Dominasi kembali ditunjukkan oleh tim bulu tangkis Cina pada Kejuaraan Dunia BWF 2025. Mereka sukses menyabet gelar juara umum dengan koleksi dua medali emas, tiga perak, dan satu perunggu. Prestasi gemilang ini semakin mengukuhkan posisi Cina sebagai salah satu kekuatan utama dalam dunia bulu tangkis.
Di bawah Cina, Malaysia menempati posisi kedua dengan perolehan satu medali emas dan satu medali perak. Sementara itu, persaingan ketat terjadi antara Jepang dan Korea Selatan yang sama-sama meraih satu medali emas. Namun, Jepang berhasil mengamankan posisi ketiga karena unggul dalam perolehan medali perunggu, yaitu dua, dibandingkan Korea Selatan yang hanya meraih satu.
Thailand berada di peringkat kelima dengan satu medali perak, disusul Denmark dengan dua perunggu. Kanada, Prancis, India, dan Indonesia melengkapi daftar negara yang berhasil membawa pulang medali perunggu dari ajang bergengsi ini.
Satu-satunya medali perunggu bagi Indonesia dipersembahkan oleh pemain tunggal putri, Putri Kusuma Wardani. Sempat menjadi harapan terakhir untuk meraih emas, langkah Putri harus terhenti di babak semifinal setelah dikalahkan oleh Akane Yamaguchi dari Jepang. Meskipun demikian, pencapaiannya hingga babak semifinal tetap patut diapresiasi, mengingat persaingan yang sangat ketat di kejuaraan ini.
Akane Yamaguchi sendiri akhirnya keluar sebagai juara setelah menaklukkan Chen Yu Fei dari Cina di partai final. Kemenangan ini menjadi medali emas ketiga bagi pemain berusia 28 tahun tersebut, setelah sebelumnya meraih gelar serupa pada edisi 2021 dan 2022. Sebuah pencapaian yang membuktikan konsistensi dan kualitasnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia.
Hasil Lengkap Final Kejuaraan Dunia BWF 2025 di Adidas Arena, Paris, Prancis, Minggu, 31 Agustus 2025, mulai 18.00 WIB:
Ganda Campuran
Chen Tang Jie / Toh Ee Wei (Malaysia/1) vs Jiang Zhen Bang / Wei Ya Xin (Cina/2), skor 21-15, 21-14.
Tunggal Putri
Chen Yu Fei (Cina/4) vs Akane Yamaguchi (Jepang/5), skor 9-21, 13-21.
Ganda Putri: Liu Sheng Shu / Tan Ning (Cina/1) vs Pearly Tan / Thinaah Muralitharan (Malaysia/2), skor 21-14, 20-22, 21-17.
Tunggal Putra
Shi Yu Qi (Cina/1) vs Kunlavut Vitidsarn (Thailand/3), skor 19-21, 21-10, 21-18.
Ganda Putra
Kim Won Ho / Seo Seung Jae (Korea Selatan/1) vs Chen Bo Yang / Liu Yi (Cina/11), skor 21-17, 21-12.
Di tengah euforia Kejuaraan Dunia BWF, sorotan juga tertuju pada dinamika kompetisi olahraga lain. Contohnya, performa Persib Bandung yang kurang memuaskan di awal musim Super League 2025-2026 menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola tanah air.
Ringkasan
Cina mendominasi Kejuaraan Dunia BWF 2025 dengan meraih juara umum berkat perolehan dua emas, tiga perak, dan satu perunggu. Malaysia menempati posisi kedua dengan satu emas dan satu perak. Jepang berada di posisi ketiga unggul medali perunggu dari Korea Selatan yang sama-sama meraih satu emas.
Indonesia meraih satu perunggu melalui Putri Kusuma Wardani di tunggal putri. Akane Yamaguchi dari Jepang menjadi juara tunggal putri setelah mengalahkan Chen Yu Fei dari Cina di final. Beberapa negara lain seperti Thailand, Denmark, Kanada, Prancis, dan India juga meraih medali perunggu.













