Ringkasan Berita:
- Membandingkan gaji per musim Pecco Bagnaia di Ducati dan Aprilia pada MotoGP 2027
- Pecco Bagnaia akan mengalami penurunan gaji hampir 80 miliar Rupiah saat bergabung ke Aprilia
- Pecco Bagnaia diyakini tinggal menunggu waktu untuk diumumkan sebagai pembalap baru Aprilia mulai MotoGP 2027
News Stream Pro – – Membandingkan gaji Francesco ‘Pecco’ Bagnaia saat di Ducati dengan jumlah yang ditawarkan Aprilia pada MotoGP 2027.Â
Kejutannya terletak pada nominal yang membuat Pecco Bagnaia di MotoGP 2027 akan mengalami penurunan gaji cukup signifikan.
Menjadi rahasia umum setelah tes pramusim MotoGP Buriram 2026 akhir pekan lalu di mana garasi setiap tim dikejutkan kabar soal transfer Pecco Bagnaia.
Masa depan Pecco Bagnaia kian tak menentu di Ducati, membuat Italiano 29 tahun ini dipercaya tinggal menunggu waktu untuk keluar dari si Merah pada MotoGP 2027.
Semula, juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 ini dilaporkan berpeluang kuat bergabung ke Monster Energy Yamaha.

Kemunculan kabar Pecco Bagnaia merapat ke tim berlogo Garpu Tala, tak lepas bocor ‘alus’ informasi Fabio Quartararo membelot ke Honda Racing Corporation (HRC).
Isu Pecco Bagnaia ke Yamaha semakin menguat setelah pabrikan Iwata ini dilaporkan akan memberikan gaji tinggi. Disebutkan, Monster Energy Yamaha berani membayar Pecco Bagnaia 10 juta Euro atau sekitar Rp198 miliar per musimnya.
Jumlah ini jelas mengalami peningkatan dari yang diterima suami Domizia Castagnini di Ducati saat ini.
Namun tidak tahu mengapa arah masa depan Pecco Bagnaia mendadak berubah drastis.Â
Mantan pembalap Pramac Prima Racing ini justru dilaporkan Crash, dan berbagai media yang fokus di motorsport, akan menjadi pengganti Jorge Martin di Aprilia.
Jorge Martin yang sudah tak betah di pabrikan Noale, Italia ini akan menyeberang ke pabrikan Yamaha.
Ada beberapa alasan mengapa Pecco Bagnaia menerima pinangan Aprilia, yang dalam laporan SkySport Italia, akan meneken kontrak jangka panjang mencapai 4 tahun, terhitung sejak MotoGP 2027.
Pertama, Aprilia dalam pengembangan motornya, RS-GP, jauh lebih baik ketimbang M1 Yamaha yang baru-baru inimengalami transisi dari inline4 ke V4.
Kedua, Aprilia memiliki idealisme yang hampir mirip dengan Ducati, di mana sesama pabrikan Italia itu lebih mengedepankan pembalap asal negara mereka.
Terakhir, RS-GP Aprilia disebut-sebut sebagai kuda besi yang mampu menandingi Desmosedici Ducati dalam sisi top speed.
Berapa Gaji Pecco Bagnaia di Aprilia?
Kini yang menjadi pertanyaan, berapa besaran gaji yang diberikan Aprilia ke Pecco Bagnaia mulai MotoGP 2027?
Sebagai perbandingan saja, Pecco Bagnaia memiliki gaji 7 juta Euro atau sekitar Rp138 miliar dari Ducati. Jumlah gaji yang diterima Pecco didapatnya setelah memberikan dua gelar juara dunia kepada pabrikan asal Bologna, Italia tersebut.
Andaikan menerima tawaran Yamaha, gaji yang diterima Pecco Bagnaia mengalami peningkatan, bahkan tidak perlu memberikan gelar juara bagi lebih dahulu.
Namun kondisinya saat ini menunjukkan realita yang berbeda. Kepindahan Pecco Bagnaia ke Aprilia tinggal menunggu waktu.
Bahkan hal itu nampak diamini oleh manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi.Â
“Itu tergantung padanya. Kita harus menunggu. Kami tidak ingin mengatakan apa pun, karena Pecco harus membuat pengumuman,” terang Davide Tardozzi soal kabar kepindahan Bagnaia ke Aprilia, dikutip dari laman Corsedimoto.
Menariknya, seperti yang dilaporkan Paddock-GP, Aprilia menawarkan gaji lebih sedikit dari yang dia terima di Ducati.
Disebutkan Pecco Bagnaia mendapatkan gaji per tahun di angka 3 juta Euro atau Rp59,4 miliar.Â
Jika dihitung, pembalap kelahiran Turin, Italia ini mengalami penurunan gaji mencapai 4 juta Euro atau sekitar hampir 80 miliar Rupiah.
“Angka-angka yang disebutkan cukup mengejutkan: Aprilia dilaporkan hanya menawarkan 3 juta euro per tahun, penurunan signifikan dibandingkan kontrak Bagnaia saat ini dengan Ducati,” terang pernyataan Paddoc-GP.
(Tribunnews.com/Giri)












