News Stream Pro – Paris Saint-Germain (PSG) secara resmi telah melepas kiper andalannya, Gianluigi Donnarumma, ke Manchester City. Kegagalan mencapai kesepakatan kontrak dan permintaan gaji yang tinggi menjadi batu sandungan utama dalam negosiasi.
Seperti dilansir dari Sports Illustrated (SI) pada Senin (29/9), kepindahan penjaga gawang asal Italia itu ke Etihad Stadium terealisasi dengan nilai transfer sekitar EUR 26 juta atau setara dengan Rp 508 miliar pada bursa transfer musim panas ini. Proses kepindahan ini baru rampung menjelang ditutupnya jendela transfer, dengan Manchester City memanfaatkan situasi sulit yang dialami PSG.
Sebelumnya, Donnarumma sempat mengungkapkan keinginannya untuk bertahan di PSG. Namun, kondisi berkata lain.
Penasihat strategis PSG, Luis Campos, menjelaskan bahwa perubahan kebijakan gaji klub menjadi alasan utama di balik penjualan Donnarumma. PSG kini lebih memprioritaskan kontrak berbasis bonus dan prestasi, berbeda dengan sistem gaji pokok besar yang sebelumnya berlaku. Campos menambahkan bahwa Donnarumma menginginkan gaji dengan nominal yang sesuai dengan kebijakan lama, yang sayangnya sudah tidak relevan lagi.
Meskipun pelatih kepala Luis Enrique menyatakan bahwa dirinya sebenarnya mencari profil kiper yang berbeda, Campos menegaskan bahwa faktor finansial menjadi pertimbangan yang lebih dominan dalam keputusan ini.
Selepas bergabung dengan Manchester City, Donnarumma langsung mencatatkan debut manis dengan dua laga tanpa kebobolan, termasuk kemenangan atas Napoli.
Donnarumma sendiri berada di tahun terakhir kontraknya, dan pembicaraan perpanjangan kontrak tidak membuahkan hasil. PSG merasa perlu menjaga keseimbangan finansial agar kebijakan baru dapat diterapkan secara merata di seluruh skuad.
Donnarumma mengonfirmasi kepergiannya pada 12 Agustus setelah dicoret dari skuad utama demi memberi tempat kepada kiper baru, Lucas Chevalier. Ia juga sering menyatakan bahwa keputusan tersebut bukan keinginannya, melainkan keputusan klub. Enrique pun mengakui bahwa kebijakan klub menjadi pertimbangan besar di balik pergantian penjaga gawang.
Agen Donnarumma, Enzo Raiola, berpendapat bahwa PSG telah mengubah aturan main dalam negosiasi kontrak. Menurutnya, Donnarumma sempat menerima gaji yang lebih rendah pada musim sebelumnya dengan harapan adanya perpanjangan kontrak. Namun, sikap klub berubah secara drastis menjelang awal Agustus, sehingga kesepakatan sulit dicapai.
Campos menegaskan bahwa kebijakan gaji berbasis prestasi berlaku untuk semua pemain tanpa pengecualian. Ia menambahkan bahwa stabilitas klub lebih penting daripada nama besar siapa pun. PSG menargetkan agar para pemain mendapatkan bayaran yang lebih besar hanya jika mereka tampil maksimal dan memberikan kontribusi signifikan.
Dengan kepindahan ini, Donnarumma memulai petualangan baru di Premier League bersama Manchester City. PSG tetap berpegang pada prinsip menjaga keuangan yang sehat dan performa yang kompetitif. Klub ibu kota Prancis tersebut berharap kebijakan baru ini akan membawa keseimbangan jangka panjang bagi seluruh tim.
Ringkasan
Gianluigi Donnarumma resmi dilepas PSG ke Manchester City karena kegagalan mencapai kesepakatan kontrak. Permintaan gaji tinggi Donnarumma menjadi kendala utama, dengan nilai transfer mencapai EUR 26 juta. PSG mengubah kebijakan gaji klub menjadi berbasis bonus dan prestasi, berbeda dengan sistem gaji pokok besar sebelumnya, sementara Donnarumma menginginkan gaji sesuai kebijakan lama.
Penasihat strategis PSG, Luis Campos, menegaskan faktor finansial menjadi pertimbangan utama, meskipun pelatih Luis Enrique mencari profil kiper yang berbeda. Donnarumma dikabarkan menerima gaji lebih rendah di musim sebelumnya dengan harapan perpanjangan kontrak, namun sikap klub berubah. PSG berpegang pada prinsip menjaga keuangan yang sehat dan menerapkan kebijakan gaji baru secara merata.












