Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, mengumumkan kabar gembira terkait progres pemulihan. Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi tinggi atas kecepatan penanganan dan pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera. Berkat upaya kolektif, data menunjukkan bahwa akses infrastruktur kini telah pulih signifikan, ditandai dengan terbukanya kembali jalan nasional dan provinsi, serta ketersediaan listrik yang menjangkau hampir seluruh area terdampak.
Lebih lanjut, Kasatgas Tito menjelaskan kepada awak media di Batalyon Infanteri Raider Khusus 111/Karma Bhakti, usai mendampingi Presiden Prabowo di Kabupaten Aceh Tamiang pada Sabtu (21/3), bahwa sektor vital lainnya juga telah berfungsi optimal. “Komunikasi, internet, dan lain-lain juga berjalan lancar. Puskesmas dan rumah sakit umum di 52 kabupaten/kota yang terdampak kini beroperasi normal,” tegas Tito, menggarisbawahi cakupan pemulihan yang luas.
Percepatan pemulihan tidak hanya terbatas pada infrastruktur dan layanan publik, tetapi juga merambah ke sektor ekonomi. Tito memaparkan bahwa denyut kehidupan pasar-pasar di wilayah terdampak bencana telah kembali normal. Di Kabupaten Aceh Tamiang, misalnya, sejumlah pasar bahkan tampak dipadati aktivitas masyarakat, menandakan roda perekonomian mulai berputar kembali. Ia memastikan bahwa situasi di Aceh Tamiang saat ini aman, lancar, dan terkendali.
Aspek kemanusiaan juga menjadi prioritas utama. Para pengungsi yang sebelumnya menempati tenda-tenda darurat kini telah direlokasi ke hunian sementara (huntara) yang nyaman dan layak yang telah disiapkan oleh pemerintah. Mendagri Tito juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih mendalam atas kehadiran Presiden Prabowo Subianto di tengah masyarakat terdampak bencana di Aceh Tamiang, sebuah kunjungan yang membawa harapan dan semangat baru.
“Alhamdulillah, Bapak Presiden berkesempatan hadir di Aceh, dan saya yakin masyarakat Aceh sangat mengapresiasi perhatian beliau,” ungkap Tito, menyoroti respons positif dari warga. Komitmen Presiden Prabowo terhadap pemulihan pascabencana di Sumatera memang sangat serius. Hal ini terbukti dari perhatian khusus yang diberikan kepada tiga daerah terdampak: Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Presiden bahkan tercatat hadir pada momentum Tahun Baru di Sumut dan beberapa kali melakukan kunjungan di Sumbar.
Salah satu wujud kepedulian yang paling menyentuh adalah ketika Presiden Prabowo melaksanakan salat Idul Fitri bersama para pengungsi di Aceh Tamiang. “Itu adalah simbol kepedulian beliau terhadap para pengungsi dan musibah bencana yang lalu,” sambung Tito, menekankan betapa dalamnya perhatian Presiden terhadap penderitaan yang dialami masyarakat.
Dengan semangat yang tak pernah padam, Tito memastikan bahwa Satgas PRR bersama seluruh pihak terkait akan terus bekerja keras untuk menjamin percepatan pemulihan berlangsung secara optimal. Melalui dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintah, ia berharap kondisi wilayah pascabencana di Sumatera dapat pulih sepenuhnya dan kembali normal seperti sedia kala, mewujudkan harapan akan masa depan yang lebih baik.













