Kepergian Vidi Aldiano meninggalkan duka mendalam dan menyisakan sejumlah kisah mengharukan dari orang-orang terdekatnya. Salah satu cerita menyentuh datang dari sahabat karibnya, Raffi Ahmad, yang baru-baru ini mengungkapkan detail percakapan terakhir mereka sebelum sang penyanyi berpulang. Obrolan tersebut tak hanya sarat kenangan, tetapi juga sempat menyinggung polemik hukum terkait hak cipta lagu “Nuansa Bening” yang sempat membelit Vidi. Raffi mengenang bagaimana ia dan sahabat mereka, Ariel NOAH, memberikan dukungan penuh kepada Vidi di masa sulit itu.
Raffi Ahmad berbagi cerita mengenai kedekatannya dengan Vidi Aldiano sejak awal karier. Sempat merenggang setelah program musik mereka berakhir, keduanya akhirnya kembali menjalin komunikasi erat. Salah satu momen komunikasi terakhir yang mereka lakukan adalah melalui panggilan video bersama Ariel NOAH pada akhir tahun 2025. “Aku terakhir kali sama Vidi video call. Akhir tahun kemarin, sama Ariel,” kenang Raffi Ahmad dalam program FYP pada Selasa (10/3/2026), menceritakan ulang momen berharga tersebut.
Dalam obrolan via video call yang penuh makna itu, ketiganya tak luput menyinggung polemik gugatan hak cipta yang sempat menjerat Vidi. Diketahui, Vidi Aldiano sempat menghadapi kasus hukum terkait hak cipta lagu “Nuansa Bening” dengan Keenan Nasution dan Rudi Pekerti, pencipta asli lagu tersebut. Kasus ini sempat menarik perhatian publik secara luas lantaran nilai gugatan yang fantastis, mencapai sekitar Rp28 miliar. Raffi mengungkapkan, “Jadi waktu itu kan ada polemik yang masalah nyanyi, kan,” sembari membongkar kondisi emosional Vidi kala itu, “Waktu itu dia pusing itu.”
Melihat kondisi Vidi Aldiano yang merasa tertekan dan ‘pusing’ akibat gugatan tersebut, Raffi Ahmad dan Ariel NOAH tak tinggal diam. Keduanya kompak memberikan dukungan moral dan janji bantuan. Raffi menegaskan komitmennya untuk membantu Vidi menghadapi kasus hukum ini. “Aku bilang sama Vidi ‘Pokoknya Vidi insyaAllah gak kenapa-kenapa, gak usah takut.’ Karena kan dia digugat berapa puluh miliar itu. Aku sama Ariel video call, ‘Udah Vid, insyaAllah gue jagain dari belakang. Aman insyaAllah’,” tutur Raffi, menenangkan sahabatnya.
Selain dukungan verbal, Raffi dan Ariel juga sempat merencanakan pertemuan langsung dengan Vidi, bernostalgia dan berkumpul kembali seperti sedia kala. Sayangnya, rencana indah tersebut tak pernah terwujud. Vidi Aldiano mengembuskan napas terakhirnya di usia 35 tahun pada Sabtu (7/3/2026), dan dimakamkan di TPU Tanah Kusir. Terlepas dari segala drama hukum yang sempat terjadi, perlu dicatat bahwa Keenan Nasution sempat menuntut ganti rugi sebesar Rp28,4 miliar atas tudingan pelanggaran hak cipta. Namun, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan untuk menolak gugatan tersebut. Vidi Aldiano akhirnya memenangkan gugatan hak cipta lagu “Nuansa Bening” melawan Keenan Nasution dan Rudi Pekerti di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada November 2025.















