Presiden Prabowo Subianto dikabarkan membatalkan rencana perjalanannya ke Aceh untuk merayakan malam pergantian Tahun Baru 2026 bersama para korban bencana banjir dan longsor. Pembatalan yang terjadi pada Rabu (31/12) tersebut disebabkan oleh faktor cuaca yang tidak memungkinkan, sehingga Prabowo dialihkan ke lokasi pengungsian di Batang Toru, Tapanuli Selatan.
Setibanya di Batang Toru, kehadiran Prabowo disambut dengan antusiasme tinggi oleh warga setempat yang berbondong-bondong menyalami dirinya. Dalam kesempatan tersebut, terlihat pula Prabowo secara hangat memeluk anak-anak yang menjadi korban bencana banjir dan longsor, memberikan dukungan moral dan menunjukkan kepeduliannya secara langsung.
Meskipun agenda ke Aceh sempat tertunda, Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, memberikan kepastian mengenai kelanjutan perjalanan tersebut. Ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo akan melanjutkan kunjungan ke Aceh pada Kamis (1/1) pagi.
Kunjungan yang tertunda ini direncanakan menuju Aceh Tamiang, di mana Prabowo akan meninjau langsung rumah hunian yang telah dibangun oleh Danantara. Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam percepatan penanganan pascabencana dan memastikan penyediaan hunian layak bagi masyarakat terdampak.








