Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, kini menjalani perawatan medis intensif di Ruang High Care Unit (HCU) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Kondisinya yang serius akibat insiden penyiraman air keras membuat Andrie belum dapat dijenguk oleh siapa pun kecuali pihak keluarga dan satu perwakilan dari KontraS.
Andrie Yunus mengalami luka bakar serius sebesar 24 persen pada Kamis (12/3) malam di kawasan Jakarta Pusat, setelah disiram air keras oleh orang tak dikenal (OTK). Luka tersebut terutama terfokus pada area wajah bagian kanan, termasuk mata kanan, kedua tangan, serta dada. Dari keseluruhan luka yang dialami, kondisi mata kanan menjadi perhatian paling serius, dan saat ini Andrie ditangani oleh dokter spesialis bedah mata di RSCM.
Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS, Jane Rosalina, menjelaskan pada Minggu (15/3) bahwa pemindahan Andrie ke ruang HCU lantai 9 adalah bagian dari kebutuhan perawatan intensif yang mendalam. “Karena ruang HCU berbeda dengan ruang VIP, jadi Andrie sementara tidak bisa dijenguk, karena perlu menjalani perawatan intensif,” tegas Jane, menggarisbawahi pentingnya fokus pada pemulihan Andrie.
Mengingat kondisi perawatan yang krusial, jadwal kunjungan yang sebelumnya telah diatur melalui Google Sheet terpaksa ditutup sementara. Namun, bagi masyarakat yang ingin menunjukkan solidaritas dan memberikan pesan dukungan kepada Andrie, KontraS menyediakan wadah di lobi RSCM. “Di lobi RSCM ada kawan-kawan yang berjaga untuk isi buku tamu dan pesan untuk Andrie. Namun tidak bisa naik ke lantai 9,” ujar Jane.
Jane Rosalina juga menyampaikan permohonan tulus untuk dukungan dan doa demi kesembuhan Andrie. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan foto atau video kondisi Andrie di rumah sakit, terutama jika tidak berasal dari sumber resmi KontraS dan YLBHI. “Jika ada yang mendapatkan foto atau video kondisi Andrie di RS yang sumbernya bukan dari sumber official KontraS dan YLBHI, dimohon untuk tidak menyebarkannya di grup-grup ataupun di media sosial,” pungkasnya, sembari menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam atas segala solidaritas serta bantuan yang telah diberikan.












