Juventus Taklukkan Inter Milan dalam Drama Tujuh Gol di Turin
Juventus berhasil mengamankan tiga poin penuh dalam laga sengit melawan Inter Milan pada pekan ketiga Liga Italia yang digelar di Stadion Juventus, Turin, Minggu (14/9/2025) dini hari WIB. Pertandingan dramatis ini berakhir dengan skor 4-3 untuk kemenangan tuan rumah, berkat gol penentu kemenangan dari Vasillije Adzic di menit-menit akhir.
Pertandingan yang mendebarkan ini diwarnai dengan jual beli serangan dan aksi saling berbalas gol. Juventus membuka keunggulan melalui Llyod Kelly, yang kemudian disusul gol dari Kenan Yildiz dan Khephren Thuram. Sementara itu, Inter Milan memberikan perlawanan sengit dengan dua gol dari Hakan Calhanoglu dan satu gol dari Marcus Thuram, sempat membalikkan keadaan sebelum akhirnya takluk di hadapan publik Turin.
Kemenangan ini mengantarkan Juventus ke puncak klasemen sementara Liga Italia dengan koleksi sembilan poin dari tiga pertandingan. Di sisi lain, Inter Milan harus rela turun ke posisi 11 dengan raihan tiga poin.
Meskipun secara statistik Inter Milan mendominasi penguasaan bola dengan 60% dan melepaskan 18 tembakan, Juventus mampu tampil lebih efektif. Empat tembakan tepat sasaran yang dilancarkan oleh para pemain Juventus berhasil dikonversi menjadi gol.
Sejak awal pertandingan, Inter Milan sebenarnya berinisiatif menyerang dan menciptakan peluang berbahaya melalui tendangan voli Nicolo Barella yang sayangnya masih melenceng tipis dari gawang Juventus.
Namun, justru Juventus yang berhasil mencuri keunggulan terlebih dahulu pada menit ke-14. Llyod Kelly berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan matang dari Gleison Bremer, mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Inter Milan tidak tinggal diam dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-31 melalui sepakan Hakan Calhanoglu yang merobek jala gawang Juventus, skor menjadi 1-1. Akan tetapi, keunggulan tersebut tidak bertahan lama, karena delapan menit berselang, Kenan Yildiz kembali membawa Juventus unggul dengan golnya pada menit ke-39, mengubah skor menjadi 2-1.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan semakin meningkat. Inter Milan kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-66, lagi-lagi melalui gol dari Calhanoglu yang kali ini mengarah ke sudut kiri bawah gawang Juventus. Bahkan, Inter Milan berhasil membalikkan keadaan pada menit ke-76 setelah sundulan Marcus Thuram, memanfaatkan sepak pojok dari Federico Dimarco, berbuah menjadi gol dan membuat skor menjadi 3-2.
Tidak ingin menyerah begitu saja, Juventus merespons dengan cepat dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3 pada menit ke-83 melalui sundulan Khephren Thuram, yang memaksimalkan umpan tendangan bebas dari Kenan Yildiz.
Drama kemudian mencapai puncaknya di masa tambahan waktu babak kedua. Vasillije Adzic menjadi pahlawan Juventus dengan mencetak gol kemenangan melalui tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti yang tidak mampu dihalau oleh kiper Inter, Yann Sommer, mengubah skor menjadi 4-3 pada menit 90+1.
Meskipun Inter Milan terus berupaya untuk menyamakan kedudukan di sisa waktu pertandingan, skor 4-3 untuk kemenangan Juventus tetap bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.
Pertandingan ini menjadi bukti bahwa sepak bola selalu menyajikan kejutan dan drama yang tak terduga. Sama seperti keseruan Piala Dunia, di mana [Daftar 18 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026] menjadi bukti persaingan ketat untuk meraih tempat di turnamen akbar tersebut.
Ringkasan
Juventus mengalahkan Inter Milan dengan skor 4-3 dalam pertandingan dramatis di Turin. Gol penentu kemenangan dicetak oleh Vasillije Adzic di menit-menit akhir, setelah kedua tim saling berbalas gol sepanjang pertandingan. Juventus unggul lebih dulu, namun Inter sempat membalikkan keadaan sebelum akhirnya menyerah.
Kemenangan ini membawa Juventus memuncaki klasemen sementara Liga Italia. Meskipun Inter Milan mendominasi penguasaan bola, Juventus tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Pertandingan diwarnai dengan aksi saling serang dan menjadi bukti bahwa sepak bola selalu menyajikan kejutan.












