Kondisi kebugaran mega bintang Neymar Jr. kembali menjadi sorotan tajam, menimbulkan tanda tanya besar mengenai kesiapannya menjelang gelaran Piala Dunia 2026. Pasalnya, pemain yang sempat diragukan kehadirannya ini justru menghadapi kemunduran di awal persiapan Tim Samba.
Meski sebelumnya sempat didera badai cedera panjang dan penurunan performa, nama Neymar secara mengejutkan masuk dalam daftar skuad Timnas Brasil untuk turnamen akbar yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Keputusan pelatih Carlo Ancelotti untuk memanggil sang “pemain termahal dunia” ini diumumkan dalam acara bergengsi di Museo do Amanha, menepis keraguan banyak pihak.
Namun, euforia keikutsertaan Neymar tidak berlangsung lama. Baru saja bergabung dalam kamp pelatihan Brasil untuk Piala Dunia 2026, alarm bahaya dari tubuhnya sudah menyala. Ia terpaksa meninggalkan markas Tim Samba di Teresópolis karena mengalami cedera betis yang cukup mengkhawatirkan.
Insiden ini sontak memicu kekhawatiran, mengingat betapa krusialnya peran Neymar bagi Timnas Brasil. Laporan dari Marca menyebutkan bahwa sang penyerang telah dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) pun telah mengeluarkan pernyataan resmi terkait absennya Neymar dari sesi latihan.
“Federasi Sepak Bola Brasil melaporkan bahwa pemain sepak bola Neymar Jr. tidak berpartisipasi dalam sesi latihan tim nasional Brasil yang diadakan Rabu sore ini di Teresópolis,” demikian bunyi pernyataan resmi CBF. “Dia dibawa ke klinik di kota tersebut untuk pemeriksaan lebih lanjut. Informasi lebih lanjut tidak akan diberikan sampai tim medis tim nasional Brasil menyelesaikan evaluasinya.” Pernyataan ini menegaskan bahwa publik harus menunggu hasil evaluasi tim medis untuk mengetahui kondisi pasti sang bintang.
Di tengah situasi tak menentu ini, Brasil masih memiliki tiga sesi latihan yang tersisa di Granja Comary sebelum melakoni laga persahabatan melawan Panama di Stadion Maracana pada Minggu, 31 Mei 2026. Absennya Neymar tentu menjadi pukulan berat dalam persiapan tim.
Kendati performanya sempat menurun, Neymar tetaplah sebuah ikon dan simbol penting bagi Timnas Brasil. Pengaruhnya begitu besar, bahkan dilaporkan bahwa bintang muda seperti Vinicius Jr. memilih untuk tidak melirik nomor punggung 10 yang keramat di Timnas Brasil, sebagai bentuk penghormatan kepada pemilik sahnya, Neymar, menjelang Piala Dunia 2026. Sikap ini menggambarkan betapa kuatnya ikatan dan respek terhadap kapten Tim Samba tersebut.
Sebagai bukti kehebatannya, Neymar menyandang predikat sebagai top scorer sepanjang masa Tim Samba dengan torehan 79 gol sejak debutnya pada tahun 2010. Ia juga telah mengumpulkan 128 caps internasional, menjadikannya salah satu pemain paling berpengalaman di skuad. Prestasi tertinggi yang pernah ia raih bersama negaranya adalah gelar juara Piala Konfederasi pada tahun 2013.
Dengan rekam jejak dan perannya yang vital, kondisi kebugaran Neymar akan terus menjadi fokus utama dalam perjalanan Timnas Brasil menuju Piala Dunia 2026. Setiap perkembangan mengenai cederanya akan sangat dinantikan, mengingat harapan besar yang diemban di pundaknya.













