News Stream Pro
No Result
View All Result
Monday, June 1, 2026
  • Login
  • Home
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Traveling
Subscribe
News Stream Pro
  • Home
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Traveling
No Result
View All Result
News Stream Pro
No Result
View All Result
Home News

Dari tempat Bung Karno diasingkan, Gus Ipul pimpin upacara kelahiran Pancasila

by demo-nspro
June 1, 2026
in News
0
Dari tempat Bung Karno diasingkan, Gus Ipul pimpin upacara kelahiran Pancasila
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berlangsung khidmat di Lapangan Perse, Kabupaten Ende, pada Senin (1/6/2026). Kehadiran Gus Ipul di kota bersejarah ini menandai pentingnya momen perenungan dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Upacara tersebut mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia,” sebuah pesan yang relevan di tengah dinamika global. Ribuan peserta dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari jajaran aparatur sipil negara (ASN), personel TNI dan Polri, perwakilan organisasi kepemudaan, hingga pelajar se-Kabupaten Ende, turut serta dalam peringatan sakral ini, menunjukkan antusiasme dan komitmen terhadap Pancasila sebagai dasar negara.

Momen penting ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh sentral, termasuk Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda, Wakil Bupati Ende Dominikus Minggu Mere, Bupati Kabupaten Nagekeo Simplisius Donatus, Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu, Anggota DPR RI Dipo Nusantara Pua Upa, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi NTT dan Kabupaten Ende. Kehadiran mereka menegaskan dukungan kolektif terhadap peringatan Hari Lahir Pancasila.

Dalam kapasitasnya sebagai Inspektur Upacara, Gus Ipul membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi. Pidato tersebut secara tegas menekankan esensi Pancasila sebagai pedoman utama dalam menghadapi berbagai tantangan, baik yang bersifat nasional maupun global, yang semakin kompleks dan beragam.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” demikian kutipan penuh makna dari pidato Kepala BPIP yang disampaikan oleh Gus Ipul, menggarisbawahi peran fundamental Pancasila dalam menjaga keutuhan bangsa.

Usai rangkaian upacara yang penuh makna, Gus Ipul menyampaikan apresiasi mendalam atas semangat dan antusiasme luar biasa dari masyarakat Ende dalam mengikuti seluruh agenda peringatan Hari Lahir Pancasila. Ia merasa terhormat dapat menjadi bagian dari perayaan ini, sebuah pengalaman yang menurutnya sangat penting bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Saya berterima kasih diberi kesempatan untuk ikut dalam peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026. Suasananya khidmat, masyarakat juga antusias untuk mengikuti kegiatan ini. Tentu ini menjadi bagian penting bagi bangsa Indonesia,” ujar Gus Ipul, menggambarkan suasana khidmat dan partisipatif yang ia saksikan.

Untuk semakin memperkuat semangat kebangsaan, Gus Ipul juga mengajak seluruh hadirin untuk bersama-sama menyanyikan lagu “Pancasila Rumah Kita” ciptaan Franky Sihalatua. Momen ini menjadi penegasan kembali tentang Pancasila sebagai rumah bersama bagi seluruh rakyat Indonesia.

Ende sendiri memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam sejarah bangsa Indonesia, terutama dalam konteks kelahiran Pancasila. Kota ini adalah tempat Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, menjalani masa pengasingan pada tahun 1934–1938. Selama periode inilah, Soekarno banyak melakukan perenungan mendalam yang kemudian melahirkan gagasan-gagasan fundamental tentang kebangsaan Indonesia yang menjadi cikal bakal Pancasila.

Oleh karena itu, sebagai penghormatan terhadap jejak sejarah, setelah upacara selesai, Gus Ipul bersama Gubernur NTT, Bupati Ende, dan jajaran pejabat lainnya mengunjungi Pohon Sukun yang terletak di kawasan Taman Renungan Bung Karno. Pohon bersejarah tersebut diyakini menjadi tempat Soekarno merenungkan nilai-nilai luhur yang kelak dirumuskan menjadi Pancasila.

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Ende ditutup dengan sebuah tarian tradisional Gawi massal yang diikuti oleh Gus Ipul bersama sekitar 3.000 pelajar dan masyarakat Kabupaten Ende. Tarian ini bukan sekadar pertunjukan, melainkan sebuah simbol kuat persatuan dan kebersamaan yang merefleksikan semangat Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

Lebih lanjut, Gus Ipul mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya menganggap Pancasila sebagai sebuah jargon, melainkan menjadikannya pedoman hidup yang benar-benar diwujudkan dalam setiap sendi kehidupan sehari-hari. Menurutnya, implementasi nilai-nilai Pancasila adalah kunci untuk membangun bangsa yang kokoh.

“Dengan Pancasila kita bisa sekarang menjadi sebuah bangsa yang kuat. Maka itu mari kita laksanakan sila-sila Pancasila itu dalam kehidupan sehari-hari. Ini tidak hanya sekadar jargon, ini adalah memang pandangan hidup kita yang kita laksanakan dalam setiap kehidupan kita,” tegas Gus Ipul, menyerukan aksi nyata dalam mengamalkan Pancasila.

Dalam kunjungannya, Gus Ipul juga mengungkapkan kekagumannya terhadap semangat kolaborasi yang ditunjukkan oleh para kepala daerah di Ende dan seluruh NTT. Semangat ini dinilai sangat krusial dalam mendukung berbagai program strategis Presiden Prabowo untuk kemajuan bangsa.

“Saya lihat semangat dari gubernur, dari bupati wali kota se-NTT ini yang terasa selama saya kunjungan di sini. Semua punya tekad, punya semangat untuk kerja keras, memanfaatkan semua sumber daya yang ada, berkolaborasi dengan kita semua dalam rangka untuk mewujudkan berbagai program, khususnya mendukung program strategis Bapak Presiden,” puji Gus Ipul, menggarisbawahi sinergi yang terbangun di wilayah tersebut.

Gus Ipul meyakini, semangat kolaborasi tersebut merupakan modal penting untuk menggerakkan berbagai inisiatif Presiden, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penyelenggaraan Sekolah Rakyat, serta penyaluran bantuan sosial yang lebih akurat dan tepat sasaran melalui penguatan dan konsolidasi data tunggal. Ini semua bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adu Irit SUV: Xpander Cross vs XL7 vs BR-V, Mana Terbaik?

Adu Irit SUV: Xpander Cross vs XL7 vs BR-V, Mana Terbaik?

June 29, 2025
Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Iran: Kejutan Dunia!

Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Iran: Kejutan Dunia!

June 24, 2025
Rumput GBK Level Up Lapangan Kampung di Yogya! Hasilnya Bikin Melongo!

Rumput GBK Level Up Lapangan Kampung di Yogya! Hasilnya Bikin Melongo!

May 31, 2025
Gunung Kuda Longsor: Belasan Korban Diduga Tertimbun, Tim SAR Bergerak!

Gunung Kuda Longsor: Belasan Korban Diduga Tertimbun, Tim SAR Bergerak!

May 31, 2025
Harga iPhone 13 Pro & Pro Max Second Juni 2025: Worth It?

Harga iPhone 13 Pro & Pro Max Second Juni 2025: Worth It?

0
Rahasia Makeup Natural Flawless: 6 Tips Mudah untuk Pemula!

Rahasia Makeup Natural Flawless: 6 Tips Mudah untuk Pemula!

0
Deadline Dividen! 34 Emiten Cum Date Minggu Depan, Jangan Ketinggalan!

Deadline Dividen! 34 Emiten Cum Date Minggu Depan, Jangan Ketinggalan!

0
Terungkap! Alasan Malaysia Tolak Undangan Timnas Indonesia dari Erick Thohir

Terungkap! Alasan Malaysia Tolak Undangan Timnas Indonesia dari Erick Thohir

0
Alasan Jokowi tak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Alasan Jokowi tak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila 2026

June 1, 2026
Adhisty Zara menikah, Rayn Wijaya: Bahagia terus

Adhisty Zara menikah, Rayn Wijaya: Bahagia terus

June 1, 2026
Antam tanggapi ekspor satu pintu via DSI

Antam tanggapi ekspor satu pintu via DSI

June 1, 2026
Wamendagri Wiyagus tegaskan Pancasila pemersatu bangsa-fondasi perdamaian dunia

Wamendagri Wiyagus tegaskan Pancasila pemersatu bangsa-fondasi perdamaian dunia

June 1, 2026

Recent News

Alasan Jokowi tak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Alasan Jokowi tak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila 2026

June 1, 2026
Adhisty Zara menikah, Rayn Wijaya: Bahagia terus

Adhisty Zara menikah, Rayn Wijaya: Bahagia terus

June 1, 2026

Categories

  • Arts
  • autos
  • Careers
  • Crime
  • Education And Learning
  • entertainment
  • Family And Relationships
  • Fashion And Style
  • finance
  • Food And Drink
  • Gaming
  • General
  • health
  • Hobbies And Interests
  • Home And Garden
  • Lifestyle
  • Lifestyles
  • News
  • Personal Development
  • Pets And Animals
  • politics
  • Public Safety And Emergencies
  • Science
  • Shopping
  • Society Culture And History
  • sports
  • technology
  • travel
  • Uncategorized
  • Urban Infrastructure
  • War And Conflicts
  • Weather

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

We bring you the best Auto Generate Content News for WordPress Plugins that perfect for news, etc. Check our landing page for details.

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2025