News Stream Pro: Perubahan signifikan terjadi pada klasemen sementara Moto2 2026 setelah Federasi Motor Internasional (FIM) secara resmi mengumumkan penemuan kekeliruan dalam keputusan terkait pembagian poin untuk balapan seri pertama di Thailand.
Balapan Moto2 Thailand yang diselenggarakan pada 1 Maret lalu di Sirkuit Buriram, Thailand, memang dikenang sebagai salah satu seri paling kacau di awal musim, diwarnai oleh serangkaian insiden tak terduga.
Kejadian tak terduga tersebut memaksa pengibaran bendera merah sebanyak dua kali, sebuah situasi yang jarang terjadi dalam satu balapan.
Sesi balapan pertama hanya bertahan selama tiga putaran sebelum dihentikan akibat kecelakaan besar yang melibatkan David Alonso dari tim CFMoto Inde Aspar.
Pembalap muda berjuluk ‘Baby GOAT’ itu, yang banyak digadang-gadang akan segera melangkah ke ajang MotoGP tahun depan, terjatuh di tengah rombongan pembalap dan menyebabkan benturan keras dengan motor kompetitornya.
Setelah restart balapan dilakukan, para pembalap kembali diinstruksikan untuk kembali ke pitstop menyusul insiden lain yang menimpa Luca Lunetta (Sync Group SpeedRS) dan Sergio Garcia (Italjet Gresini).
Alhasil, balapan diulang kembali, kali ini dengan durasi yang drastis dipersingkat. Dari total 22 lap yang seharusnya, balapan sempat direncanakan menjadi 11 lap, namun pada akhirnya hanya berlangsung selama 7 lap.
Secara total, para pembalap menyelesaikan 11 lap yang terbagi atas 3 lap sebelum bendera merah pertama, 1 lap sebelum bendera merah kedua, dan 7 lap pada segmen balapan yang akhirnya tuntas.
Meskipun pada awalnya dianggap telah memenuhi lebih dari 50 persen durasi balapan sesungguhnya, sehingga poin kejuaraan Moto2 dibagikan secara penuh, pandangan ini kemudian dikoreksi oleh FIM.
Dalam rilis resminya pada Jumat (6/3/2026), FIM menyatakan, “Menyusul peninjauan ulang yang cermat terhadap hasil balapan Moto2 Thailand, kami menemukan adanya kekeliruan dalam perhitungan total jarak balapan yang telah diselesaikan.”
FIM menjelaskan bahwa “hasil balapan awalnya dirilis dengan pemberian poin kejuaraan secara penuh.”
Padahal, dalam kondisi normal, sistem kontrol balapan seharusnya menampilkan notifikasi jika 50 persen dari jarak asli belum tercapai, yang kemudian akan berujung pada pemberian separuh poin balapan.
Kekeliruan tersebut bersumber pada fakta bahwa balapan kedua yang hanya berlangsung satu lap seharusnya tidak dihitung sebagai bagian dari total jarak balapan, mengingat proses start dilakukan lebih dari satu kali.
Berdasarkan regulasi Moto2 dan Moto3, hanya dua segmen balapan yang diperhitungkan jika terjadi interupsi. Pada kasus GP Thailand, balapan ketiga secara efektif dianggap sebagai segmen balapan kedua yang valid.
Sebagai konsekuensinya, FIM menegaskan bahwa “pembagian poin telah diperbaiki, dan peringkat kejuaraan Moto2 yang diperbarui akan segera dipublikasikan.” Mereka juga menambahkan bahwa “langkah-langkah verifikasi tambahan akan diterapkan untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang,” menunjukkan komitmen untuk perbaikan sistematis.
Di tengah revisi hasil Moto2 Thailand ini, pembalap kebanggaan Indonesia, Mario Aji, menjadi salah satu pihak yang secara tidak langsung diuntungkan oleh perubahan tersebut.
Sebelumnya, pembalap muda dari Honda Team Asia itu harus pulang dengan tangan hampa setelah gagal menyelesaikan balapan sebelum bendera merah pertama dikibarkan, membuatnya tidak dapat berpartisipasi dalam sesi balapan yang diulang.
Tragisnya, “Super Mario” terjatuh di Tikungan 12 pada lap kedua karena selip pada ban depan. Padahal, saat insiden itu terjadi, Mario sedang menunjukkan performa menjanjikan dengan bersaing ketat di posisi 10 besar.
Berkat koreksi ini, selisih poin Mario Aji dengan para rivalnya di klasemen pembalap Moto2 kini menjadi lebih kecil.
Sebagai contoh, jarak poinnya dengan Manuel Gonzalez (Liqui Moly Dynavolt IntactGP) yang saat ini memuncaki klasemen sementara Moto2 berkurang signifikan dari 25 poin menjadi hanya 12,5 poin.
Ini tentu menjadi angin segar bagi Mario, yang memang telah beberapa kali menunjukkan potensi besar untuk bersaing di barisan depan.
Meskipun progresnya sempat terhambat akibat cedera bahu, Mario membuktikan dirinya sangat kompetitif sepanjang akhir pekan pertama musim ini, mencapai posisi ke-5 dalam sesi latihan dan ke-9 pada kualifikasi.
Menyikapi balapan tersebut, Mario Aji kepada SPOTV mengungkapkan, “Hari ini memang bukan hari terbaik kami, namun penting untuk diingat bahwa performa kami sepanjang minggu ini menunjukkan potensi untuk bersaing di posisi kelima, bahkan lebih baik lagi. Mungkin kesalahan yang terjadi berasal dari sedikit terlalu percaya diri, karena kami tahu realitanya kecepatan kami memang ada di sana.” Ia melanjutkan, “Kami tidak menyesali perasaan tersebut. Saya hanya ingin terus berkembang dengan belajar dari setiap kesalahan yang saya lakukan hari ini. Yang terpenting adalah kami kompetitif, cepat, dan kami akan membawa momentum positif ini ke GP Brasil serta seri-seri selanjutnya.”
KLASEMEN MOTO2 2026
| Pos. | Pembalap | Tim | Poin |
|---|---|---|---|
| 1 | Manuel Gonzalez | Intact GP | 12,5 |
| 2 | Izan Guevara | Pramac Yamaha | 10 |
| 3 | Daniel Holgado | Aspar | 8 |
| 4 | Ivan Ortola | MSI | 6,5 |
| 5 | Collin Veijer | KTM Ajo | 5,5 |
| 6 | Celestino Vietti | SpeedRS | 5 |
| 7 | Alonso Lopez | Gresini | 4,5 |
| 8 | Daniel Munoz | Italtrans | 4 |
| 9 | Deniz Oncu | Marc VDS | 3,5 |
| 10 | Ayumu Sasaki | RW Racing Team | 3 |
| 11 | Aron Canet | Marc VDS | 2,5 |
| 12 | Alex Escrig | Forward | 2 |
| 13 | Tony Arbolino | Fantic | 1,5 |
| 14 | Barry Baltus | Fantic | 1 |
| 15 | Alberto Ferrandez | Pramac Yamaha | 0,5 |
| 16 | Taiyo Furusato | Honda Team Asia | 0 |
| 17 | Jorge Navarro | Forward | 0 |
| 18 | Senna Agius | Intact GP | 0 |
| 19 | Filip Salac | American Racing | 0 |
| 20 | Zonta v. d. Goorbergh | RW Racing Team | 0 |
| 21 | Joe Roberts | American Racing | 0 |
| 22 | Jose Antonio Rueda | KTM Ajo | 0 |
| 23 | Sergio Garcia | Gresini | 0 |
| 24 | David Alonso | Aspar | 0 |
| 25 | Mario Aji | Honda Team Asia | 0 |
| 26 | Angel Piqueras | MSI | 0 |
| 27 | Luca Lunetta | SpeedRS | 0 |
| 28 | Adrian Huertas | Italtrans | 0 |













