News Stream Pro
No Result
View All Result
Sunday, June 7, 2026
  • Login
  • Home
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Traveling
Subscribe
News Stream Pro
  • Home
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Traveling
No Result
View All Result
News Stream Pro
No Result
View All Result
Home News

Koalisi Masyarakat Sipil minta kasus Andrie Yunus diadili di peradilan umum

by demo-nspro
March 18, 2026
in News
0
Koalisi Masyarakat Sipil minta kasus Andrie Yunus diadili di peradilan umum
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter


Koalisi Masyarakat Sipil menyuarakan kekecewaan mendalam atas dugaan penyelesaian kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, melalui jalur peradilan militer. Insiden serius yang diduga melibatkan anggota TNI ini memicu desakan agar kasus tersebut diadili di peradilan umum demi menjamin transparansi dan akuntabilitas.

“Koalisi Masyarakat Sipil mendesak agar keempat tersangka dituntut secara pidana melalui sistem peradilan umum, agar bisa dijamin transparansi dan akuntabilitasnya,” tegas Usman Hamid, Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil, dalam keterangannya pada Rabu (18/3). Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran masyarakat sipil terhadap potensi tertutupnya proses hukum.

Usman Hamid menjelaskan bahwa peradilan militer selama ini cenderung tertutup, sehingga menyulitkan pemantauan oleh publik dan masyarakat sipil. Kekhawatiran ini bukan tanpa dasar, mengingat adanya “rahasia umum” terkait problem impunitas dalam peradilan militer, yang kerap kali menjadi celah untuk menutupi akuntabilitas atas tindak pidana umum yang melibatkan anggota TNI.

Kecurigaan Koalisi Masyarakat Sipil tidak berhenti pada proses persidangan semata, melainkan juga pada pengungkapan kasus hingga ke akar-akarnya. Usman Hamid meragukan bahwa peradilan militer akan mampu membuka dalang di balik peristiwa ini, bahkan hingga rantai komandonya.

Menurutnya, “Bukan tidak mungkin kasus ini menyeret pelaku dengan rantai komando (chain of command) lebih tinggi, sebagai aktor intelektualnya.” Koalisi Masyarakat Sipil secara tegas berkeyakinan bahwa unsur sistematis dan pertanggungjawaban komando yang melatarbelakangi kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus ini potensial tidak akan terungkap jika penanganannya melalui jalur peradilan militer.

Menyikapi kompleksitas kasus ini, Koalisi juga mendesak Komnas HAM untuk lebih aktif mengambil peran sebagai pemantau independen. Peran Komnas HAM dianggap krusial untuk memastikan bahwa penyelidikan berjalan tuntas dan fakta-fakta yang ada dapat terungkap secara objektif. “Oleh karena itu, sekali lagi kami mendesak Komnas HAM bertindak aktif untuk mengungkap dan menyelidiki fakta-fakta yang ada,” kata Usman.

Mengingat kejadian serupa telah berulang kali terjadi di Indonesia, Koalisi Masyarakat Sipil turut mendesak pemerintah untuk memberikan perhatian serius dalam penanganan kasus ini. Mereka berharap pemerintah memastikan penyelesaian melalui mekanisme peradilan pidana umum, dan apabila unsur-unsurnya terpenuhi, dapat disidangkan melalui mekanisme Pengadilan HAM untuk kejahatan pelanggaran HAM berat.

Sebelumnya, Mabes TNI telah menggelar konferensi pers terkait kasus penyiraman air keras ini, mengakui bahwa para terduga pelaku adalah anggota TNI dari satuan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI. Pengakuan ini menjadi titik awal penting dalam pengungkapan kasus.

“Kami sampaikan bahwa keempat yang diduga pelaku ini semuanya anggota dari Denma BAIS TNI ya. Jadi inisialnya NDP pangkatnya Kapten. Kemudian inisial SL pangkatnya Lettu. Kemudian inisial BHW pangkatnya Lettu. Kemudian yang terakhir inisial ES pangkatnya Serda,” jelas Danpuspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto dalam konferensi pers di Mabes TNI, Rabu (18/3), merinci identitas terduga pelaku.

Penangkapan para terduga pelaku ini merupakan hasil pengembangan penyelidikan internal yang dilakukan oleh TNI. Dari penyelidikan awal, ditemukan sejumlah kejanggalan yang kemudian dikembangkan hingga mengarah pada identifikasi empat tersangka. “Dari hasil penyelidikan internal itu kita melihat ada beberapa kejanggalan, sehingga dari kejanggalan itu kita kembangkan, muncullah yang diduga empat tersangka tersebut,” ujar Yusri.

Saat ini, keempat terduga pelaku telah ditahan di tahanan dengan kualifikasi Super Security Maximum di Pomdam Jaya. TNI juga menegaskan komitmennya untuk berlaku transparan terkait kasus ini. “Kita akan bekerja semaksimal mungkin, dengan harapan bahwa proses penyidikan ini dapat kita lakukan secepatnya secara profesional, kemudian kita serahkan kepada penuntut, dalam hal ini Odmil (Oditurat Militer), untuk melakukan persidangan,” tutup Yusri, menjanjikan proses hukum yang profesional.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adu Irit SUV: Xpander Cross vs XL7 vs BR-V, Mana Terbaik?

Adu Irit SUV: Xpander Cross vs XL7 vs BR-V, Mana Terbaik?

June 29, 2025
Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Iran: Kejutan Dunia!

Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Iran: Kejutan Dunia!

June 24, 2025
Rumput GBK Level Up Lapangan Kampung di Yogya! Hasilnya Bikin Melongo!

Rumput GBK Level Up Lapangan Kampung di Yogya! Hasilnya Bikin Melongo!

May 31, 2025
Gunung Kuda Longsor: Belasan Korban Diduga Tertimbun, Tim SAR Bergerak!

Gunung Kuda Longsor: Belasan Korban Diduga Tertimbun, Tim SAR Bergerak!

May 31, 2025
Harga iPhone 13 Pro & Pro Max Second Juni 2025: Worth It?

Harga iPhone 13 Pro & Pro Max Second Juni 2025: Worth It?

0
Rahasia Makeup Natural Flawless: 6 Tips Mudah untuk Pemula!

Rahasia Makeup Natural Flawless: 6 Tips Mudah untuk Pemula!

0
Deadline Dividen! 34 Emiten Cum Date Minggu Depan, Jangan Ketinggalan!

Deadline Dividen! 34 Emiten Cum Date Minggu Depan, Jangan Ketinggalan!

0
Terungkap! Alasan Malaysia Tolak Undangan Timnas Indonesia dari Erick Thohir

Terungkap! Alasan Malaysia Tolak Undangan Timnas Indonesia dari Erick Thohir

0
Gempa magnitudo 5,7 guncang Tutuyan, Sulawesi Utara

Gempa magnitudo 5,7 guncang Tutuyan, Sulawesi Utara

June 7, 2026
Ramalan zodiak Pisces bulan Juni 2026

Ramalan zodiak Pisces bulan Juni 2026

June 7, 2026
Reaksi media Vietnam lihat kemenangan timnas Indonesia atas Oman

Reaksi media Vietnam lihat kemenangan timnas Indonesia atas Oman

June 6, 2026
Ranking FIFA negara ASEAN – Thailand melorot, Malaysia nihil pertandingan, Indonesia menuju 100 besar

Ranking FIFA negara ASEAN – Thailand melorot, Malaysia nihil pertandingan, Indonesia menuju 100 besar

June 6, 2026

Recent News

Gempa magnitudo 5,7 guncang Tutuyan, Sulawesi Utara

Gempa magnitudo 5,7 guncang Tutuyan, Sulawesi Utara

June 7, 2026
Ramalan zodiak Pisces bulan Juni 2026

Ramalan zodiak Pisces bulan Juni 2026

June 7, 2026

Categories

  • Arts
  • autos
  • Careers
  • Crime
  • Education And Learning
  • entertainment
  • Family And Relationships
  • Fashion And Style
  • finance
  • Food And Drink
  • Gaming
  • General
  • health
  • Hobbies And Interests
  • Home And Garden
  • Lifestyle
  • Lifestyles
  • News
  • Personal Development
  • Pets And Animals
  • politics
  • Public Safety And Emergencies
  • Science
  • Shopping
  • Society Culture And History
  • sports
  • technology
  • travel
  • Uncategorized
  • Urban Infrastructure
  • War And Conflicts
  • Weather

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

We bring you the best Auto Generate Content News for WordPress Plugins that perfect for news, etc. Check our landing page for details.

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2025