News Stream Pro
No Result
View All Result
Saturday, June 6, 2026
  • Login
  • Home
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Traveling
Subscribe
News Stream Pro
  • Home
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Traveling
No Result
View All Result
News Stream Pro
No Result
View All Result
Home finance

Wall Street turun setelah lonjakan harga minyak, kekhawatiran inflasi terus meningkat

by demo-nspro
March 19, 2026
in finance
0
Wall Street turun setelah lonjakan harga minyak, kekhawatiran inflasi terus meningkat
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

News Stream Pro NEW YORK. Indeks-indeks utama Wall Street mencatat penurunan signifikan pada Kamis (19/3/2026), diguncang oleh lonjakan harga minyak mentah yang kembali memicu kekhawatiran inflasi. Situasi ini diperparah oleh sikap hati-hati Federal Reserve terkait pemotongan suku bunga, yang secara kolektif menekan sentimen pasar dan memicu aksi jual.

Indeks Russell 2000, yang dikenal sensitif terhadap perubahan suku bunga, terperosok 0,4%. Penurunan ini membawanya sempat menyentuh level 10% di bawah rekor tertinggi intraday sebelumnya, sebuah kondisi yang seringkali disebut sebagai koreksi pasar apabila terjadi pada basis penutupan-ke-penutupan. Di tengah tekanan ini, proyeksi optimistis dari Micron Technology gagal mengangkat moral investor; saham perusahaan tersebut justru anjlok 4,4% karena pelaku pasar mempertimbangkan rencana belanja yang lebih tinggi di tengah biaya pinjaman yang masih mahal.

Kondisi serupa juga terlihat pada saham produsen chip memori lainnya yang sebelumnya menikmati kenaikan tajam tahun ini. SanDisk dan Applied Digital masing-masing terkoreksi lebih dari 2%, sementara pemimpin di sektor kecerdasan buatan, Nvidia, turun 1,5%. Pelemahan ini mencerminkan kehati-hatian investor terhadap sektor teknologi di tengah ketidakpastian ekonomi makro yang berlanjut.

Kecemasan pasar semakin diperparah oleh dinamika harga minyak global. Harga minyak Brent bertahan di sekitar US$ 112 per barel menyusul serangan Iran terhadap fasilitas energi di seluruh Timur Tengah, sebagai pembalasan atas serangan Israel terhadap lapangan gas South Pars miliknya. Namun, patokan minyak mentah AS diperdagangkan dengan diskon terbesar terhadap Brent dalam 11 tahun terakhir, dipengaruhi oleh pelepasan cadangan strategis AS dan kenaikan biaya pengiriman global.

Federal Reserve sendiri, setelah mempertahankan suku bunga pada Rabu, semakin memperkuat sentimen hati-hati ini. Ketua Jerome Powell secara gamblang menyoroti kemungkinan inflasi yang lebih tinggi ke depan dan menyatakan bahwa masih terlalu dini untuk menilai dampak konflik yang terjadi terhadap ekonomi global. The Fed tetap berpegang pada proyeksi sebelumnya mengenai satu kali pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin untuk tahun ini.

“Harga minyak kini tidak hanya memengaruhi harga saham, tetapi juga kebijakan Federal Reserve. Meskipun ini mungkin merupakan fenomena jangka pendek, inilah yang sedang dihadapi pasar saat ini,” ungkap Dennis Follmer, kepala petugas investasi di Montis Financial, menjelaskan kompleksitas situasi pasar yang saling terkait.

Sejalan dengan pandangan The Fed dan dinamika pasar, Morgan Stanley turut bergabung dengan Goldman Sachs dan Barclays dalam memundurkan proyeksi pemotongan suku bunga mereka ke bulan September dari semula Juni. Para pelaku pasar kini bahkan tidak lagi meyakini adanya pemotongan suku bunga tahun ini, dengan data yang dihimpun LSEG menunjukkan kemungkinan langkah dovish hanya akan terjadi pada pertengahan 2027.

Dalam konteks tekanan pasar yang meluas dan sentimen global yang berhati-hati, beberapa perusahaan juga merasakan dampaknya secara spesifik. Contohnya, ABM Investama (ABMM) dilaporkan mengalami tekanan pendapatan, dengan laba bersih menyusut hampir 50% pada tahun 2025. Laporan ini menunjukkan bagaimana kondisi ekonomi makro dan biaya pinjaman yang tinggi dapat memengaruhi kinerja korporasi secara langsung.

Pada penutupan perdagangan pukul 22.04 WIB, Dow Jones Industrial Average merosot 218,84 poin atau 0,45%, mencapai 46.017,96. Sementara itu, S&P 500 turun 32,62 poin atau 0,49% menjadi 6.592,08, dan Nasdaq Composite anjlok 148,57 poin atau 0,67%, ditutup pada 22.004,27. Angka-angka ini menggarisbawahi pelemahan yang terjadi di seluruh lini pasar.

Indeks volatilitas Wall Street, CBOE, melonjak 0,79 poin ke level 25,88, mencerminkan peningkatan ketidakpastian di kalangan investor. Meskipun konflik di Timur Tengah telah memperburuk volatilitas pasar global, saham-saham AS masih mampu sedikit terangkat berkat pemulihan di sektor teknologi dan posisi AS sebagai eksportir energi bersih. Namun, setelah keputusan The Fed, saham dan obligasi tergelincir, menyebabkan ketiga indeks utama kini diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan 200-hari mereka (DMA), sebuah indikator teknikal yang menunjukkan momentum jangka panjang yang melemah.

Delapan dari 11 indeks sektor S&P 500 berakhir di zona merah, dengan sektor material memimpin penurunan tajam sebesar 2,2%. Harga logam mulia juga ikut tertekan, membuat saham-saham penambang seperti Newmont dan Freeport-McMoRan masing-masing anjlok 8,7% dan 7,5%. Saham perusahaan perjalanan yang sensitif terhadap harga energi, seperti Delta Air dan United, turun lebih dari 1%, sementara saham kapal pesiar seperti Norwegian dan Carnival masing-masing melemah 0,5%.

Para investor akan terus mencermati setiap komentar dari para pembuat kebijakan pada hari-hari mendatang, mencari petunjuk arah kebijakan ekonomi. Data ekonomi terbaru juga turut menjadi perhatian, di mana klaim pengangguran mingguan secara tak terduga turun pada minggu lalu, mengindikasikan kondisi pasar tenaga kerja yang stabil dan potensi pemulihan pertumbuhan pekerjaan di bulan Maret.

Fokus perhatian global juga akan tertuju pada pertemuan puncak AS-Jepang. Ada kemungkinan Presiden Donald Trump akan memanfaatkan forum ini untuk mendesak dukungan terkait konflik di Iran, menyusul seruannya sebelumnya kepada sekutu untuk menjaga kelancaran jalur pelayaran melalui Selat Hormuz yang belum mendapat tanggapan memadai.

Namun, di tengah dinamika pasar yang bergejolak, beberapa entitas menunjukkan ketahanan yang kuat. Misalnya, AKR Corporindo (AKRA) berhasil mencatat kenaikan laba sebesar 11% menjadi Rp 2,47 triliun pada tahun 2025, ditopang oleh kinerja positif dari Kawasan Industri dan Pelabuhan Terpadu (JIIPE). Kinerja cemerlang ini menyoroti peluang pertumbuhan di sektor tertentu meskipun ada tantangan makroekonomi secara keseluruhan.

Secara keseluruhan, jumlah saham yang mengalami penurunan jauh lebih banyak dibandingkan yang naik, dengan rasio 2,17 banding 1 di NYSE dan 2,02 banding 1 di Nasdaq. S&P 500 mencatat 11 saham baru mencapai level tertinggi 52-minggu, namun di sisi lain terdapat 17 saham yang menyentuh level terendah. Sementara itu, Nasdaq Composite mencatatkan 18 saham baru di level tertinggi dan 181 saham di level terendah, menggambarkan kondisi pasar yang didominasi oleh sentimen negatif dan kehati-hatian investor.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adu Irit SUV: Xpander Cross vs XL7 vs BR-V, Mana Terbaik?

Adu Irit SUV: Xpander Cross vs XL7 vs BR-V, Mana Terbaik?

June 29, 2025
Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Iran: Kejutan Dunia!

Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Iran: Kejutan Dunia!

June 24, 2025
Rumput GBK Level Up Lapangan Kampung di Yogya! Hasilnya Bikin Melongo!

Rumput GBK Level Up Lapangan Kampung di Yogya! Hasilnya Bikin Melongo!

May 31, 2025
Gunung Kuda Longsor: Belasan Korban Diduga Tertimbun, Tim SAR Bergerak!

Gunung Kuda Longsor: Belasan Korban Diduga Tertimbun, Tim SAR Bergerak!

May 31, 2025
Harga iPhone 13 Pro & Pro Max Second Juni 2025: Worth It?

Harga iPhone 13 Pro & Pro Max Second Juni 2025: Worth It?

0
Rahasia Makeup Natural Flawless: 6 Tips Mudah untuk Pemula!

Rahasia Makeup Natural Flawless: 6 Tips Mudah untuk Pemula!

0
Deadline Dividen! 34 Emiten Cum Date Minggu Depan, Jangan Ketinggalan!

Deadline Dividen! 34 Emiten Cum Date Minggu Depan, Jangan Ketinggalan!

0
Terungkap! Alasan Malaysia Tolak Undangan Timnas Indonesia dari Erick Thohir

Terungkap! Alasan Malaysia Tolak Undangan Timnas Indonesia dari Erick Thohir

0
Hasil kualifikasi MotoGP Hungaria di luar nalar, Marquez kok bisa begitu?

Hasil kualifikasi MotoGP Hungaria di luar nalar, Marquez kok bisa begitu?

June 6, 2026
Terjebak di Selat Hormuz selama hampir 100 hari — ‘Hanya ada satu jalan keluar’

Terjebak di Selat Hormuz selama hampir 100 hari — ‘Hanya ada satu jalan keluar’

June 6, 2026
Didampingi GKR Hemas, Megawati buka pameran “Mata Hati Soekarno” di Bantul

Didampingi GKR Hemas, Megawati buka pameran “Mata Hati Soekarno” di Bantul

June 6, 2026
Dua rival Veda Ega Pratama didiskualifikasi, kronologi lengkap kasus Brian Uriarte dan Adrian Fernandez di Moto3 2026

Dua rival Veda Ega Pratama didiskualifikasi, kronologi lengkap kasus Brian Uriarte dan Adrian Fernandez di Moto3 2026

June 6, 2026

Recent News

Hasil kualifikasi MotoGP Hungaria di luar nalar, Marquez kok bisa begitu?

Hasil kualifikasi MotoGP Hungaria di luar nalar, Marquez kok bisa begitu?

June 6, 2026
Terjebak di Selat Hormuz selama hampir 100 hari — ‘Hanya ada satu jalan keluar’

Terjebak di Selat Hormuz selama hampir 100 hari — ‘Hanya ada satu jalan keluar’

June 6, 2026

Categories

  • Arts
  • autos
  • Careers
  • Crime
  • Education And Learning
  • entertainment
  • Family And Relationships
  • Fashion And Style
  • finance
  • Food And Drink
  • Gaming
  • General
  • health
  • Hobbies And Interests
  • Home And Garden
  • Lifestyle
  • Lifestyles
  • News
  • Personal Development
  • Pets And Animals
  • politics
  • Public Safety And Emergencies
  • Science
  • Shopping
  • Society Culture And History
  • sports
  • technology
  • travel
  • Uncategorized
  • Urban Infrastructure
  • War And Conflicts
  • Weather

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

We bring you the best Auto Generate Content News for WordPress Plugins that perfect for news, etc. Check our landing page for details.

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2025