Sebuah insiden kebakaran kecil mengguncang Gedung Sarinah, salah satu ikon di Jakarta Pusat, pada Minggu malam (28/12). Api, yang kemudian diketahui berasal dari papan reklame di bagian luar gedung, memicu kepanikan singkat di antara para pengunjung yang masih berada di lokasi.
Menurut kesaksian Alan, seorang pedagang yang ditemui di lokasi kejadian, papan reklame yang menjadi sumber api tersebut baru terpasang sekitar dua hari sebelumnya. Dugaan awal mengarah pada masalah kelistrikan sebagai penyebab utama. Alan menuturkan, “Kayanya info dari kabel,” mengindikasikan adanya gangguan pada instalasi kabel sebagai pemicu insiden.
Api mulai terlihat sekitar pukul 21.30 WIB, namun untungnya, insiden kebakaran Gedung Sarinah ini tidak berlangsung lama. Alan menambahkan, ketika petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi, api sudah berhasil dipadamkan. “Pas datang pemadam, udah padam,” jelasnya, menyoroti respons cepat yang mungkin dilakukan oleh pihak internal gedung atau masyarakat sekitar.
Meskipun cepat teratasi dan tidak menimbulkan kerusakan parah, peristiwa ini sempat menciptakan suasana cemas di kalangan pengunjung. Keberadaan pengunjung yang masih ramai di area gedung saat kejadian menyebabkan informasi mengenai insiden ini segera menyebar luas. “Tadi masih ada pengunjung, langsung viral makanya,” ujar Alan, menggambarkan bagaimana peristiwa ini dengan cepat menjadi perbincangan di media sosial dan lingkungan sekitar.













