Pekan ke-31 Liga Inggris pada Sabtu, 21 Maret 2026, menyajikan sejumlah kejutan yang mengguncang ambisi tim-tim papan atas. Liverpool harus menelan pil pahit saat gagal menembus empat besar klasemen setelah takluk 1-2 dari Brighton & Hove Albion di Stadion Amex. Kekalahan ini tidak hanya meredam laju The Reds, tetapi juga mengubah peta persaingan di papan atas Liga Inggris.
Dalam pertandingan yang berlangsung intens, dua gol krusial dari Danny Welbeck memastikan kemenangan dramatis bagi tuan rumah Brighton, sementara Liverpool hanya mampu membalas melalui Milos Kerkez. Hasil ini membuat Liverpool tertahan di peringkat kelima dengan koleksi 49 poin dari 31 pertandingan. Di sisi lain, Brighton berhasil naik ke posisi kedelapan dengan 43 poin, menunjukkan kekuatan mereka di kompetisi Liga Inggris musim ini.
Sejak awal laga, Liverpool sebenarnya tampil agresif dan mencoba mendominasi permainan. Peluang emas sempat didapat melalui Dominik Szoboszlai, namun tembakannya masih belum menemui sasaran. Momentum berpihak kepada tuan rumah ketika Welbeck membuka keunggulan pada menit ke-14 lewat sundulan yang tidak mampu dihalau Alisson Becker. Liverpool kemudian meningkatkan intensitas serangan dan berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-30 melalui sontekan cerdik Kerkez. Sayangnya, Brighton kembali unggul di menit ke-56, lagi-lagi lewat Welbeck yang jeli memanfaatkan peluang di kotak penalti. Hingga peluit akhir dibunyikan, Liverpool gagal menemukan gol penyama kedudukan.
Tidak hanya Liverpool, raksasa London, Chelsea, juga menghadapi malam yang memalukan. Mereka kembali menelan kekalahan telak, kali ini dibekuk 0-3 oleh Everton di Stadion Hill Dickinson, Liverpool. Penampilan gemilang Beto dengan dua golnya, ditambah satu gol dari Iliman Ndiaye, memastikan kemenangan telak bagi The Toffees. Kekalahan ini membuat Chelsea terpaku di posisi keenam dengan 48 poin, terpaut tiga angka dari zona empat besar Liga Inggris. Sementara itu, Everton melompat ke peringkat ketujuh dengan 46 poin.
Pertandingan antara Chelsea dan Everton berjalan menarik sejak awal. Everton membuka keunggulan pada menit ke-33 melalui Beto yang memanfaatkan umpan matang dari James Garner. Chelsea berupaya keras membalas, namun hingga babak pertama berakhir, skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah tetap bertahan. Memasuki babak kedua, Everton menggandakan keunggulan pada menit ke-62 lewat gol kedua Beto yang memanfaatkan skema serangan balik cepat. Chelsea memiliki beberapa peluang emas, termasuk melalui Enzo Fernandez yang digagalkan oleh kiper tangguh Jordan Pickford. Kemenangan Everton dipastikan pada menit ke-76 lewat gol Ndiaye setelah menerima umpan akurat dari Beto.
Di pertandingan lainnya, Leeds United harus puas berbagi poin setelah bermain imbang tanpa gol melawan Brentford di Stadion Elland Road. Hasil ini membuat Leeds tertahan di posisi ke-15 dengan 33 poin, sementara Brentford berada di peringkat ketujuh dengan 46 poin, sebuah posisi yang cukup kompetitif di tengah ketatnya persaingan Liga Inggris.
Sementara itu, Fulham berhasil memetik kemenangan penting 3-1 atas Burnley di Stadion Craven Cottage. Meskipun Burnley sempat unggul lebih dulu melalui Zian Flemming, Fulham bangkit dengan gemilang lewat gol-gol dari Josh King, Harry Wilson, dan Raul Jimenez. Kemenangan ini membawa Fulham naik ke posisi kesembilan dengan 44 poin, memperkuat posisi mereka di papan tengah. Burnley masih terpuruk di peringkat ke-19 dengan 20 poin, menghadapi perjuangan berat untuk menghindari degradasi.
Dinamika Liga Inggris memang selalu penuh kejutan, di mana hasil-hasil minor tim besar seperti Liverpool dan Chelsea menjadi sorotan. Ini juga menyoroti isu-isu lain di liga, misalnya perdebatan mengenai mengapa Tottenham Hotspur makin terpuruk dalam beberapa waktu terakhir, atau bagaimana Arsenal, yang terkadang dianggap bermain ‘membosankan’, justru menunjukkan konsistensi sebagai calon juara Liga Inggris yang patut diperhitungkan dengan serius. Pekan ini sekali lagi membuktikan bahwa setiap pertandingan memiliki potensi untuk menciptakan kejutan dan memengaruhi perburuan gelar serta posisi di Eropa.












