JAKARTA – Emiten sektor kesehatan, PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME), mengumumkan langkah strategis untuk memperkuat kepemilikan saham karyawannya. Perusahaan berencana melaksanakan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD), yang populer dikenal sebagai private placement, khusus untuk program kepemilikan saham manajemen dan karyawan atau MESOP. Keputusan penting ini telah disetujui oleh para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada tanggal 14 Desember 2022.
SAME, yang merupakan entitas anak dari Elang Mahkota Teknologi dan berfokus pada pelayanan kesehatan serta pengembangan jaringan rumah sakit, akan menerbitkan sejumlah 8,75 juta saham. Penerbitan saham ini akan berasal dari portepel perusahaan dengan nilai nominal Rp 20 per saham, menunjukkan komitmen SAME dalam memberdayakan para karyawan dan manajemen melalui skema kepemilikan.
Di tengah dinamika pasar modal yang terus bergerak, di mana perhatian investor sering kali tertuju pada kebijakan moneter, kondisi ekonomi global, dan periode libur panjang seperti cuti Lebaran yang berpotensi membawa risiko tertentu bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), SAME tetap menjalankan agendanya untuk memperkuat fundamental internal. Langkah korporasi spesifik seperti program MESOP ini sering menjadi fokus tersendiri bagi investor, terlepas dari fluktuasi pasar yang lebih luas.
Adapun, jadwal pelaksanaan program MESOP SAME tahap pemberian IV telah ditetapkan dengan rinci. Proses pelaksanaan MESOP direncanakan pada tanggal 31 Maret 2026. Selanjutnya, hasil dari pelaksanaan program ini akan diberitahukan kepada publik pada tanggal 2 April 2026, memastikan transparansi dalam setiap tahapan aksi korporasi.
Manajemen SAME juga telah mengumumkan bahwa harga pelaksanaan untuk program MESOP tahap pemberian IV ini ditetapkan sebesar Rp 294 per saham. Informasi penting ini disampaikan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 17 Maret 2026, memberikan kejelasan bagi para pihak yang berkepentingan.
Melalui program MESOP ini, SAME berpotensi menghimpun dana segar sekitar Rp 2,57 miliar. Di sisi lain, kinerja saham SAME di Bursa Efek Indonesia menunjukkan pergerakan yang dinamis. Pada penutupan perdagangan terakhir, 17 Maret 2026, saham SAME ditutup menguat 1,19% mencapai level Rp 340 per saham. Namun, jika dilihat dalam rentang waktu lima hari perdagangan terakhir, saham SAME tercatat mengalami penurunan kumulatif sebesar 3,41%, mencerminkan fluktuasi yang umum terjadi di pasar.












