News Stream Pro secara tegas menyampaikan tantangan kepada jagoan UFC, Islam Makhachev. Ian Machado Garry bahkan menyeret nama besar Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor dalam tantangannya.
Garry baru saja memperpanjang rekor kemenangannya dalam ajang yang digelar pada Minggu, 23 November 2025 di Al Rayyan, Qatar. Petarung asal Irlandia ini berhasil menaklukkan mantan juara kelas welter, Belal Muhammad, dalam pertarungan tiga ronde yang sengit.
Tidak menyia-nyiakan momentum kemenangan, Garry langsung gencar mencari lawan berikutnya. Islam Makhachev menjadi target utama jagoan berusia 28 tahun ini.
Garry melihat pertarungan melawan Makhachev sebagai representasi rivalitas ikonik antara Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor. Menurutnya, laga ini akan menjadi pertarungan yang sangat menarik.
“Islam Makhachev adalah murid Khabib, dan saya adalah murid Conor,” ujar Garry dalam konferensi pers setelah mengalahkan Belal Muhammad. Ia menambahkan, “Dia adalah petarung dengan teknik yang bahkan lebih hebat dari Khabib… Sementara saya memiliki jangkauan, kecepatan, dan variasi serangan yang lebih banyak dari Conor.”
Garry yakin bahwa pertarungan ini akan menjadi ujian sempurna bagi kedua petarung. “Baginya, tujuannya adalah membawa saya ke pertarungan bawah, sementara saya harus memastikan pertarungan tetap berlangsung dalam posisi striking,” jelas Garry.
Saking berambisinya untuk menghadapi Makhachev, Garry menyatakan kesiapannya untuk bertarung di mana saja dan kapan saja. Ia bahkan tidak gentar jika harus bertarung di kandang lawan, Dagestan, Rusia. “Anda bisa menggelar duel ini sesuai keinginan dia. Di mana pun, kapan pun, bahkan jika harus di Dagestan, saya siap. Saya tidak takut apa pun,” tegasnya.
Namun, Garry juga memberikan pesan kepada Makhachev. “Yang jelas, dia harus melakukan hal yang tepat saat ini… Dia harus melawan petarung terbaik, dan saya sudah membuktikannya hari ini,” imbuhnya.
Khamzat Chimaev Buka Suara Usai Ribut dengan Petarung Lain di UFC Qatar
Makhachev sendiri baru saja mendominasi kelas welter UFC setelah meraih kemenangan angka mutlak atas Jack Della Maddalena, yang mengantarkannya ke puncak klasemen.
Selain Garry, terdapat beberapa petarung lain yang juga mengincar pertarungan melawan rekan seperguruan Khabib ini. Carlos Prates dan Michael Morales juga secara terbuka menantang Makhachev. Persaingan untuk mendapatkan kesempatan melawan Makhachev semakin memanas.
Hasil UFC Qatar – Absen 19 Bulan, Arman Tsarukyan Comeback dengan Kuncian Maut
Dengan banyaknya petarung yang mengincar Makhachev, menarik untuk melihat siapa yang akhirnya mendapatkan kesempatan untuk berhadapan dengan sang juara. Pertarungan di kelas welter UFC dipastikan akan semakin menarik untuk disaksikan.
Ringkasan
Ian Machado Garry menantang Islam Makhachev setelah kemenangannya atas Belal Muhammad di UFC Qatar. Garry melihat pertarungan ini sebagai representasi modern dari rivalitas Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor, mengklaim dirinya murid Conor dan Makhachev sebagai murid Khabib. Ia siap bertarung di mana saja, termasuk Dagestan, dan yakin pertarungan ini akan menguji kekuatan masing-masing dalam grappling dan striking.
Makhachev sendiri saat ini didominasi kelas welter UFC setelah meraih kemenangan atas Jack Della Maddalena, dan menjadi incaran banyak petarung. Selain Garry, Carlos Prates dan Michael Morales juga menantang Makhachev. Persaingan untuk melawan Makhachev semakin ketat, membuat masa depan kelas welter UFC semakin menarik.












