News Stream Pro Pasangan ganda putri China, Liu Sheng Shu/Tan Ning, berhasil merengkuh gelar juara All England Open 2026 setelah menunjukkan performa dominan di final. Bertanding melawan ganda Korea Selatan, Baek Ha-na/Lee So-hee, di Utilita Arena Birmingham, Inggris, pada Minggu (8/3/2026), Liu/Tan mengamankan kemenangan dua gim langsung yang menegangkan.
Kemenangan ini tidak hanya menambah koleksi trofi mereka, tetapi juga semakin mempertegas dominasi Liu/Tan atas Baek/Lee dalam rekor pertemuan, kini unggul 9-6. Lebih dari itu, keberhasilan mereka juga menyelamatkan martabat China sebagai satu-satunya wakil tersisa di final turnamen bulu tangkis bergengsi dunia tersebut.
Laga dimulai dengan agresivitas Baek/Lee yang langsung mencetak tiga poin beruntun pada gim pertama. Meski Liu/Tan berusaha mendekat, Baek/Lee mampu menjaga keunggulan awal mereka, memimpin 7-3. Liu/Tan secara perlahan mulai menemukan ritme dan berhasil menipiskan ketertinggalan menjadi 6-7 setelah melalui reli panjang berdurasi 34 pukulan yang menguras tenaga.
Strategi bertahan yang diterapkan Baek/Lee terbukti efektif membawa mereka memimpin pada interval gim pertama dengan skor 11-7. Namun, Liu/Tan tak menyerah begitu saja. Selepas interval, mereka mulai melancarkan permainan cepat dan agresif untuk mengejar ketertinggalan. Kendati pertahanan kokoh Baek/Lee sempat menyulitkan, Liu/Tan terus menggempur hingga berhasil menyamakan kedudukan.
Momentum penuh kepercayaan diri didapatkan Liu/Tan ketika mereka berhasil berbalik unggul 14-13 setelah smes keras dari Liu tak mampu dikembalikan oleh Lee. Baek/Lee sempat mencoba untuk bangkit dan menekan, namun pukulan Baek yang melebar membuat Liu/Tan kembali menjauh dengan skor 18-15. Dengan permainan berkelas dan penuh emosi, Liu sukses mencetak game point pada 20-18, sebelum akhirnya mengunci gim pertama dengan kemenangan 21-18.
Memasuki gim kedua, pertandingan berlangsung lebih seimbang sejak awal. Liu/Tan berhasil memenangkan reli panjang yang menguji kesabaran dan kontrol bola mereka. Meskipun sempat mendapat peringatan dari wasit karena dianggap mengulur waktu saat akan melakukan servis, kesalahan servis dari Liu yang menyangkut di net membuat skor kembali imbang 2-2.
Baek/Lee mencoba mengambil jarak, dan serangkaian reli panjang kembali terjadi, menampilkan adu ketahanan antara kedua pasangan. Liu/Tan bekerja keras untuk menyamakan skor 3-3, sebelum akhirnya berhasil menjauh 7-5 setelah pukulan Baek meleset. Liu/Tan kemudian mengubah strategi dengan lebih banyak menyerang, membuat Baek/Lee kewalahan menghadapi serangan cepat mereka.
Meski demikian, Baek/Lee tetap berjuang keras, mencoba menyerang sisi kosong pertahanan Liu/Tan untuk mendekat, hingga skor menjadi 9-10. Namun, Liu/Tan yang sudah memegang kendali berhasil mempertahankan keunggulan dan memimpin pada interval gim kedua dengan skor 11-9. Setelah interval, Baek/Lee sempat mendekat 10-11, namun Liu/Tan yang terus menggempur pertahanan kokoh lawan akhirnya berhasil menjauh, memimpin 14-11.
Liu/Tan semakin gencar melancarkan serangan dan dengan cepat memperlebar jarak poin menjadi 19-12. Dengan dominasi yang tak terbendung, mereka pun memastikan gelar juara All England Open 2026. Sementara itu, keseruan final All England Open 2026 juga diwarnai oleh hasil-hasil menarik di sektor lainnya. Wakil Taiwan berhasil mencatatkan sejarah dengan menyumbangkan titel kedua mereka, berkat penampilan apik sang penakluk Jonatan Christie. Tidak hanya itu, dongeng tim underdog dari Taiwan juga berbuah gelar setelah sukses menuntaskan balas dendam terhadap wakil Prancis, menambah daftar juara pada turnamen prestisius ini.













