Persija Jakarta sukses memetik kemenangan penting saat menundukkan tuan rumah Bali United dengan skor tipis 1-0 dalam laga pekan ke-21 Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Minggu (15/2/2026) tersebut menjadi momen bersejarah bagi Macan Kemayoran.
Tiga poin berharga berhasil dibawa pulang oleh Persija berkat gol semata wayang yang dicetak oleh Gustavo Almeida pada menit ke-8. Kemenangan ini bukan hanya sekadar tambahan poin, melainkan juga berhasil memutus catatan buruk Persija yang belum pernah menang dalam tujuh pertemuan terakhir mereka di markas Bali United.
Dominasi Serdadu Tridatu di kandang sendiri atas Persija akhirnya berakhir. Terakhir kali Persija meraih kemenangan di Kapten I Wayan Dipta adalah pada tahun 2018, sehingga keberhasilan ini mengakhiri penantian panjang Macan Kemayoran.
Jalannya Pertandingan
Sejak peluit babak pertama ditiup, Bali United, yang bertindak sebagai tim tuan rumah, menunjukkan pendekatan permainan yang berbeda dari laga-laga sebelumnya. Tim berjuluk Serdadu Tridatu tampil agresif dan langsung menggempur pertahanan Persija di awal pertandingan, bahkan dalam empat menit pertama mereka sudah menciptakan beberapa peluang berbahaya.
Meskipun demikian, peluang-peluang tersebut belum membuahkan gol, memberi kesempatan bagi Persija untuk perlahan membangun serangan balik. Upaya ini membuahkan hasil pada menit ke-6 ketika Persija mendapatkan peluang emas melalui Maxwell Souza. Membawa bola sendirian dari sisi kiri pertahanan Bali United, Maxwell berhasil melewati Joao Victor sebelum melepaskan tendangan langsung ke arah gawang, meski sayang bola masih melebar di sisi kanan tiang gawang.
Momentum pra-pertandingan Persija sempat diwarnai sentimen yang menyatakan ruang ganti Macan Kemayoran masih terasa kelabu menjelang laga krusial ini. Namun, para pemain Persija menunjukkan tekad pantang menyerah. Setelah jual beli serangan yang sengit, tak butuh waktu lama bagi Persija untuk kembali menciptakan peluang krusial.
Persija akhirnya berhasil memimpin 1-0 pada menit ke-8. Serangan berawal dari umpan terukur Rizky Ridho kepada Maxwell Souza di sisi kiri pertahanan Bali United. Dengan tenang, Maxwell melewati Yusuf Meilana dan memberikan assist brilian kepada Gustavo Almeida yang berdiri bebas di sisi kanan. Sundulan Gustavo Almeida yang berada tepat di depan gawang tak mampu dihalau oleh Mike Hauptmeijer, sekaligus membawa Persija unggul lebih dulu.
Tertinggal satu gol, Bali United tentu tak tinggal diam dan mencoba bermain lebih agresif untuk menyamakan kedudukan. Peluang emas didapatkan pada menit ke-16 melalui I Kadek Agung yang melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Namun, bola melambung tipis di atas mistar gawang, membuat Serdadu Tridatu gagal menyamakan skor.
Serdadu Tridatu terus melancarkan serangan, bahkan Kadek Arel turut turun jauh membantu tim membongkar pertahanan Persija. Namun, hingga menit ke-28, Bali United masih kesulitan menembus solidnya pertahanan yang dikawal ketat oleh Rizky Ridho dan rekan-rekannya. Dalam rentang dua menit, para pemain Bali United seperti Teppei Yachida, Jens Raven, hingga Kadek Agung sempat menciptakan kemelut di kotak penalti Persija, namun tak ada gol yang tercipta. Hingga menit ke-35, skor tetap sama.
Pertukaran serangan terus terjadi antara kedua tim, dengan beberapa peluang berbahaya tercipta. Macan Kemayoran bahkan sempat mengancam gawang Bali United pada menit ke-41 melalui tendangan Jordi Amat, namun berhasil diamankan oleh Mike. Setelah tambahan waktu tiga menit diberikan, tidak ada gol tercipta, sehingga babak pertama berakhir dengan keunggulan Persija.
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Persija tampil lebih berani dan langsung menekan pertahanan Bali United, menciptakan beberapa peluang di awal. Namun, hingga menit ke-51, belum ada gol balasan yang tercipta, dan Bali United masih berjuang keras untuk membongkar rapatnya pertahanan Persija.
Bali United tampak kesulitan keluar dari tekanan di babak kedua, sementara Macan Kemayoran justru tampil penuh percaya diri. Rizky Ridho beberapa kali berhasil mengirimkan umpan-umpan ciamik kepada para pemain depan Persija, yang kemudian menciptakan ancaman berulang kali. Duet Gustavo Almeida dan Bruno Tubarao beberapa kali berhasil menciptakan peluang ke gawang, namun Mike Hauptmeijer sigap menangkap bola dengan baik.
Bertekad mencetak gol, Bali United mendapat peluang emas pada menit ke-65 melalui Thijmen Goppel yang membawa bola sendirian dari sisi kanan. Namun, peluang tersebut berhasil dipotong dan bola langsung didekap begitu saja oleh Andritany Ardhiyasa, sehingga tim asuhan Johnny Jansen belum juga mampu membobol gawang Persija.
Duet Alaaeddine dan Gustavo Almeida memang sempat membuat lini belakang Bali United kerepotan. Namun, tim pelatih Persija belum puas karena belum mampu menambah keunggulan. Untuk itu, Asisten Pelatih Ricky Nelson melakukan penyegaran dengan memasukkan Mauro Zijlstra, Paulo Ricardo, dan Fajar Faturrahman. Penyerang Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, menjalani debutnya bersama Persija dalam laga ini, namun ia masih berusaha untuk beradaptasi penuh dengan tim sehingga belum ada gol yang mampu ia sarangkan.
Hingga menit ke-85, Bali United sebenarnya tampil berani dan terus menekan pertahanan Persija, bahkan sempat menciptakan tiga peluang. Namun, setelah tujuh menit bermain agresif, wasit menghentikan pertandingan sementara karena suporter menyalakan flare, menyebabkan laga ditunda beberapa saat hingga asap menghilang. Lima menit kemudian, pertandingan kembali berlangsung, dan Persija tampil menguasai permainan dalam 12 menit waktu tambahan.
Pada menit ke-90+9 di waktu tambahan, Bali United mendapat peluang emas setelah Thijmen Goppel memberikan umpan silang ke depan gawang, yang kemudian disambut sundulan oleh Irfan Jaya. Namun, bola sundulan tersebut masih mampu ditepis dengan heroik oleh Andritany, menggagalkan upaya Serdadu Tridatu untuk menyamakan kedudukan. Kedua tim terus melakukan jual beli serangan hingga peluit panjang ditiup wasit, namun tidak ada gol tambahan yang tercipta, memastikan Persija keluar sebagai pemenang dalam laga ini.
Bali United Vs Persija Jakarta 0-1 (Gustavo Almeida 8′)
Susunan Pemain:
Bali United (4-3-3): 1-Mike Hauptmeijer; 2-Joao Vitor Ferrari Silva, 4-Kadek Arel, 24-Ricky Fajrin, 77-Yusuf Meilana (Rizky Dwi 29′); 18-I Kadek Agung (Irfan Jaya 80′), 17-Teppei Yachida, 14-Tim Receveur; 19-Jens Raven (Boris Kopitovic 66′), 47-Rahmat Arjuna (Diego Campos 80′), 7-Thijmen Goppel
Pelatih: Johnny Jansen
Persija Jakarta (5-1-4): 26-Andritany Ardhiyasa; 88-Bruno Tubarao (Fajar Faturrahman 75′), 77-Dony Tri Pamungkas (Shayne Pattynama 78′), 21-Jordi Amat, 5-Rizky Ridho, 6-Thales Lira de Matos; 97-Fabio Calonego; 41-Alaaeddine Ajaraie (Paulo Ricardo 75′ (Aditya Warman 90+9′)), 17-Allano de Lima, 99-Maxwell Souza, 70-Gustavo Almeida (Mauro Zijlstra 75′)
Asisten Pelatih: Ricky Nelson













