Kabar gembira bagi para pemudik! Situasi di Pelabuhan Gilimanuk menjelang Idulfitri 2026 menunjukkan kondisi yang jauh lebih kondusif. Pada H-1 Lebaran, antrean kendaraan yang sempat membeludak dalam dua hari sebelumnya kini terpantau telah menyusut signifikan. Tidak ada lagi lonjakan jumlah kendaraan, baik untuk kategori roda dua maupun roda empat, yang mengular panjang di area pelabuhan.
Kepastian mengenai kelancaran arus penyeberangan ini disampaikan langsung oleh pihak berwenang. “Situasi di Pelabuhan Gilimanuk terpantau normal dan lancar pada H-1 Idulfitri, tepatnya tanggal 18 Maret 2026,” ujar Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi. Pernyataan tersebut dirilis melalui akun resmi Polda Bali pada Rabu, 18 Maret.
AKBP Kadek Citra Dewi lebih lanjut menjelaskan bahwa kelancaran luar biasa ini tidak lepas dari strategi optimalisasi layanan. “Tidak ada antrean kendaraan yang mengular, baik itu kendaraan pribadi, bus, maupun truk logistik; semuanya dapat langsung terlayani menuju area tiket,” terangnya. Ia menegaskan bahwa efisiensi ini merupakan hasil dukungan penuh dari pengoperasian 33 unit kapal penyeberangan. Armada kapal tersebut bekerja secara optimal untuk memastikan arus penyeberangan dari Bali menuju Pulau Jawa berjalan tanpa hambatan.
Melihat kondisi yang kondusif ini, pihak kepolisian terus mengimbau seluruh pengguna jasa Pelabuhan Gilimanuk untuk tetap menjaga ketertiban. Dengan sinergi dan kesadaran bersama, diharapkan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026 di pintu gerbang Bali-Jawa ini dapat terus terjaga hingga puncak perayaan Idulfitri dan setelahnya.













