Kabar mengejutkan datang dari kancah sepak bola nasional, di mana klub asal Australia, Melbourne City FC, tak mampu menyembunyikan keterkejutan sekaligus kebanggaan mereka setelah bek muda andalan mereka, Mathew Baker, secara tak terduga dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia senior. Nama Baker masuk dalam daftar 23 pemain pilihan pelatih John Herdman untuk laga krusial. Pemanggilan ini bukan sekadar partisipasi, melainkan membuka peluang bagi Baker untuk mengukir sejarah sebagai debutan termuda, melampaui rekor yang kini dipegang oleh nama-nama besar seperti Marselino Ferdinan, jika ia tampil dalam laga kontra Oman dan Mozambik.
Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, sebelumnya telah memanggil total 23 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) intensif sebagai persiapan menghadapi FIFA Matchday Juni 2026. Dalam agenda penting tersebut, Skuad Garuda akan diuji kekuatannya melawan tim nasional Oman dan Mozambik. Kedua pertandingan ini direncanakan akan berlangsung di megahnya Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada tanggal 5 dan 9 Mei 2026.
Dari seluruh nama yang dipanggil John Herdman, tak dapat dimungkiri bahwa Mathew Baker menjadi figur yang paling mencuri perhatian. Keputusan ini tak hanya mengejutkan para penggemar sepak bola Tanah Air, tetapi juga manajemen klubnya, Melbourne City FC. Sebelum panggilan mendadak ini, pemain berusia 17 tahun tersebut sebenarnya telah dipersiapkan untuk tampil di ASEAN U-19 Championship 2026 bersama Timnas U-19 Indonesia, bahkan sempat bergabung dalam TC di Yogyakarta.
Namun, alih-alih berlaga di level junior, bek muda berdarah Australia-Indonesia ini justru mendapat undangan khusus dari John Herdman untuk mengikuti TC Skuad Garuda pada 26-30 Mei 2026. Herdman memang menggelar TC tersebut sebagai bagian dari persiapan menuju ASEAN Championship 2026 yang dijadwalkan bergulir Juli mendatang, memberikan kesempatan bagi Baker untuk unjuk gigi di hadapan pelatih tim senior.
Setelah fase pemusatan latihan berakhir dan sebagian besar pemain kembali ke klub masing-masing, John Herdman memutuskan untuk mempertahankan empat talenta muda istimewa untuk FIFA Matchday Juni kali ini. Keempat pemain tersebut adalah Saddil Ramdani, Rayhan Hannan, Marselino Ferdinan, dan tentu saja, Mathew Baker. Ini menandai panggilan perdana Baker ke level senior Timnas Indonesia, sebuah loncatan signifikan mengingat selama ini ia hanya aktif di tim nasional kelompok umur, mulai dari U-17 hingga U-19.
Pemain yang lahir di Australia pada 13 Mei 2009 ini memang sudah lama menjadi andalan di level junior. Menurut data dari Transfermarkt, rekam jejak Mathew Baker cukup impresif dengan torehan 21 penampilan (caps) bersama Timnas U-17 Indonesia, termasuk partisipasi penting di Piala Dunia U-17 2025. Pengalaman internasional ini membuktikan kapasitasnya meskipun usianya masih sangat belia.
Menariknya, Baker bahkan belum sempat mencatatkan satu pun penampilan resmi bersama Timnas U-19 Indonesia, mengingat ia hanya sebatas mengikuti TC. Fakta ini semakin menggarisbawahi betapa mengejutkannya panggilan ke tim senior, sekaligus menunjukkan kemampuannya yang luar biasa dalam menarik perhatian langsung dari John Herdman. Pemanggilan Baker sekaligus menegaskan komitmen pelatih terhadap eksplorasi talenta-talenta baru di Timnas Indonesia, menempatkannya di antara deretan wajah baru di era John Herdman pada FIFA Matchday Juni 2026 ini.
Keterkejutan atas masuknya Mathew Baker ke dalam Skuad Garuda juga sangat terasa di kubu klubnya. Melbourne City FC secara terbuka menyatakan rasa terkejut dan bangga mereka atas panggilan resmi Baker ke Timnas Indonesia senior. Melalui unggahan di akun Instagram resmi mereka pada Senin, 1 Juni 2026, klub itu menuliskan, “Di usianya yang baru 17 tahun, Mathew Baker telah mendapat panggilan pertamanya ke tim nasional senior! ????”. Mereka menambahkan, “Ia masuk dalam skuad Timnas Indonesia yang akan menghadapi Oman dan Mozambik dalam dua laga persahabatan yang akan dimulai pekan ini.” Reaksi bangga bercampur tak percaya ini juga memicu beragam komentar positif dari para netizen di media sosial.
Pada usia yang masih sangat belia, yakni 17 tahun, Mathew Baker kini berdiri di ambang sejarah. Ia berkesempatan besar untuk mencatatkan namanya sebagai salah satu debutan termuda di level senior Timnas Indonesia, sebuah rekor yang dapat terpecahkan jika ia mendapatkan menit bermain dalam dua laga persahabatan melawan Oman dan Mozambik. Rekor prestisius ini sebelumnya dipegang oleh sejumlah talenta hebat.
Saat ini, predikat debutan termuda Timnas Indonesia dipegang oleh Arkhan Kaka yang melakukan debutnya pada 9 Desember 2024 melawan Myanmar, saat usianya menginjak 17 tahun, 3 bulan, dan 3 hari. Mengikuti jejaknya, ada Ronaldo Kwateh yang debut melawan Timor Leste pada 27 Januari 2022 di usia 17 tahun, 3 bulan, 8 hari. Nama-nama besar lain seperti Asnawi Mangkualam hingga Marselino Ferdinan juga mencatatkan debut di usia muda, di mana Marselino Ferdinan debut pada 27 Januari 2022 saat berusia 17 tahun, 4 bulan, dan 18 hari.
Namun, semua mata kini tertuju pada Mathew Baker. Dengan tanggal lahir 13 Mei 2009, ia memiliki peluang emas untuk menggeser rekor tersebut. Apabila Baker dimainkan saat menghadapi Oman pada 5 Mei 2026, ia akan mencatatkan diri sebagai debutan di usia 17 tahun dan 23 hari. Jika debutnya terjadi saat melawan Mozambik pada 9 Mei 2026, usianya akan menjadi 17 tahun dan 27 hari. Kedua skenario ini secara signifikan akan memecahkan rekor yang ada saat ini, menjadikannya pemain termuda yang pernah membela Skuad Garuda di laga resmi.
Oleh karena itu, jika John Herdman memberikan kesempatan bermain kepada Mathew Baker, momen tersebut tidak hanya akan menjadi debut yang monumental bagi sang bek muda, tetapi juga sebuah capaian bersejarah yang akan mengukir namanya di antara legenda-legenda Timnas Indonesia sebagai yang termuda.













