Persis Solo kembali harus menelan pil pahit setelah gagal mengamankan kemenangan di kandang sendiri. Menjamu Madura United dalam laga lanjutan pekan ke-21 Super League 2025/2026, Laskar Sambernyawa hanya mampu bermain imbang 2-2 di Stadion Manahan, Solo, pada Jumat (13/2/2026). Hasil ini memperpanjang rentetan tanpa kemenangan Persis dan membuat mereka semakin terbenam di dasar klasemen.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Persis Solo langsung menunjukkan inisiatif serangan. Berulang kali tusukan berbahaya dilancarkan ke jantung pertahanan Madura United, namun gol yang dinanti belum juga tercipta hingga 10 menit awal pertandingan. Tekanan tuan rumah semakin intensif dan membuahkan hasil pada menit ke-12, saat penyerang andalan Persis, Roman Paparyha, dijatuhkan di kotak terlarang oleh bek Madura United, Emerson Souza. Wasit Axel Febrian Sinaga, setelah melakukan pengecekan VAR, tanpa ragu menunjuk titik putih. Sayangnya, eksekusi penalti Roman Paparyha di menit ke-14 berhasil dimentahkan dengan gemilang oleh kiper Madura United, Moch Diky Indriyana.
Tak berselang lama, tepatnya di menit ke-16, Paparyha kembali mengancam gawang Madura United, namun sepakan kerasnya hanya membentur mistar gawang. Keberuntungan tampaknya belum berpihak kepada Persis. Justru, 10 menit kemudian, giliran Madura United yang mendapatkan hadiah penalti setelah bek Persis, Althaf Indie, melanggar gelandang Madura United, Iran Junior. Kesempatan emas ini tidak disia-siakan oleh Junior Brandao, yang sukses menjebol gawang Persis yang dikawal Vukasin Vranes, membawa tim tamu unggul 0-1. Brandao nyaris menggandakan keunggulan di menit ke-35, namun sepakannya lagi-lagi hanya mengenai tiang gawang.
Sebelum babak pertama berakhir, Persis akhirnya berhasil menyamakan kedudukan. Di menit ke-41, Roman Paparyha menebus kegagalannya dengan mencetak gol sundulan indah memanfaatkan tendangan pojok Andrei Alba. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum, meski tambahan waktu lima menit di babak pertama belum mengubah keadaan.
Memasuki babak kedua, Persis tampil lebih menekan dengan ambisi untuk segera berbalik unggul. Situasi ini membuat Madura United dipaksa bermain lebih defensif di awal paruh kedua. Tuan rumah menghadapi tembok kokoh pertahanan Madura United yang bermain sangat disiplin hingga menit ke-60. Namun, kejutan terjadi di menit ke-66, ketika penyerang Madura United, Jorge Mendoca, berhasil mencetak gol kedua bagi timnya, mengubah kedudukan menjadi 1-2. Gol ini sempat membuat Persis sedikit panik, dan beberapa serangan mereka tampak buntu.
Sementara itu, Madura United semakin fokus memperkuat lini belakang mereka. Persis pun hanya mampu mengandalkan umpan-umpan jauh untuk mencari celah. Namun, semangat juang Laskar Sambernyawa terbayar lunas di menit ke-90+3. Bek Dusan Mijic muncul sebagai pahlawan dengan memanfaatkan kemelut di depan gawang Madura United, berhasil menyarangkan bola dan mengubah skor menjadi 2-2.
Hasil imbang ini jelas sangat mengecewakan bagi Persis Solo. Mereka belum mampu meraih kemenangan dalam empat laga terakhir, meskipun telah mendatangkan 17 pemain baru untuk mengarungi putaran kedua Super League 2025/2026. Dengan hanya mengemas 12 poin, Persis masih tertahan di posisi paling bawah klasemen sementara. Di sisi lain, Madura United menduduki posisi ke-14 dengan koleksi 19 poin.
Susunan Pemain:
Persis:
54 – Vukasin Vranes, 5- Andrei Alba, 6 – Luka Dumancic, 7 – Irfan Jauhari, 10 – Dimitri Lima, 11 – Yabes Roni, 32- Kadek Raditya, 36 – Althaf Inidie, 44- Dusan Mijic, 88- Miroslav Maricic, 99- Roman Paparyha
Cadangan: 1- M Riyandi, 4- Abu Kamara, 13- Dodi Alex, 19- Dejan Tumbas, 22- Sutanto Tan, 29- Muhammad Faqih, 30- Ekky Taufik, 40- Ikhwan Tanamal, 47- Agung Manan, 46- Alfriyanto Nico, 69- Rexo Dolby, 78- Zanadin Fariz.
Pelatih: Milomir Seslija
Madura United:
21- Moch Diky, 3- Pedro Felipe, 5-Kerim Palic, 9-Junior Brandao, 10-Iran Junior, 12-Ferian Rizki, 19-Riquelme Sousa, 23-Emerson Souza, 44-Nur Diansyah, 45-Taufik Hidayat, 95-Jorge Mendoca
Cadangan: 30-Miswar Saputra, 2-Novan Sasongko, 4-Jordy Wehrmann, 6-Roger Bonet, 7-Ahmad Nufiandani, 15-Giovani Numberi, 17-Paulo Sitanggang, 25-Riski Afrisal, 36-Ilham Syah, 68- Ahmad Rusadi, 77-Fransiskus Sandro, 99-Aji Kusuma
Pelatih: Carlos Eduardo













