JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menunjukkan performa positif di awal perdagangan hari ini, Jumat (5/6/2026). Pada pukul 09.06 WIB, indeks acuan bursa tersebut tercatat menguat signifikan sebesar 4,876 poin atau setara 0,08%, memosisikan diri pada level 5.844,661.
Kenaikan IHSG ini tidak terlepas dari dukungan beberapa indeks sektoral yang menunjukkan kinerja cemerlang. IDX Sektor Barang Baku menjadi motor penggerak utama penguatan, melesat tajam sebesar 3,09% di pembukaan perdagangan.
Selain sektor barang baku, beberapa sektor lain turut menopang performa IHSG. Sektor-sektor tersebut meliputi IDX Sektor Kesehatan, IDX Sektor Infrastruktur, IDX Sektor Properti & Real Estate, dan IDX Sektor Barang Konsumen Primer, yang semuanya mencatatkan penguatan.
Namun, di tengah euforia penguatan, IDX Sektor Keuangan justru menjadi sektor dengan pelemahan terdalam. Sektor ini anjlok hingga 1,24% di sesi pagi, memberikan tekanan pada pergerakan pasar secara keseluruhan.
Penurunan juga merambat ke beberapa sektor lainnya, termasuk IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer, IDX Sektor Transportasi dan Logistik, IDX Sektor Perindustrian, IDX Sektor Energi, dan IDX Sektor Teknologi. Sektor-sektor ini kompak terkoreksi, menambah daftar sektor yang melemah di awal perdagangan.
Di luar dinamika pasar saham, nilai tukar mata uang domestik juga mengalami tekanan. Pada pagi hari yang sama, Jumat (5/6), nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat dibuka pada level Rp 18.064, melanjutkan tren pelemahan yang patut dicermati investor.
Mengiringi pergerakan indeks, sejumlah saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 juga menunjukkan performa yang beragam. Saham-saham yang memimpin penguatan pagi ini (top gainers) adalah:
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik 5,22%
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) naik 4,83%
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 4,33%
Sebaliknya, beberapa emiten dalam indeks LQ45 juga mengalami koreksi signifikan. Berikut adalah daftar saham-saham yang menjadi top losers pagi ini:
- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun 10,34%
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) turun 10,2%
- PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) turun 10,19%













