News Stream Pro JAKARTA. Pergerakan saham empat emiten perbankan terbesar atau yang dikenal dengan istilah “big banks” pada perdagangan hari Selasa, 18 November 2025, menunjukkan dinamika yang menarik. Sesi perdagangan hingga pukul 16.00 WIB memperlihatkan bahwa kinerja saham terbagi, dengan dua saham berhasil mencatatkan penguatan, sementara dua lainnya justru mengalami penurunan.
Secara rinci, saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan Bank Negara Indonesia (BBNI) berhasil menutup hari dengan catatan positif, menguat dibandingkan hari sebelumnya. Sebaliknya, nasib kurang baik dialami oleh saham Bank Central Asia (BBCA) dan Bank Mandiri (BMRI) yang harus rela parkir di zona merah dengan penurunan harga.
Menariknya, dari keempat saham tersebut, BBNI mencatatkan persentase kenaikan tertinggi, sementara BBRI mengalami kenaikan yang paling moderat. Di sisi lain, penurunan harga saham BBCA menjadi yang terdalam, sementara BMRI mencatatkan penurunan yang relatif lebih kecil dibandingkan dengan rekan-rekannya.
Sebagai informasi tambahan, pada hari yang sama, IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) mengalami koreksi sebesar 0,65% ke level 8.361. Beberapa saham yang menjadi *top losers* atau pencetak penurunan terbesar dalam indeks LQ45 antara lain adalah AADI, INCO, dan BRPT.
Berikut adalah rangkuman detail pergerakan harga saham keempat bank besar tersebut sepanjang sesi perdagangan hari ini:
1. Bank Central Asia Tbk (BBCA)
Pada penutupan pukul 16:00 WIB, harga saham BBCA berada di level Rp 8.400 per lembar saham. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 2,04% jika dibandingkan dengan harga penutupan pada hari sebelumnya. Selama sesi perdagangan, saham BBCA sempat menyentuh level tertinggi di angka Rp 8.575 sebelum akhirnya kembali terkoreksi menjelang akhir perdagangan.
2. Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)
Saham BMRI ditutup pada harga Rp 4.790 per saham, yang berarti turun sebesar 0,62% dibandingkan dengan penutupan pada hari Senin, 17 November 2025. Dalam perjalanannya sepanjang sesi perdagangan, saham BMRI sempat mencapai level tertinggi di angka Rp 4.850 sebelum kemudian kembali mengalami tekanan dan melemah.
3. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)
Berbeda dengan dua saham sebelumnya, harga saham BBRI justru ditutup menguat ke level Rp 3.970. Kenaikan ini setara dengan 0,76% dibandingkan dengan harga pada perdagangan sebelumnya. Pergerakan saham BBRI terbilang cukup stabil sepanjang sesi dan berhasil mempertahankan momentum penguatannya hingga bel penutupan berbunyi.
4. Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)
BBNI menjadi bintang pada perdagangan hari ini dengan mencatatkan kenaikan tertinggi di antara keempat saham perbankan besar. Saham BBNI ditutup pada level Rp 4.460, yang berarti menguat sebesar 1,59% dibandingkan dengan harga penutupan sehari sebelumnya. Secara keseluruhan, saham ini menunjukkan tren yang positif sepanjang sesi perdagangan.
Ringkasan
Pada perdagangan 18 November 2025, pergerakan saham empat bank besar (BBRI, BBNI, BBCA, dan BMRI) bervariasi. BBNI mencatatkan kenaikan tertinggi, diikuti oleh BBRI. Sementara itu, BBCA mengalami penurunan terdalam, dan BMRI juga mengalami penurunan.
Secara rinci, BBNI ditutup pada Rp 4.460 (naik 1,59%), BBRI pada Rp 3.970 (naik 0,76%), BBCA pada Rp 8.400 (turun 2,04%), dan BMRI pada Rp 4.790 (turun 0,62%). IHSG pada hari yang sama terkoreksi 0,65% ke level 8.361.








