Pasangan ganda putra andalan Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, berhasil mempertahankan gelar juara mereka di ajang All England Open 2026. Kemenangan ini diraih setelah mereka menaklukkan rival tangguh dari Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dalam laga final yang memukau.
Bertanding di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, pada Minggu (8/3/2026), Kim/Seo sekali lagi memupuskan harapan Malaysia untuk mengakhiri puasa gelar All England. Terakhir kali Malaysia merasakan manisnya gelar ganda putra di turnamen prestisius ini adalah pada edisi 2007, melalui pasangan legendaris Koo Kien Keat/Tan Boon Heong. Secara keseluruhan, turnamen tahun ini menjadi panggung dominasi Asia, dengan China dan Taiwan membawa pulang masing-masing dua gelar, sementara Korea Selatan mengamankan satu gelar juara dan satu posisi runner-up.
Jalannya pertandingan final ganda putra ini menyuguhkan drama yang mendebarkan. Pada awal gim pertama, Chia/Soh langsung menunjukkan agresivitas mereka dengan permainan cepat yang sulit diantisipasi, memimpin jauh 6-2. Namun, Kim/Seo tidak menyerah begitu saja. Mereka perlahan tapi pasti mengejar ketertinggalan dan berhasil menyamakan kedudukan 6-6. Meskipun demikian, Chia/Soh kembali menjaga keunggulan dengan serangan-serangan tajam ke sisi depan lapangan ganda putra nomor satu dunia itu, mengunci interval dengan skor 11-9 dan terus menjauh hingga 16-10.
Momentum kembali berpihak kepada Kim/Seo saat mereka berhasil mengejar dan menyamakan skor menjadi 17-17. Namun, Chia/Soh menunjukkan mental baja mereka. Didorong oleh kesalahan lawan dan pukulan bertubi-tubi yang efektif, pasangan Malaysia ini kembali merebut keunggulan dan mengamankan gim pertama dengan skor 21-18, memberikan tekanan besar pada juara bertahan.
Memasuki gim kedua, pertandingan kembali berlangsung sengit dengan skor imbang 1-1 di awal. Tidak ingin memberikan kesempatan lagi, Kim/Seo mulai menemukan ritme terbaik mereka. Setelah melewati reli panjang 32 pukulan yang menguras tenaga, mereka berhasil menjauh 3-2. Pasangan Korea ini kemudian mengambil alih kendali sepenuhnya, menyergap setiap serangan Chia/Soh, dan memimpin jauh pada interval 11-5. Konsistensi permainan Kim/Seo berlanjut setelah interval, meninggalkan Chia/Soh tertahan di angka 12, dan memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan dengan kemenangan Kim/Seo 21-12.
Gim ketiga dibuka dengan keunggulan Chia/Soh yang kembali menggebrak dengan permainan cepat di depan net, memimpin 6-3. Kesalahan-kesalahan dari pihak lawan semakin membuat Chia/Soh menjauh 7-3, ditambah dengan sambaran kilat Soh yang membuat Kim/Seo tak berdaya. Keunggulan Chia/Soh tetap terjaga pada interval 11-7, bahkan terus melebar hingga 12-7 melalui flick service dan smash Soh yang mematikan. Namun, serangkaian kesalahan kembali dibuat oleh Chia/Soh, membuka celah bagi Kim/Seo untuk mendekat 12-9, bahkan berhasil menyamakan kedudukan 13-13, mengubah jalannya pertandingan menjadi lebih intens.
Ketegangan memuncak saat kedua pasang pemain saling bergantian mencetak angka hingga skor 16-16. Di momen krusial ini, Kim/Seo menunjukkan ketenangan dan determinasi, berhasil menjauh 18-16. Meskipun Chia/Soh tak henti berusaha mendekat, bahkan hingga 17-18 dan 19-20, pukulan lurus yang presisi dari Kim akhirnya memastikan kemenangan mereka dengan skor 21-18 di gim penentu. Dengan demikian, Kim Won-ho/Seo Seung-jae berhasil mempertahankan gelar mereka, menjuarai All England Open 2026 dengan skor akhir 18-21, 21-12, 21-18.
Selain laga ganda putra yang seru ini, turnamen All England Open 2026 juga menyajikan sejumlah final menarik lainnya. Di sektor ganda campuran, Thom Gicquel/Delphine Delrue dari Prancis harus mengakui keunggulan Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan dari Taiwan dengan skor 19-21, 18-21. Kemudian, di nomor tunggal putra, Lin Chun Yi (Taiwan) berhasil mengalahkan Lakshya Sen (India) 21-15, 22-20. Sementara itu, gelar ganda putri direbut oleh pasangan China, Liu Sheng Shu/Tan Ning, yang menaklukkan Baek Ha-na/Lee So-hee (Korea Selatan) 21-18, 21-12. Kejutan juga terjadi di final tunggal putri, di mana Wang Zhi Yi dari China akhirnya berhasil menumbangkan unggulan Korea Selatan, An Se-young, dengan skor 21-15, 21-19. Kemenangan ini terasa spesial bagi Wang Zhi Yi, mengingat ini adalah final ke-10 baginya untuk bisa mengalahkan An Se-young.
Berikut adalah rekap lengkap hasil final All England Open 2026:
- XD – Thom Gicquel/Delphine Delrue (Prancis) vs Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan (Taiwan), 19-21, 18-21
- MS – Lin Chun Yi (Taiwan) vs Lakshya Sen (India), 21-15, 22-20
- WD – Baek Ha-na/Lee So-hee (Korea Selatan) vs Liu Sheng Shu/Tan Ning (China), 18-21, 12-21
- WS – An Se-young (Korea Selatan) vs Wang Zhi Yi (China), 21-15, 21-19
- MD – Kim Won-ho/Seo Seung-jae (Korea Selatan) vs Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia), 18-21, 21-12, 21-19













