tarkam asal Lombok, Supriandi atau yang lebih dikenal dengan julukan King Polo, serta pemain senior futsal Thailand, Suphawut Thueanklang.
Namun kehadiran pemain-pemain andalan tersebut tetap tidak mampu mengimbangi kekuatan Grim Reaper yang diperkuat legenda futsal Spanyol, Carlos Ortiz, dan dipimpin oleh kapten Kkajhe.
XSeries sendiri dikenal sebagai innovative 5V5 game pertama di dunia yang menggunakan power cards dan menghadirkan fantasy match dengan pemain dari kalangan profesional, legenda, dan kreator konten untuk menghibur para penggemar.
Usai pertandingan, Saddil Ramdani menyampaikan permintaan maafnya kepada pelatih dan tim karena tidak bisa tampil dalam pertandingan tersebut.
Grim Reaper Lolos ke Final XSeries-2, Legenda Futsal Barcelona Cedera
“Sebelumnya saya minta maaf kepada coach dan tim karena tidak bisa mengikuti pertandingan hari ini, saya masih recovery setelah cedera,” ungkap Saddil kepada awak media termasuk Bolasport.com.
“Saya datang ke sini untuk mendukung semua pemain di tim,” tambahnya.
Meskipun tidak bermain, pemain yang telah mengoleksi 26 caps bersama Timnas Indonesia ini mengaku tertarik dengan olahraga futsal dan ingin mengembangkan kemampuannya di cabang olahraga ini.
Dewa Futsal Dunia Falcao Datang ke Indonesia, Satu Tim dengan Kapten Persib di X Series 2
“Secara keseluruhan, saya mau lebih berkembang dan saya jujur baru pertama kali melihat dan merasakan permainan futsal, tapi tadi banyak peraturan yang tidak seperti biasa di futsal, bagi saya ini sangat menarik,” kata Saddil.
Saddil menilai bahwa timnya sudah berjuang keras dalam pertandingan tersebut dan hanya kurang beruntung saja.
“Saya melihat tim ini sudah berjuang keras dan hanya saja kurang beruntung, kalau ada waktu yang lebih lama bersama-sama, mungkin bisa saja menang,” jelas pemain berusia 27 tahun itu.
Saddil juga yakin bahwa jika dirinya dalam kondisi fit, ia bisa memberikan kontribusi lebih untuk tim Lynx Hunter.
Pemain Timnas Indonesia dan Dua Legenda Futsal Dunia Tampil di X Series 2
“Kalau saya fit, pasti bisa membantu tim ini,” tutur Saddil.
Kapten Lynx Hunter, Jaden Bahtera, mengungkapkan bahwa timnya tetap berjuang maksimal meski harus menelan kekalahan dari Grim Reaper.
“Kami tetap bermain fight melawan mereka, kami terima kekalahan ini, kami sudah melakukan sebaik mungkin, mungkin kurang beruntung,” ucap Jaden pasca pertandingan.
“Masih ada game selanjutnya dan kami harus bersemangat apapun hasilnya,” ucapnya menambahkan.
Dengan kekalahan ini, Lynx Hunter akan bertanding dalam perebutan tempat ketiga pada esok hari, Minggu (18/1/2026), menunggu hasil laga antara Nova Titans melawan Fury Squad.













