JAKARTA, KOMPAS.com – Musisi Reza Arap Oktovian masih dalam suasana duka mendalam setelah ditinggal pergi sang kekasih, Lula Lahfah. Luapan curahan hati personel Weird Genius ini akhirnya terekam dalam akun X (sebelumnya Twitter) pribadinya, di mana ia membalas twit dari salah satu pengguna lain.
Dalam pesannya yang menyentuh, Reza Arap menyampaikan permohonan maaf kepada Lula Lahfah. Ia mengutarakan kekhawatirannya bahwa suatu saat nanti, dalam fase dukanya ini, ia mungkin akan lepas kontrol untuk memulihkan nama baik sang tunangan yang telah bertahun-tahun ia coba pertahankan. “Syg… maafin aku kalau dalam grief phase aku, suatu saat aku yakin tunangan kamu ini akan hilang kontrol untuk memperbaiki nama kamu dan semuanya, yang sudah bertahun-tahun kamu tau kalau aku sudah menahan diri. begitupun kamu yang menahan aku. waktu kamu masih ada. ily,” tulis Arap, seperti dikutip Kompas.com pada Minggu (25/1/2026).
Lebih dari sekadar curahan hati pribadi, Reza Arap juga mengungkapkan harapannya agar doa lebih banyak ditujukan untuk keluarga Lula Lahfah, bukan untuk dirinya sendiri. Meski berjanji akan terus menahan diri sekuat tenaga, juri Indonesian Idol ini mengakui bahwa kepergian Lula telah membuatnya kehilangan logika dan arah. “I have no logic anymore syg. Maafin aku,” imbuhnya, menggambarkan betapa hancurnya perasaannya.
Kondisi Reza Arap Oktovian yang hancur itu terlihat jelas dalam prosesi pemakaman Lula Lahfah. Pada Sabtu (24/1/2026), di Taman Pemakaman Umum (TPU) Rawa Trate, Cakung, Jakarta Timur, ia tampak menangis pilu dengan tatapan kosong sepanjang acara. Dalam momen penuh kesedihan itu, Reza Arap terlihat memeluk ayah mendiang Lula Lahfah dengan tangis yang tak terbendung, serta bersimpuh di hadapan ibunda Lula, menunjukkan rasa kehilangan yang begitu mendalam. Ia bahkan sempat menangis histeris, melontarkan pertanyaan getir, “Kenapa Enggak Dengerin Gue, Jawab”, yang menggambarkan penyesalan dan keputusasaan.
Sebagai informasi, Lula Lahfah meninggal dunia di apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/1/2026). Menurut keterangan dari Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, korban ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 18.44 WIB di kamar apartemennya oleh petugas keamanan. Setelah penemuan tersebut, jenazah Lula Lahfah sempat disemayamkan di rumah duka Fatmawati, Jakarta Selatan, sebelum kemudian dipindahkan ke RSPAD Gatot Subroto untuk proses lebih lanjut.













